Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Minat Literasi dan Seni Tradisional Anak-Anak di Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen Menggunakan Sanggar Seni Haryanto, Ridho Tri; Putri, Arina Kurnia; Purwani, Ani; Istaqimi, Faizuna; Cornelia, Citra; Salimi, Moh
Badranaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/badranaya.v2i01.735

Abstract

After COVID-19, many children experienced a decline in literacy and traditional arts interests, to overcome this in Leak Village, BANI (Read and Art) Sanggar was formed. This study aims to describe the implementation of Sanggar BANI activities and the results of changes in reading interest and art produced. The data analysis method used is quantitative analysis using the Likert scale. The implementation method used in Sanggar Bani activities is using the POAC (Plan, Organizing, Act, Check) model. Planning includes regional determination, observation, development planning, and activity planning. Organizing includes the distribution of jobdesks to team members. The Act includes the implementation of planned activities. Check includes evaluation of activities that have been carried out. The results of the implementation of Sanggar Bani activities include: 1) the use of the POAC model in the implementation of Sanggar Bani activities which focus on developing the interests of literacy and traditional arts of the children of Leak Village, the implementation of literacy and traditional art interest development activities to the evaluation of these activities, and (2) there is an increase in children's literacy interest from 59% to 81% and an increase in children's traditional art interest from 69% to 84%
Analysis of Teacher Certification Programs in Improving Teacher Professionalism Istaqimi, Faizuna; Putri, Arina Kurnia; Purwanti, Ani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91628

Abstract

Guru dituntut untuk bekerja secara professional karena profesionalisme sangat penting dan merupakan salah satu kunci pokok kelancaran dan kesuksesan proses pembelajaran. Namun, dari 3,37 juta guru di Indonesia, hanya 1.174.377 guru yang tersertifikasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui program sertifikasi dalam meningkatkan profesionalisme guru serta untuk mengetahui implementasi dan efektivitas sertifikasi guru dalam jabatan guna meningkatkan profesionalisme. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode berupa studi kepustakaan. Sertifikasi ialah proses pemberian sertifikat dari lembaga berwenang kepada tenaga pendidik guru maupun dosen yang sudah memenuhi standar kualifikasi dan kompetensi sebagai bentuk pengakuan menjadi tenaga yang profesional. Implementasi program sertifikasi guru berkaitan dengan peranan pemerintah dan peran masyarakat. Sertifikasi menjadi kebijakan pemerintah sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru di Indonesia. Kebijakan sertifikasi guru memiliki dampak positif terhadap mutu pendidikan di Indonesia dengan cara meningkatkan metode pengajaran yang lebih modern serta variasi model, teknik, dan metode pembelajaran.
Analysis of Teacher Difficulty Problems in Learning in Inclusion Schools Justisia, Audri Aulia; Putri, Arina Kurnia; Al Mubarokah, Assaniyah Alfani; Salsabila, Arifatul Falasif; Chamdani, Muhammad; Fatimah, Siti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.503 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71197

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui permasalahan dalam penyelenggaraan pembelajaran inklusi di SD Negeri Podourip. Subjek yang digunakan adalah tenaga pendidik dan anak berkebutuhan khusus di SD Negeri Podourip. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara, pengisian angket, studi observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian yaitu reduksi data, verifikasi data, dan menarik kesimpulan. Reduksi data dilakukan dengan cara menajamkan data yang penting, menggolongkan, mengarahkan dan membuang data yang tidak diperlukan. Verifikasi data dilakukan dengan cara mengaitkan hasil penelitian dengan dasar teori dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya sarana dan prasarana serta tenaga pendidik yang kurang berkompeten dalam melaksanakan pembelajaran inklusi di SD Negeri Podourip. Sehingga keberjalanan pendidikan inklusi di SD Negeri Podourip masih kurang maksimal.
Implementasi Model Project Based Learning (PjBL) dengan Media Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi dan Hasil Belajar IPAS Kelas III Sekolah Dasar Indrapangastuti, Dewi; Putri, Arina Kurnia
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.105182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar IPAS siswa kelas III melalui penerapan model Project Based Learning berbantuan media Augmented Reality. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam tiga siklus di SD Negeri 1 Kalibagor dengan subjek 24 siswa kelas III. Data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data  yang digunakan Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata keterampilan kolaborasi dari 75,78% menjadi 91,14%, dan peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar dari 66,67% menjadi 87,50%. Penerapan model Project Based Learning dengan media Augmented Reality efektif menciptakan pembelajaran aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa.