Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PELATIHAN LABORATORIUM NYATA DAN VIRTUAL UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES DAN LITERASI SAINS SISWA KELAS XII IPA SMA ST. ARNOLDUS JANSSEN Maing, Claudia Mariska M; Mukin, Maria Ursula Jawa; Ki'i, Oktavianus Ama
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i4.5974

Abstract

Kegiatan praktikum menjadi tantangan bagi siswa dalam mengembangkan keterampilan proses sains dan literasi sains, khususnya ketika akses ke laboratorium nyata terbatas. Pengabdian ini bertujuan untuk melatihkan siswa kelas XI IPA SMA St. Arnoldus Janssen melakukan praktikum menggunakan laboratorium nyata dan virtual. Kegiatan melibatkan 25 siswa sebagai mitra kegiatan. Metode yang digunakan meliputi praktikum di laboratorium fisika dengan peralatan nyata dan praktikum menggunakan laboratorium virtual melalui aplikasi PhET dan Amrita Olabs. Selama kegiatan, keterampilan proses sains siswa diamati melalui tujuh aspek, dan evaluasi literasi sains dilakukan menggunakan tes terkait topik praktikum. Hasil menunjukkan skor rata-rata indikator keterampilan proses sains berada pada kategori sangat baik (3,25–4,00), sedangkan literasi sains siswa tergolong baik dengan rata-rata 79,2 dan standar deviasi 3,73, menunjukkan kemampuan yang relatif merata. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan literasi sains siswa. Temuan ini memberikan panduan bagi guru Fisika untuk merancang kegiatan praktikum yang lebih beragam dan adaptif, sehingga dapat meningkatkan pengalaman belajar dan kompetensi sains siswa secara menyeluruh.
WORKSHOP PENGEMBANGAN MODUL PROYEK P5 BAGI UPTD SDN TAKOLAH INDAH KABUPATEN KUPANG Hayon, Vinsensia H. B.; Wariani, Theresia; Naen, Alfons Bunga; Mukin, Maria Ursula Jawa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i4.6272

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu mengembangkan modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang relevan dengan konteks lokal. Namun, guru UPTD SDN Takolah Indah, Kabupaten Kupang, menghadapi kendala signifikan; 66,67% belum pernah menyusun modul P5 secara mandiri, dan 53,3% mengalami kesulitan dalam menentukan tema lokal, meskipun antusiasme guru tinggi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun dan mengembangkan modul P5 yang efektif, relevan dengan karakteristik siswa, serta selaras dengan potensi dan isu lokal. Mitra pengabdian adalah UPTD SDN Takolah Indah. Metode yang digunakan berupa pelatihan praktis untuk membekali guru dalam mengembangkan modul P5 berbasis tema lokal. Tahap persiapan menunjukkan mayoritas guru belum terampil menyusun modul dan kesulitan memilih tema lokal. Tahap pelaksanaan berhasil meningkatkan pemahaman konseptual guru tentang P5 secara signifikan, dengan skor post-test meningkat sebesar 41,6%. Modul P5 berbasis potensi lokal berhasil dikembangkan, mencakup kerajinan pasir dan kerang, budidaya TOGA, pembuatan dendeng ikan, dan pengolahan minyak kelapa, yang memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila. Pemanfaatan teknologi sederhana juga diperkenalkan. Presentasi dari tiga kelompok guru menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemahaman konsep P5 dan kemampuan merancang modul berbasis potensi lokal. Evaluasi menunjukkan 96% guru menilai workshop sangat bermanfaat dan relevan. Hasil pengabdian ini penting dalam membekali guru dengan kompetensi esensial untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara kontekstual, sekaligus mendorong penguatan karakter dan keterampilan adaptif siswa.
Festival Eksperimen Fisika di SMPN 6 Kupang Tengah Pasaribu, Rosenti; Dewa, Egidius; Mukin, Maria Ursula Jawa
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 3 (2023): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i3.19709

Abstract

Physics experiment festival activities have been carried out at SMPN 6 Kupang Tengah. This activity is in the form of community service activities. Festival activities consist of physics demonstrations, media and physics learning products exhibitions, and simple physics experiments. The selection of festival activities was determined based on the observation results. The results of the observations were the unavailability of Physics practicum tools and the absence of Integrated Science teachers with a Physics education background at the school. This condition causes Integrated Science learning to be minimal with physics practicum activities. The variable that is measured in this activity is student interest. The results of the analysis of students' interest in the Physics Experiment Festival activities were 85% of students very interested and 15% of students interested. The results also show that interesting physics learning, which is complemented by demonstrations and experiments, will increase students' interest in learning. Therefore, it is necessary for teachers to complement science learning with demonstrations or experiments involving students.
RESPON SISWA TERHADAP PENGGUNAAN LKPD KONVENSIONAL PADA MATERI GERAK LURUS Wea, Magdalena Wona; Mukin, Maria Ursula Jawa; Toko, Bayulus
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i2.7110

