Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penggunaan Ragam Bahasa Gaul Pada Kalangan Remaja di Kota Banjar lusiani, nissa; Hendaryan, R; Juandi, Juju
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2024): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v8i1.11368

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penggunaan Ragam Bahasa Gaul pada Kalangan Remaja di Kota Banjar”. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana karakteristik penggunaan ragam bahasa gaul pada kalangan remaja di Kota Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan data analisis kualitatif dengan teknik yang mengungkap sebuah fakta yang jelas tentang gejala-gejala yang ada pada suatu objek yang ada, tanpa adanya manipulasi. Teknik pengumpulan data yakni dengan cara telaah pustaka, teknik observasi, teknik rekam, teknik catat dan teknik dokumentasi. Setelah data yang berhubungan dengan ragam bahasa gaul terkumpul maka peneliti akan dapat memahami makna kata bahasa gaul kemudian proses pengolahan data dengan cara transkip ke dalam bentuk kalimat, pengelompokan data, dan penyimpulan data hasil analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan ragam bahasa gaul yang digunakan oleh remaja di Kota Banjar lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan alih kode dan campur kode. Hal ini dibuktikan oleh peneliti dalam data yang didapatkan berjumlah 49 kata ragam bahasa gaul dengan persentase 92,5% dan 4 kata  yang menggunakan campur kode dengan persentase 7,5%.  
Nilai Moral Film Keluarg Cemara 2 karya Ismail Basbeth (Alternatif bahan Ajar Menganalisis Film Berbasis Pendidikan Moral Herlinda, Nada Nadya; Hendaryan, R; Juandi, Juju
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15953

Abstract

Berdasarkan analisis hasil penelitian terhadap Film Keluarga Cemara 2 Karya Ismail Basbeth terdapat beberapa nilai moral yang terkandung di dalamnya, yaitu hubungan antara manusia dengan Tuhannya, hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan hubungan antara manusia dengan sosial dan lingkungannya. Film Keluarga Cemara 2, menghadirkan tema kehidupan keluarga yang berjuang menghadapi perubahan dan tantangan, serta hubungan manusia dengan Tuhan. Dalam film ini, Abah dan Emak menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan atas apa yang diberikan. Dialog di film tersebut menunjukkan pentingnya mensyukuri apa yang Tuhan berikan dan melihat kebaikan dalam situasi yang kurang baik. Ini menunjukkan bagaimana keluarga berusaha untuk mempererat hubungan dengan Tuhan melalui rasa syukur. Film "Keluarga Cemara 2" karya Ismail Basbeth menekankan beberapa nilai moral terkait hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Dialog film menunjukkan pentingnya tanggung jawab, kesabaran, dan kesadaran diri dalam kehidupan sehari-hari. Abah memberikan nasihat kepada Ara untuk bertanggung jawab atas kesalahan, Emak menasihati Ara untuk bersabar, dan Abah juga menekankan pentingnya memahami diri sendiri. Film juga menampilkan adegan-adegan yang menunjukkan pentingnya kesadaran diri dan kesabaran dalam menyelesaikan masalah sehari-hari. Hal ini mencerminkan nilai moral yang diusung dalam film, bahwa pentingnya tanggung jawab, kesabaran, dan kesadaran diri dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan sosial dan lingkungan alam sangat penting bagi manusia. Dalam Islam, ta'awun atau tolong-menolong adalah tindakan penting. Dialog film "Iya aku akan membantumu Ara" menunjukkan sikap tolong-menolong antara tokoh Ara dan Aril. Cinta kasih orang tua kepada anak mereka dianggap sebagai cinta yang murni. Dalam film "Sayangnya Emak," tokoh Emak dan Abah mencerminkan rasa kasih sayang orang tua. Mereka selalu memberikan perhatian penuh kepada anak-anak mereka, mendengarkan, memahami, dan memperhatikan. Dalam surah Al Maidah, Allah juga menyebutkan pentingnya tolong-menolong dalam kebaikan. Tokoh-tokoh ini membantu memperkuat hubungan sosial dan cinta kasih dalam lingkungan manusia.Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai moral film keluarga cemara 2 layak dijadikan sebagai model bahan ajar pada Kompetensi Dadar 3.9 untuk jenjang SMA, dengan kriteria relevansi, keterpaduan, keterjangkauan, keterbacaan, keanekaragaman, keberagaman media, dan keterukuran.
Nilai Sosial dalam Filam "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini" (Alternatif Model Bahan Ajar) Fatmawati, Diah; Hendaryan, R; Juandi, Juju
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15946

