Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

FAKTOR -FAKTOR PENYEBAB GAGALNYA PEMBERIAN ASI EKSLUSIF Zahra, Tamela; Puspitasari, Yeviza
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v13i1.194

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI Eksklusif yang gagal dan tidak optimal dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak di masa yang akan datang. Kegagalan ini juga dapat meningkatkan angka kematian dan kesakitan ibu dan anak. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan gagalnya pemberian ASI Eksklusif. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional, variabel independen yaitu pengetahuan, umur, budaya dan Dukungan Keluarga dan variabel dependen yaitu kegagalan dalam pemberian ASI esklusif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 6-12 bulan dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 responden. Penggumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Analisa data univarit dan bivariat menggunakan software SPSS. Hasil: Diketahui dari hasil analisa data melali uji statistik chi-square didapatkan adanya hubungan antara Pengetahuan (pvalue=0,00), Umur (p value=0,004), Budaya (p value=0,014) dan Dukungan Keluarga (p value=0,012). Kesimpulan: Pengetahuan mengenai ASI ekslusif, peran serta keluarga adalah kunci utama keberhasilan pemberian ASI eksklusif, meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga mengenai ASI eksklusif dan melibatkan keluarga serta suami dapat meningkatkan angka keberhasilan ASI eksklusif.
Asuhan Kebidanan Komunitas pada Ny. E G4P3A0 Usia Kehamilan 37 Minggu 3 Hari dengan Anemia Ringan di Wilayah Kerja Puskesmas Sekar Jaya Yuriah, Siti; Zahra, Tamela
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i5.2999

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan yang biasanya di awali dengan rendahnya haemoglobin di dalam darah. Anemia menyebabkan lebih dari 115.000 kematian ibu dan 591.000 kematian perinatal setiap tahun. Sebanyak 56% ibu hamil dengan anemia terdapat pada negara dengan penghasilan rendah dan menengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asuhan kebidanan komunitas pada Ny. E G4P3A0 usia kehamilan 37 minggu 3 hari dengan Anemia Ringan di Wilayah Kerja Puskesmas Sekar Jaya. Penelitian ini menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, dan Growth). Sampel atau sasaran yaitu Ibu hamil trimester III dengan Anemia Ringan, penyuluahn dilakukan pada hari Rabu, 31 Januari 2024. Pukul 09.00 WIB 30 Menit, bertempat di Rumah Klien Ibu Hamil wilayah Puskesmas Sekar Jaya. Hasil penelitian ditemukan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan lahan praktik. Ibu hamil selama melakukan pemeriksaan atau kunjungan antenatal di Puskesmas Sekar Jaya selalu mendapatkan tablet FE. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kemenkes RI tahun 2021, bahwa untuk melakukan pencegahan anemia pada ibu hamil dengan mewajibkan meminum minimal 90 tablet tambah darah (TTD) selama kehamilan. Namun ditemukan pada saat hasil pengkajian didapatkan bahwa ibu hamil sudah tidak lagi mengonsumsi tablet FE dikarenakan sudah mendekati hari persalinannya. Pada saat pelaksanaan asuhan kebidanan komunitas sikap keluarga cukup kooperatif saat dilakukan wawancara, begitu juga dengan lingkungan serta tingkat pengetahuan keluarga yang kurang, mengenai keluhan ibu hamil. Bagi Puskesmas Sekar Jaya dan tenaga kesehatan, agar terus meningkatkan pelayanan yang menyeluruh dan merata pada masyarakat dengan melakukan kunjungan kepada masyarakat atau dengan menggunakan puskesmas keliling.
Pengalaman fatherhood pada ayah yang menikah pada usia remaja di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan Zahra, Tamela; Wuri Astuti, Andari; Koni Suryaningsih, Endang
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 15, No 2 (2024): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v15i2.1086

Abstract

Latar Belakang: Menjadi ayah di usia remaja merupakan  suatu critical period. Critical period yang dialami adalah menjadi remaja dan juga menjadi ayah. Transisi menjadi ayah di usia remaja berdampak besar pada kehidupan ayah remaja. Tujuan: Untuk mengetahui pengalaman fatherhood pada ayah yang menikah pada usia remaja di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan generic qualitative. Teknik pengambilan partisipan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Partisipan dalam penelitian ini adalah ayah yang menikah pada usia remaja yang berjumlah 6 partisipan. Pengumpulan data dengan menggunakan metode one-to-one in-depth interview. Analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan 5 tema yaitu, pengalaman pernikahan dari sudut pandang ayah remaja, kehidupan ayah remaja, konsep fatherhood, dukungan dan harapan, kebutuhan. Proses transisi menjadi ayah memiliki sisi positif dan negatif bagi ayah remaja. Sisi positif adalah perubahan yang lebih baik dan sisi negatif adalah Ayah remaja rentan mengalami masalah ekonomi dan kesulitan beradaptasi dengan peran baru. Simpulan: Ayah remaja memiliki kesulitan untuk beradaptasi dengan peran baru. Dukungan, arahan dan edukasi diperlukan ayah remaja untuk menghadapi peran barunya agar proses transisinya berjalan dengan baik.
Relationship Between Exclusive Breastfeeding and Infant Motor Development : A Scoping Review Putri, Melia Dwi Yitna; Zahra, Tamela
Lentera Perawat Vol. 6 No. 2 (2025): April - June
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i2.480

