Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN PENGUNJUNG TENTANG COVID-19 DI APOTEK DESY KAYURINGIN BULAN JUNI 2021 Handono, Bayu Dwi; Umul Angga Brahmono; Meira Kassandra
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.v8i1.190

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh coronavirus. Data resmi dari pusat penanggulangan Covid-19 Republik Indonesia menyebutkan bahwa jumlah kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan hingga saat ini terdapat 3,930,300 kasus. Pengetahuan tentang Covid-19 merupakan hal penting yang harus ada pada setiap orang sebab beberapa penelitian menemukan pengetahuan yang baik akan mengurangi angka kejadian terjangkit atau penularan Covid-19. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui gambaran pengetahuan pengunjung tentang Covid-19 di Apotek Desy Kayuringin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara Accidental Sampling sebanyak 153 responden yang dilakukan di Apotek Desy Kayuringin pada bulan Juni 2021. Variabel pada penelitian ini yaitu pengetahuan pengunjung tentang Covid-19. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung yang datang berkunjung ke Apotek Desy Kayuringin untuk membeli obat atau melakukan pemeriksaan kesehatan dasar. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data univariat menggunakan IBM SPSS Statistik 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengunjung yang memiliki pengetahuan baik tentang Covid-19 sebesar (37,25%), yang memiliki pengetahuan cukup sebesar (47,06%) serta yang memiliki pengetahuan kurang sebesar (15,69%). Pengunjung Apotek Desy Kayuringin dikategorikan memiliki pengetahuan yang cukup dimana sebagian besar responden dapat menjawab pernyataan tentang pengertian, gejala, penularan dan pencegahan Covid-19 dengan benar.
PENERAPAN CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI) DAN ANALISIS GAP PADA KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK NAROGONG BULAN APRIL 2022 Widiyanto, Rahmat; Umul Angga Brahmono; Bayu Dwi Handono; Azelya Yoshe Martin
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.v8i2.208

Abstract

Pengukuran tingkat kepuasan pelanggan merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan di apotek. Kualitas pelayanan apotek sangat berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan yang belum tercapai, akan menjadi fokus penting bagi manajemen apotek untuk mengambil kebijakan dalam rangka memperbaiki kualitas pelayanan di apotek. Kepuasan pelanggan merupakan perasaan yang dimiliki pelanggan dan timbul sebagai hasil dari kinerja pelayanan setelah pelanggan membandingkannya dengan apa yang diharapkan. Adanya keluhan pelanggan Apotek Narogong menjadi indicator perlunya mengevaluasi kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan dan harapan pelanggan terhadap kinerja pelayanan Apotek Narogong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Analisis Gap. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, yaitu dengan yaitu membagikan kuesioner kepada pelanggan apotek. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel penelitian yang diambil adalah 184 responden. Skala yang digunakan adalah skala Likert yang berdasarkan tingkat kepuasan dan kepentingan Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Customer Satisfaction Index (CSI) terhadap tingkat kepuasan pelanggan adalah sebesar 91,50% termasuk dalam kriteria sangat puas. Nilai gap tertinggi adalah indicator petugas apotek selalu memberikan informasi cara penggunaan obat yang diminta pelanggan dan nilai gap terendah adalah petugas apotek selalu murah senyum dan ramah.
PENERAPAN CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI) DAN ANALISIS GAP PADA KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK KIMIA FARMA 347 PEKAYON JAWA BARAT BULAN MARET 2024 Yudha Sukowati; Umul Angga Brahmono; Herty Nur Tanty; Gerbila Sabatini
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v8i1.2492

Abstract

Consumer satisfaction depends on consumer perceptions and expectations. A person's feelings of pleasure and disappointment arise after comparing perceptions of performance. Pharmaceutical service is a direct and responsible service to patients related to pharmaceutical preparations, intended to achieve definite results to improve the quality of life of patients. The purpose of this study was to determine customer satisfaction and expectations of the service performance of the Kimia Farma 347 Pekayon Pharmacy. The methods used in this research are the Customer Satisfaction Index (CSI) method and GAP Analysis. This research was conducted using a survey method, namely distributing questionnaires to pharmacy customers. Sampling using accidental sampling technique with inclusion criteria, so that a total sample of 321 respondents was obtained. The scale used is a Likert scale based on the level of satisfaction and importance. The results showed that the Customer Satisfaction Index (CSI) value of the customer satisfaction level of 81.14% was included in the very satisfied criteria. The highest gap value is 0.61 in the indicator of the officer explaining the dose/rule that the drug should be taken and the lowest gap value is 0.10 in the indicator The price of the drug can be reached by the patient.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET TAMBAH DARAH DI UPTD PUSKESMAS BABELAN 1 Honey Iskandar; Umul Angga Brahmono; Nida’ Ulayya Maghfiroh
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL FARMASI IKIFA VOL.2 NO.1 TAHUN 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basic Health Research Data (Riskesdas) states that in 2018 48.9% of pregnant women experienced anemia. This figure increased from 2013 where 37.1% of pregnant women were anemic. Iron is one of the important minerals needed by humans. This mineral can also serve as a component to form myoglobin (a protein that carries oxygen to muscles). Pregnant women need iron more than double their pre-pregnancy needs. This happens because during pregnancy, blood volume increases by up to 50% so it requires more iron to form hemoglobin. Blood volume increases due to blood thinning, the need for placental formation and fetal growth. Causes and risk factors for pregnant women who experience anemia include lack of balanced nutrition for mother and fetus, too close pregnancy distance, pregnant women experiencing chronic energy deficiency (KEK), lack of intake of foods containing iron. In the preliminary survey, researchers obtained data that 70 of 124 pregnant women in the last three months in 2021 had anemia with Hb blood levels<11% based on laboratory results at the UPTD of the Babelan I Health Center. The impact of anemia on pregnant women is increasing morbidity including bleeding. , premature rupture of membranes, the risk of low birth weight babies (LBW). This study aims to describe the knowledge of pregnant women about blood-added tablets at the UPTD Puskesmas Babelan I. The method in this research is descriptive quantitative. The sampling technique in this study was using purposive sampling with a sample of 173 people in June 2022. The results showed that the knowledge of pregnant women about blood-added tablets at the UPTD Puskesmas Babelan I in the category of good knowledge level was 147 people (85.0%), sufficient knowledge as many as 20 people (11.5%) and lack of knowledge as many as 6 people (3.5%). The conclusion of this research is that the highest level of knowledge is 147 people with good category