Abstract

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis pada film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, terdapat 3 nilai sosial yang ditemukan yaitu nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab dan nilai keselarasan hidup. Adapun nilai sosial yang terkandung dalam film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini karya Angga Dwimas Sasongko layak dijadikan model bahan ajar pada Kompetensi Dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan memenuhi kriteria keberadaan isi, penyajian materi, dan penggunaan bahasa
GAYA BAHASA DALAM BERITA ACARA PEMERIKSAAN (BAP) OLEH PENYIDIK DI POLRES CIAMIS Permata, Tresna Ayu; Hendaryan, R; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakteristik gaya bahasa yang digunakan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polres Ciamis. Fokus utama penelitian terletak pada klasifikasi gaya bahasa berdasarkan teori Keraf, yaitu berdasarkan pilihan kata, nada, struktur kalimat, dan langsung tidaknya makna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi terhadap sepuluh dokumen BAP dari tiga unit kepolisian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam BAP cenderung formal, teknis, dan menggunakan ragam bahasa hukum yang khas. Analisis mendalam terhadap gaya bahasa ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas komunikasi hukum serta sebagai referensi dalam studi linguistik forensik.
Nilai Pendidikan dalam Pelaksanaan Tradisi Upacara Nyepuh pada Masyarakat Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Ciamis Hendaryan, R; Agustini, Rina; Bila, Salsa
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19221

Abstract

Tradisi Upacara Nyepuh adalah upacara tradisional yang memiliki arti “Pendalam” atau “Penyempurnaan” dan berarti juga “Nyipuh”.Tujuan penelitianiniyaitu mendeskripsikan nilai – nilai pendidikan yang terdapat dalam pelaksanaan Tradisi Upacara Nyepuh pada masyarakat Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informan, tempat dan peristiwa dan arsip atau dokumen yang dibedahmenggunakanteoriSoemanto. Hasil penelitianini yang dilakukanmengetahuinilai pendidikan religius, nilai pendidikan sosial dan nilai pendidikan budayayang terdapat dalam pelaksanaan Tradisi Upacara Nyepuh pada masyarakat Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Ciamis dan menghasilkanalternatifbahan yang sesuaidengan CP peserta didik mampu memahami, mengolah, menginterprestasi, dan mengevaluasi berbagai tipe teks tentang topik yang beragam. Terdapat kesesuaian dengan kriteria yang dibutuhkan untuk alternatif pembelajaran cerpen dalam bentuk teks cerita sejarah.Kata Kunci:Tradisi; Nilai Pendidikan; Bahan Ajar;
Gaya Bahasa Sindiran Pada Akun Twiiter Fufufafa Maharani, Meli; Hendaryan, R
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis gaya bahasa sindiran yang digunakan dalam cuitan-cuitan akun Twitter @fufufafa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui teknik baca dan catat. Dari hasil analisis, ditemukan lima jenis gaya bahasa sindiran, yaitu ironi yang menyampaikan makna berlawanan dari yang sebenarnya, satire yang bersifat mengkritik secara halus, sinisme yang menunjukkan sindiran tajam dan pesimis, sarkasme yang lebih keras dan menyakitkan, serta innuendo yang mengandung makna tersirat. Setiap jenis sindiran ini muncul dalam berbagai konteks, mulai dari kehidupan sosial, hubungan personal, hingga fenomena dunia maya. Temuan ini memperlihatkan bagaimana media sosial, khususnya Twitter, menjadi ruang ekspresif untuk menyampaikan kritik secara kreatif melalui sindiran.Kata Kunci: Gaya Bahasa sindiran, Twitter,  ironi, satire, sinisme, sarkasme, innuendo