Abstract

Early childhood development is significantly influenced by nutrition and environmental factors. Exclusive breastfeeding has been associated with various health and developmental outcomes, including motor skill development. However, existing evidence on this relationship remains scattered and inconclusive. This scoping review aimed to systematically map the available evidence on the association between exclusive breastfeeding and motor skill development in children under five years of age. The review followed the PRISMA-ScR guidelines and utilized the Arksey and O’Malley framework, enhanced by Levac and colleagues. Inclusion criteria consisted of peer-reviewed articles published between January 2013 and December 2023, involving children aged 0–59 months, examining exclusive breastfeeding as the exposure, and assessing motor development as the outcome. Both observational and experimental studies were included. Literature searches were conducted in PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect using predefined strategies and relevant MeSH terms. Data were extracted using a standardized charting form covering study characteristics, population, methods, key findings, and outcome measures. Two reviewers independently extracted data, and a third reviewer cross-validated for accuracy. A total of 21 studies met the inclusion criteria. Thematic analysis revealed three main patterns: (1) a positive association between the duration of exclusive breastfeeding and gross motor development; (2) inconsistent findings regarding fine motor skills; and (3) contextual factors such as socioeconomic status and maternal education moderated the relationship. In conclusion, while evidence suggests a potential link between exclusive breastfeeding and motor development, causality cannot be inferred due to the predominance of observational studies. Further longitudinal and interventional research is warranted. These findings highlight the broader developmental relevance of promoting exclusive breastfeeding.
PENDAMPINGAN DAN PENERAPAN IBU HAMIL DALAM RANGKA MENUJU IBU POST PARTUM LAHIR SEHAT DAN AMAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG AGUNG OKU Darussalam, Handry; Agustina, Fitriani; Lilia, Deli; Zahra, Tamela; Adelia, Suci; Aulia, Siti; Ardiansyah, Dimas; Pratama, Egi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i2.58842

Abstract

The Community Service Program (PPM) aimed to improve the health of pregnant women and babies, enhance readiness for childbirth, and reduce maternal and infant mortality rates through socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. Conducted from September to October 2024 in the working area of the Tanjung Agung OKU Community Health Center (Puskesmas), the program involved 60 at-risk pregnant women (facing malnutrition, hypertension, and helminthiasis). The implementation team included 4 lecturers, 2 students, and Puskesmas staff. Activities comprised Pregnant Women’s Classes (exercise, counseling, nutritious food provision), anthropometric examinations, general health checks, and helminthiasis detection. Results showed a significant increase in participants' knowledge (mean score rose from 4.27 to 9.02; p-value = 0.000). Most participants were in their third trimester (83.3%) with normal nutritional status (51.7%). Health examinations revealed normal blood pressure in 60%, hemoglobin levels ≥11 g/dL in 96.7%, and normal blood sugar and uric acid levels in the majority. No helminthiasis cases were detected. The program successfully enhanced health awareness, detected health status, and prepared participants for healthy childbirth. Active participation demonstrated the program’s effectiveness. It is recommended that communities regularly undergo health checks at Posyandu or clinics and adopt healthy lifestyles. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan bayi, meningkatkan kesiapan persalinan, serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Program ini dilaksanakan pada bulan September hingga Oktober 2024 di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung OKU, dengan melibatkan 60 ibu hamil berisiko (mengalami masalah gizi, hipertensi, dan infeksi cacingan). Tim pelaksana terdiri dari 4 dosen, 2 mahasiswa, dan staf Puskesmas. Kegiatan yang dilakukan meliputi Kelas Ibu Hamil (senam, penyuluhan, pemberian makanan bergizi), pemeriksaan antropometri, pemeriksaan kesehatan umum, dan deteksi cacingan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (skor rata-rata meningkat dari 4,27 menjadi 9,02; nilai p = 0,000). Sebagian besar peserta berada pada trimester ketiga (83,3%) dengan status gizi normal (51,7%). Pemeriksaan kesehatan menunjukkan tekanan darah normal pada 60% peserta, kadar hemoglobin ≥11 g/dL pada 96,7%, serta kadar gula darah dan asam urat yang normal pada sebagian besar peserta. Tidak ditemukan kasus cacingan. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan, mendeteksi status kesehatan, dan mempersiapkan peserta untuk persalinan yang sehat. Partisipasi aktif menunjukkan efektivitas program ini. Disarankan agar masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di Posyandu atau klinik serta menerapkan gaya hidup sehat.
Effectiveness of Giving Dragon Fruit and Fe Tablets on Increasing Hemoglobin Levels in Pregnant Women Putri, Melia Dwi Yitna; Zahra, Tamela
Journal of Health, Medicine and Nursing Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Health, Medicine and Nursing
Publisher : Raudhah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In 2018, the WHO reported that 41.8% of maternal deaths in developing countries were associated with anemia. Increasing hemoglobin levels can be supported by consuming fruits rich in iron, folic acid, and vitamin C, with dragon fruit being one of the beneficial options. This study aimed to assess the effectiveness of dragon fruit and Fe tablets in raising hemoglobin levels among pregnant women in Puluhan Village, Trucuk District, Klaten Regency. Utilizing a literature review approach, the study involved searches across PubMed and Google Scholar, using keywords such as "Dragon Fruit Juice," "Fe Tablets," "Hb Levels," and "Pregnancy." From 2020 to 2023, four relevant journals were identified and analyzed. Participant characteristics showed that most were aged 20-35 years (80%), with a high school education level (35%), predominantly homemakers (65%), multiparous (50%), and had a gestational age of less than 37 weeks (65%). The average Hb level before receiving dragon fruit and Fe tablets was 11.40 g%, which rose to 11.72 g% after the intervention. Thus, the provision of dragon fruit and Fe tablets was found to have a positive effect on hemoglobin levels in pregnant women..