Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Teras Jurnal

Membangun Kampus Ramah Lingkungan: Peran Kearifan Lokal dalam Pembangunan Berkelanjutan Universitas Muhammadiyah Bima: Building an Eco-Friendly Campus: The Role of Local Wisdom in Sustainable Construction Muhammadiyah University of Bima junna, isra; Setiawan, wira; Syaputri, Sulis; Setyobudi, Risang; Idrus, Saktiadin
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1289

Abstract

Abstrak   Perubahan iklim dan kebutuhan keberlanjutan lingkungan mendorong penerapan konsep green campus di Universitas Muhammadiyah Bima. Kampus ini memiliki potensi besar untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam desain hijau yang mendukung pendidikan dan melestarikan budaya lokal. Namun, tantangan seperti biaya awal yang tinggi, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya pemahaman tentang integrasi kearifan lokal dalam desain berkelanjutan masih ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan eco-cultural untuk mengeksplorasi elemen sosial, budaya, dan ekologis masyarakat Bima. Hasilnya menunjukkan desain kampus yang mencakup ruang diskusi Uma Lengge, lapangan seni tradisional, hutan kampus, dan sistem pengolahan air limbah komunal (IPAL). Penggunaan material lokal seperti bambu dan kayu menunjukkan keberlanjutan berbasis sumber daya lokal, sementara fasilitas modern disediakan melalui teknologi pintar dan jalur akses efisien. Desain ini membuktikan bahwa integrasi kearifan lokal dapat menciptakan kampus yang berkelanjutan dan relevan dengan identitas masyarakat setempat.   Kata kunci: Kampus Hijau, Kearifan Lokal, Keberlanjutan     Abstract   Climate change and the need for environmental sustainability have driven the implementation of green campus concepts at Muhammadiyah University of Bima. The campus has great potential to integrate local wisdom into green design that supports education while preserving local culture. However, challenges such as high initial costs, resistance to change, and a lack of understanding about integrating local wisdom into sustainable design remain. This research uses a qualitative approach with ethnographic and eco-cultural methods to explore the social, cultural, and ecological elements of the Bima community. The results show a campus design that includes spaces like the Uma Lengge discussion room, traditional arts performance field, campus forest, and communal wastewater treatment system (IPAL). The use of local materials like bamboo and wood demonstrates sustainability based on local resources, while modern needs are met through smart technology and efficient access pathways. This design proves that integrating local wisdom can create a sustainable campus that aligns with the local community's identity.   Keywords: Green Campus, Lokal Wisdom, Sustainability.
Pengendalian Proyek Perumahan Permata Hijau Menggunakan Metode Earned Value: Permata Hijau Housing Project Control Using the Earned Value Method junna, isra; Setyobudi, Risang; Apriansyah, muh; Fikar, M. Ziaul; Zulfikar, M. Deta
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1339

Abstract

Abstrak   Pembangunan perumahan merupakan sektor penting dalam industri konstruksi yang menuntut pengelolaan waktu, biaya, dan kualitas secara efektif. Proyek Permata Hijau menghadapi risiko keterlambatan, pembengkakan biaya, dan ketidaksesuaian hasil pekerjaan, sehingga diperlukan sistem pengendalian yang mampu mengidentifikasi masalah sejak awal. Penelitian ini menerapkan metode Earned Value Management (EVM) untuk mengevaluasi kinerja proyek berdasarkan data pelaksanaan selama 25 minggu. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek berjalan sesuai jadwal dengan nilai Schedule Performance Index (SPI) sebesar 1,00. Namun, proyek mengalami pembengkakan biaya yang ditunjukkan oleh nilai Cost Performance Index (CPI) sebesar 0,99 dan Cost Variance (CV) sebesar Rp795.356,49. Kurva S memperlihatkan pola pelaksanaan proyek konstruksi yang lambat di awal, meningkat di tengah, dan melambat di akhir. Temuan ini menegaskan pentingnya kemampuan manajerial dalam mengendalikan biaya dan menjaga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan proyek.   Kata kunci: Earned Value Management, Pengendalian Proyek, Kinerja Biaya, Kinerja Waktu     Abstract Housing development is a crucial sector within the construction industry, requiring effective management of time, cost, and quality. The Permata Hijau Project faces risks of delays, cost overruns, and discrepancies between planned and actual work outcomes, necessitating a control system capable of identifying issues early. This study applies the Earned Value Management (EVM) method to evaluate project performance based on 25 weeks of implementation data. The analysis shows that the project is progressing on schedule, indicated by a Schedule Performance Index (SPI) of 1.00. However, cost overruns are evident, with a Cost Performance Index (CPI) of 0.99 and a Cost Variance (CV) of Rp795,356.49. The S-curve illustrates a typical construction pattern, starting slowly, rising sharply in the middle phase, and slowing toward completion. These findings highlight the importance of managerial capability in controlling costs and ensuring alignment between project planning and execution.   Keywords: Earned Value Management, Project Control, Cost Performance, Time Performance