Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Assyfa Journal of Multidisciplinary Education

How "influence" do media, facilities, and learning interests influence students' economic learning outcomes? Nursaid, Nursaid; Nuraini, Sri; Novitasari, Dwi Rizki
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2023): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (March)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v1i1.350

Abstract

Providing ample facilities encourages active student participation and enhances learning outcomes. Evaluating the adequacy of educational resources is crucial for maximizing student achievement. Student performance is influenced by available resources and other factors, including family economics, peer influence, and societal factors. Adequate facilities are linked to higher academic achievement, while their lack can impede learning and reduce student performance. This research employs a quantitative methodology to analyze the impact of media usage, facilities, and student learning interests on their motivation and outcomes in economics. Data was collected from primary and secondary sources, involving a sample of 124 participants, including 31 class XI students from a private high school in East Java. Results indicate a positive relationship between media usage and learning facilities with learning motivation. However, there is no significant relationship between Learning Interest and Learning Motivation nor a direct relationship between media, facilities, and learning outcomes. A unidirectional relationship exists between learning interest, motivation, and outcomes. Additionally, a significant correlation is found between students' learning preferences and exposure to learning media, whereas facilities do not show a positive correlation with academic interests.
The "E-RAISE Model" exploration of science challenges and cultural values improves learning outcomes Zamzam, Rohimi; Novitasari, Dwi Rizki; Suharsiwi, Suharsiwi
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2023): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (March)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v1i1.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas “Model E-RAISE” dalam meningkatkan hasil belajar IPA di SMP Yayasan Assyfa Learning Center (YALC) Pasuruan dengan mengintegrasikan tantangan sains dengan nilai-nilai budaya lokal Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran komprehensif yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif, sehingga memberikan gambaran yang kuat dan dapat diandalkan. Subjek penelitian melibatkan 21 siswa kelas VII dari YALC dan siswa dari sekolah lain di daerah berbeda. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan skala likert, tes hasil belajar IPA terstandar, observasi kelas, dan wawancara mendalam terhadap siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar IPA siswa, dengan rata-rata nilai siswa meningkat dari 71,16 pada Siklus I menjadi 89,93 pada Siklus II. Integrasi kearifan lokal terbukti membantu siswa menghubungkan konsep ilmiah dengan konteks budayanya, sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam belajar. Analisis statistik deskriptif kuantitatif dan analisis data wawancara dan observasi kualitatif menegaskan bahwa Model E-RAISE berkhasiat dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam sains. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam bidang pendidikan dengan menunjukkan bahwa pendekatan yang menggabungkan tantangan ilmiah dan nilai-nilai budaya dapat meningkatkan prestasi akademik siswa. Temuan ini menekankan pentingnya inovasi pendidikan yang kontekstual dan relevan untuk meningkatkan literasi sains dan lingkungan belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi guru dan pendidik untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna.
How "influence" do media, facilities, and learning interests influence students' economic learning outcomes? Nursaid, Nursaid; Nuraini, Sri; Novitasari, Dwi Rizki
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2023): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (March)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v1i1.350

Abstract

Providing ample facilities encourages active student participation and enhances learning outcomes. Evaluating the adequacy of educational resources is crucial for maximizing student achievement. Student performance is influenced by available resources and other factors, including family economics, peer influence, and societal factors. Adequate facilities are linked to higher academic achievement, while their lack can impede learning and reduce student performance. This research employs a quantitative methodology to analyze the impact of media usage, facilities, and student learning interests on their motivation and outcomes in economics. Data was collected from primary and secondary sources, involving a sample of 124 participants, including 31 class XI students from a private high school in East Java. Results indicate a positive relationship between media usage and learning facilities with learning motivation. However, there is no significant relationship between Learning Interest and Learning Motivation nor a direct relationship between media, facilities, and learning outcomes. A unidirectional relationship exists between learning interest, motivation, and outcomes. Additionally, a significant correlation is found between students' learning preferences and exposure to learning media, whereas facilities do not show a positive correlation with academic interests.
The "E-RAISE Model" exploration of science challenges and cultural values improves learning outcomes Zamzam, Rohimi; Novitasari, Dwi Rizki; Suharsiwi, Suharsiwi
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2023): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (March)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v1i1.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas “Model E-RAISE” dalam meningkatkan hasil belajar IPA di SMP Yayasan Assyfa Learning Center (YALC) Pasuruan dengan mengintegrasikan tantangan sains dengan nilai-nilai budaya lokal Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran komprehensif yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif, sehingga memberikan gambaran yang kuat dan dapat diandalkan. Subjek penelitian melibatkan 21 siswa kelas VII dari YALC dan siswa dari sekolah lain di daerah berbeda. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan skala likert, tes hasil belajar IPA terstandar, observasi kelas, dan wawancara mendalam terhadap siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar IPA siswa, dengan rata-rata nilai siswa meningkat dari 71,16 pada Siklus I menjadi 89,93 pada Siklus II. Integrasi kearifan lokal terbukti membantu siswa menghubungkan konsep ilmiah dengan konteks budayanya, sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam belajar. Analisis statistik deskriptif kuantitatif dan analisis data wawancara dan observasi kualitatif menegaskan bahwa Model E-RAISE berkhasiat dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam sains. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam bidang pendidikan dengan menunjukkan bahwa pendekatan yang menggabungkan tantangan ilmiah dan nilai-nilai budaya dapat meningkatkan prestasi akademik siswa. Temuan ini menekankan pentingnya inovasi pendidikan yang kontekstual dan relevan untuk meningkatkan literasi sains dan lingkungan belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi guru dan pendidik untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna.