Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Es Krim Rumahan Sebagai Langkah Awal Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Sungai Tandipah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Adikta, Amanda Dewi; Noor, Pajrian; Ramadhani, Elsya Putri; Fakhriani, Fakhriani; Arbainah, GT; Rusanti, Mida; Norshifa, Norshifa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3556

Abstract

Pelatihan pembuatan es krim jeruk di Desa Sungai Tandipah dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan buah jeruk lokal yang selama ini belum dimaksimalkan. Kegiatan pada 13–17 Agustus 2025 ini melibatkan 30 peserta dan bertujuan meningkatkan keterampilan mengolah jeruk menjadi produk bernilai ekonomi. Peserta memperoleh materi mengenai pengertian es krim, fungsi bahan, serta praktik pembuatan menggunakan peralatan rumah tangga. Antusiasme peserta tinggi, terlihat dari keaktifan dan kreativitas mereka dalam mencoba variasi rasa. Hasil angket menunjukkan capaian rata-rata 73,90%, terutama pada aspek manfaat pelatihan bagi usaha dan keterampilan baru. Meski terdapat kendala seperti keterbatasan freezer, peserta tetap mampu mempraktikkannya di rumah. Secara keseluruhan, pelatihan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta berpotensi mendorong usaha rumahan berbasis olahan jeruk.
Pemanfaatan Limbah Organik dari Buah dan Sayur melalui Pelatihan Eco-Enzyme di Desa Sungai Tandipah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Habibah, Nor; Noor, Pajrian; Ajidinnor, Ajidinnor; Arul, Arul; Fatimah, Fatimah; Yuliana, Yuliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3580

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sungai Tandipah dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik rumah tangga melalui pelatihan pembuatan eco-enzyme. Desa ini menghadapi permasalahan tingginya sampah organik yang belum tertangani serta menurunnya produktivitas pertanian akibat penyakit kuning pada tanaman pascabanjir 2021, sehingga berdampak pada pendapatan warga. Melalui kegiatan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung, peserta dilatih memahami bahan, proses fermentasi, serta manfaat eco-enzyme bagi kebutuhan rumah tangga maupun pertanian. Hasil angket menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dengan kategori “Baik” sebesar 76,86%, sedangkan tingkat kebermanfaatan pelatihan mencapai 86%, menandakan bahwa materi mudah dipahami dan sesuai kebutuhan masyarakat. Warga mampu menerapkan teknik pemilahan sampah, memantau proses fermentasi, serta mengenali potensi eco-enzyme sebagai pembersih alami dan pupuk cair yang dapat membantu memperbaiki kondisi tanaman yang terdampak penyakit kuning. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan selama praktik dan kualitas produk fermentasi yang dihasilkan. Secara keseluruhan, kegiatan KKN ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong kreativitas pengelolaan sampah, serta membuka peluang pemanfaatan eco-enzyme sebagai potensi ekonomi lokal di Desa Sungai Tandipah.  
Pelatihan Keterampilan Seni Henna dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan dan Peluang UMKM di Desa Lok Baintan Dalam Azizah, Aditya Riski; Noor, Pajrian; Hafifah, Nur; Maulida, Maulida; Jumiati, Jumiati; Riswana, Fera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3679

Abstract

Pelatihan Keterampilan Seni Henna merupakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Desa Lok Baintan Dalam, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan seni henna dan membuka wawasan tentang peluang ekonomi kreatif bagi generasi muda desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan pembelajaran langsung (learning by doing) yang mencakup lima tahapan: penyuluhan awal, pelatihan dasar, praktik mandiri, pendampingan lanjutan, dan evaluasi. Peserta pelatihan berjumlah 15 orang yang terdiri dari anak-anak dan remaja usia sekolah dasar. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan penyebaran angket dengan skala penilaian 1-5 yang mencakup lima aspek: kemudahan pemahaman materi, peningkatan keterampilan, kualitas fasilitator dan pendampingan, manfaat kegiatan, dan kepuasan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan respons sangat positif dengan rata-rata skor 4,56 dari skala 5,0 yang termasuk dalam kategori "Baik". Aspek manfaat kegiatan memperoleh skor tertinggi (4,67), diikuti peningkatan keterampilan (4,6), kepuasan peserta (4,53), materi mudah dipahami (4,53), dan fasilitator serta pendampingan (4,47). Pelatihan berhasil meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam membuat motif henna, mengembangkan kreativitas, dan membuka pemahaman tentang potensi usaha kreatif berbasis seni henna. Kendala yang ditemukan berupa kesulitan awal dalam memegang cone henna dapat diatasi melalui bimbingan intensif dan latihan berulang. Program ini membuktikan bahwa pelatihan seni henna efektif sebagai media pengembangan keterampilan dan peluang wirausaha bagi generasi muda desa.
Mempermudah Akses dan Identifikasi Wilayah melalui Program Pembuatan Plang Nama Jalan dan Batas RT di Desa Lok Baintan Dalam Karmila, Karmila; Noor, Pajrian; Selpi, Selpi; Mahmudah, Fitria; Hafiz, Alaudin; Zainudin, Zainudin; Hidayat, Rahmat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3683

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa. Di Desa Lok Baintan Dalam, Kecamatan Sungai Tabuk, ditemukan permasalahan kurangnya identitas wilayah berupa plang nama jalan dan batas RT, sehingga masyarakat dan pengunjung sering mengalami kesulitan dalam mencari alamat serta menghambat kelancaran administrasi lingkungan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan melaksanakan program pembuatan plang melalui tahapan observasi lapangan, perancangan desain, pembuatan plang menggunakan bahan kayu dan cat, serta pemasangan di titik strategis yang telah disepakati bersama Ketua RT. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan perangkat desa dalam proses pelaksanaan. Hasil program menunjukkan bahwa keberadaan plang mampu meningkatkan keteraturan informasi wilayah, mempermudah identifikasi lokasi, serta memperbaiki estetika lingkungan desa. Melalui angket evaluasi kepada warga dan Ketua RT, diperoleh skor rata-rata 4,38 yang termasuk kategori “Baik”, menandakan bahwa kegiatan ini berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi desa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan pengetahuan, meningkatkan keterampilan sosial, serta memperkuat kerja sama dengan masyarakat. Secara keseluruhan, program pembuatan plang nama jalan dan batas RT ini berhasil mendukung terciptanya lingkungan yang lebih informatif, tertata, dan mudah diakses.
TEACHER PERSPECTIVES ON STRATEGIES TO ENHANCE ENGLISH SPEAKING PROFICIENCY IN EFL CLASSROOMS Najmiah, Lailatun; Noor, Pajrian; Fauzi, Muhammad
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.104-117

Abstract

This research explores English as a Foreign Language (EFL) teachers' perspectives on strategies to improve students' speaking proficiency in classroom settings. The study specifically examines the approaches used by EFL teachers to enhance speaking skills and the challenges faced in EFL classrooms. A qualitative descriptive approach was adopted, focusing on two experienced EFL teachers from a rural senior high school in South Kalimantan. Data were collected through semi-structured interviews and classroom observations. The results reveal that task-based learning, role-play, and project-based learning are commonly used strategies. However, challenges such as student reluctance, limited class time, and lack of resources persist. The study emphasizes the importance of teacher adaptability and a balanced approach to speaking instruction, while still using traditional tools to maximize student engagement.
Enhancing Young Learners' Vocabulary through Interactive Learning Platform: Quizizz Azmy, Fikri Fuadi; Noor, Pajrian; Apriliani, Halimah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.95-103

Abstract

This research highlights the importance of learning English from an early age as a response to the challenges of globalization. English is key to accessing technology and global knowledge, emphasizing the need for students to master it from an early age. Vocabulary plays a crucial role in speaking, reading, writing and listening skills in English. Limited vocabulary can hinder comprehensive abilities in the language. This research uses the Classroom Action Research (CAR) classroom action method to investigate the effects of the Quizizz game in increasing English vocabulary in elementary schools. In two cycles, there was a significant increase from pre-test 60% to 94% after the first cycle, with the majority of students reaching or exceeding the school's KKM (70%). Quizizz is proven to be effective in increasing student interest and engagement with its competitive features and attractive design. This tool creates a fun learning environment and reduces boredom in learning. Students get immediate feedback and can track their progress, while teachers can monitor learning progress efficiently. The implications of this research suggest the use of interactive learning platform such as Quizizz in teaching English vocabulary in elementary schools. This can increase learning effectiveness and strengthen student motivation. This research also contributes to the understanding of game-based learning methods in the context of language education. Overall, this research provides practical guidance for teachers to integrate technology in English vocabulary learning in elementary schools, as well as providing a basis for further research in the development of game-based learning.