Abstract

Pembelajaran fisika pada materi Gerak Lurus masih sering menimbulkan kesulitan bagi siswa SMA karena konsep yang abstrak dan kurangnya media pembelajaran yang menarik. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) merupakan salah satu bahan ajar yang digunakan untuk mendukung pembelajaran, namun penggunaan LKPD konvensional belum sepenuhnya mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan LKPD konvensional pada materi Gerak Lurus di kelas X SMA Negeri 1 Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek 36 siswa kelas X-C. Instrumen berupa angket respon siswa yang terdiri atas delapan indikator: kebosanan, motivasi, kesenangan belajar, preferensi media, keterlibatan kelompok, dominasi, pertukaran ide, dan pemahaman konsep. Data dianalisis menggunakan rumus persentase Arikunto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa berada pada kategori Baik dengan persentase rata-rata 68,23%. Indikator dengan skor tertinggi adalah pertukaran ide (77,08%) dan keinginan menggunakan media interaktif lain (77,08%), sedangkan indikator kebosanan (60,42%) dan dominasi kelompok (58,33%) menunjukkan bahwa LKPD masih memiliki kelemahan dalam menarik perhatian dan pemerataan peran siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa LKPD konvensional cukup efektif dalam mendukung pemahaman konsep dan interaksi kelompok, tetapi membutuhkan inovasi desain agar lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan LKPD yang lebih kontekstual, visual, dan kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika.
SINERGI FISIKA, MUSIK, DAN BAHASA: IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INTERDISIPLINER UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN LITERASI GLOBAL SISWA SMA Wea, Magdalena Wona; Santos, Nomecio Gomes Dos; Siki, Maria Florida; Making, Avelio Mariano Demon; Mukin, Maria Ursula Jawa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6356

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran interdisipliner yang mengintegrasikan ilmu Fisika, Seni Musik, dan Bahasa Inggris dalam upaya meningkatkan kreativitas dan literasi global siswa SMA Negeri 1 Kota Kupang. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari kebutuhan akan model pembelajaran abad ke-21 yang mendorong kolaborasi lintas disiplin, berpikir kritis, serta kemampuan berkomunikasi dalam konteks global. Melalui metode workshop kolaboratif bagi siswa dan guru, pelatihan pembuatan alat musik sederhana berbasis konsep fisika bunyi, serta kegiatan presentasi dan refleksi dalam Bahasa Inggris, diperoleh hasil bahwa rata-rata kreativitas siswa meningkat dari 64,1 sebelum kegiatan menjadi 88,3 sesudah kegiatan, kemampuan literasi global meningkat dari 59,8 menjadi 80,2, dan kolaborasi serta partisipasi meningkat dari 66,5 menjadi 85,9. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan berhasil menumbuhkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kreatif, dan kepercayaan diri siswa dalam mengomunikasikan ide ilmiah dan artistik. Dengan demikian, sinergi antara sains, seni, dan bahasa terbukti menjadi pendekatan efektif dalam membentuk generasi yang kreatif, kolaboratif, dan berwawasan global.
Pengembangan Flipbook IPA Dalam Bingkai Kearifan Lokal NTT Untuk Menunjang Pemahaman Konsep Siswa SMP Maing, Claudia Mariska M; Mukin, Maria Ursula Jawa; Ki`I, Oktavianus Ama
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.13877

Abstract

The widespread availability of instructional materials, particularly textbook packages, allows students to access learning resources either independently or through schools. However, many of the images and phenomena presented in these materials originate from contexts unfamiliar to students, requiring them to imagine situations they have never encountered. To address this issue, instructional materials were developed based on real-world problems drawn from local contexts, specifically salt production and gula lempeng (traditional palm sugar) production from palm sap, to provide meaningful and contextual learning experiences. This study employed a research and development approach using the ADDIE model. Data collection involved questionnaire techniques for validating the instructional materials through expert validation sheets, as well as test techniques to measure students’ conceptual understanding after implementation. The validation results showed that the instructional materials achieved high feasibility scores in terms of material (0.90), language (0.85), presentation (0.83), and media (0.86), all of which fall within the very valid category. Furthermore, students’ conceptual understanding test results exceeded 80%, indicating very good mastery of the concepts. These findings suggest that science instructional materials based on local wisdom and supported by a flipbook format are highly valid and effective in optimizing students’ conceptual understanding of temperature, heat, and thermal expansion.