Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Isolasi, Skrining dan Identifikasi Fungi Selulolitik Asal Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Rempoah, Kabupaten Banyumas Hikam , Arif Rahman; Setio, Adinda Eka Murti; Mumpuni, Aris; Yulianti, Dwiana Muflihah; Dewi, Ratna Stia
SCISCITATIO Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Number 2, January 2024 (Online First)
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2024.52.175

Abstract

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Rempoah, Kabupaten Banyumas memiliki timbunan sampah organik melimpah yang dikomposkan secara alami. Sampah organik dapat terdegradasi secara alami oleh beberapa mikroba, salah satunya adalah fungi selulolitik yang dapat mendegradasi selulosa dengan mekanisme enzimatis. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan sampah organik yang melimpah adalah mengeksplorasi mikroba yang memiliki potensi dalam menguraikan sampah organik dengan efektif dan cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh isolat fungi yang memiliki potensi selulolitik asal TPST Rempoah. Penelitian ini terdiri dari tahap pengambilan sampel; isolasi dan pemurnian fungi; skrining fungi selulolitik dengan menggunakan media CMC; dan identifikasi isolat fungi secara morfologi. Hasil penelitian didapatkan 6 isolat fungi selulolitik yang berasal dari Genus Aspergillus yang berhasil diisolasi dari TPST Rempoah. Nilai indeks selulolitik tertinggi dimiliki isolat Aspergillus RB1 dengan nilai IS sebesar 1,33.
Aktivitas Selulase dan Pola Pertumbuhan Miselium Aspergillus RB1 (Fungi Selulolitik Asal TPST Rempoah, Banyumas) Berdasarkan Variasi Waktu Inkubasi Hikam, Arif Rahman; Dewi, Ratna Stia; Mumpuni, Aris; Yulianti, Dwiana Muflihah; Setio, Adinda Eka Murti
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 4 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.4.18491

Abstract

Fungi selulolitik merupakan salah satu mikroorganisme utama yang berperan dalam produksi enzim selulase karena kemampuannya mensekresikan enzim ekstraseluler dalam jumlah tinggi. Aspergillus RB1 merupakan isolat fungi selulolitik yang diperoleh dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Rempoah, Banyumas, dan berpotensi sebagai penghasil enzim selulase. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas enzim selulase serta pola pertumbuhan miselium Aspergillus RB1 pada berbagai waktu inkubasi. Isolat diremajakan kemudian ditumbuhkan pada medium CMC cair dengan variasi lama inkubasi 0, 2, 4, 6, 8, 10, dan 12 hari dengan 3 ulangan. Filtrat kultur digunakan sebagai sumber ekstrak kasar enzim selulase, yang diuji aktivitasnya menggunakan metode DNS dengan pembandingan terhadap kurva standar glukosa. Pertumbuhan miselium dianalisis berdasarkan pengukuran berat kering biomassa pada setiap waktu inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas selulase Aspergillus RB1 meningkat seiring bertambahnya waktu inkubasi dan mencapai nilai tertinggi pada hari ke-4 sebesar 17,92 U/mL. Pola pertumbuhan miselium menunjukkan berat kering maksimum pada hari ke-4 sebesar 0,81 g, yang mengindikasikan fase pertumbuhan eksponensial sebagai fase optimum produksi enzim. Keselarasan antara puncak aktivitas selulase dan kurva tumbuh miselium menunjukkan bahwa lama inkubasi hari ke-4 merupakan waktu optimum untuk produksi selulase oleh Aspergillus RB1.