Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Petani Padi Sawah Kecamatan Bunga Raya, Siak Melalui Pemanfaatan Azolla Guna Efisiensi Pupuk Urea Sri Utami Lestari; Ibrahim, Roy; Seprita Lidar; Alhaviz
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Membangun Negeri
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan petani akan penggunaan pupuk Urea pada tanaman padi sawah perlu dicarikan alternatif lain, umumnya petani memberikan pupuk terutama urea dengan takaran yang cukup tinggi, mencapai 300 kg/ha, bahkan hasil survei menyatakan bahwa 400 kg/ha diberikan pemerintah sebagai dukungan terhadap produksi padi, hanya saja bantuan tersebut bagi petani padi sawah dianggap terlalu kecil dan masih kurang. Solusi pemecahan masalahnya dengan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta ketrampilan mitra tentang pengembangan azolla dalam budidaya padi sawah. Metode kegiatan antara lain FGD (Focus Group Discussion), praktek budidaya azolla, pendampingan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan tim dapat disimpulkan peserta dalam mengikuti kegiatan FGD sangat aktif selama kegiatan berlangsung, dimana peserta menunjukkan semangat dan antusias yang baik pada saat diskusi mengenai materi yang diberikan terkait budidaya azolla ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan mitra dalam diskusi, berdasarkan jawaban spontan dari beberapa petani terlihat bahwa seluruh yang hadir belum mengenal azolla. Beberapa petani mengemukakan baru mendengar saat diperkenalkan nama azolla, dan terasa asing bagi kelompok tani. Setelah kegiatan para mitra telah mempunyai pengetahuan dan pemahaman yang sangat memuaskan untuk melakukan kegiatan budidaya azolla secara mandiri.
Potensi Kombinasi Ampas Kopi dan Pupuk Hayati Cair dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Buncis (Phaseolus vulgaris L.): Potential of Coffee Grounds and Liquid Biofertilizer Combination in Enhancing Growth and Yield of Green Bean (Phaseolus vulgaris L.) Mayor Pintaro Lowiz; Alhaviz; Vonny Indah Sari
DINAMIKA PERTANIAN Vol. 42 No. 1 (2026): Jurnal Dinamika Pertanian Edisi April 2026
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/dp.2026.vol42(1).27376

Abstract

Background: Common bean (Phaseolus vulgaris L.) is a nutritious vegetable with stable market demand. However, bean production in Riau Province has declined, presumably due to the dominance of Red Yellow Podzolic soils (PMK), which are characterized by low organic matter content and limited nutrient availability. Therefore, environmentally friendly fertilization innovations, such as the utilization of spent coffee grounds and liquid biofertilizers, are needed to improve soil fertility and enhance crop yield. Objective: This study aimed to determine and obtain the best interaction between spent coffee grounds and liquid biofertilizer on the growth and yield of common bean plants. Methods: The research was conducted over three months, from March to June 2025, at Jalan Raya Pasir Putih, Purwosari, Gg. HK, Pandau Jaya Village, Siak Hulu District, Kampar Regency. The experimental design used was a factorial Randomized Block Design (RBD) with two factors: doses of spent coffee grounds (0, 400, and 800 g per plant) and doses of liquid biofertilizer (0, 15, and 30 ml L⁻¹ per plot), with three replications. Observed parameters included leaf length, stem diameter, days to flowering, number of pods per plant, pod weight, and pod length. Results: The results showed that the A2P2 combination (800 g spent coffee grounds and 30 ml L⁻¹ liquid biofertilizer) produced the best leaf length, while the A1P1 combination (400 g spent coffee grounds and 15 ml L⁻¹ liquid biofertilizer) resulted in the highest number of pods, pod length, earlier flowering, and greatest pod weight. Nevertheless, the yield had not yet fully reached the maximum potential of the Maxipro variety. Conclusions: The combination of spent coffee grounds and liquid biofertilizer positively influenced the growth and yield of common bean, although more optimal dose management and organic matter decomposition are required.