Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Metode, Model dan Pendekatan Evaluasi dalam Pendidikan Islam M. Darul Ilmi; M. Yahya Ashari
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Februari: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v2i1.52

Abstract

This article aims to analyze the Methods, Models, and Approaches to Evaluation in Islamic education. The research employs a literature review method, gathering data from relevant books, journals, and scholarly articles. Content analysis is used to classify the data, and evaluation is conducted to summarize and explain the findings. In the field of Islamic education evaluation, the evaluation models used encompass several approaches outlined by experts. These models include the Goal Oriented Evaluation Model, Goal Free Evaluation Model, Formative Summative Evaluation Model, and Countenance Evaluation Model. Additionally, evaluation methods in Islamic education involve both test and non-test techniques, with tests categorized into diagnostic tests, formative tests, and summative tests. Non-test techniques include rating scales, questionnaires, matching lists, interviews, observations, and life histories. The article also explains the approach to Islamic education evaluation from a learning perspective, covering formative evaluation, summative evaluation, and placement evaluation. This approach refers to the viewpoint on the evaluation process and provides a theoretical foundation for the implementation of appropriate evaluation methods.
Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam pada Film “Tuhan Izinkan Aku Berdosa” Karya Hanung Btamantyo Muhammad Ibnu Alwan Khoirul; M. Yahya Ashari; Moh. Makmun
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI-SEPTEMBER 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cb2ep162

Abstract

Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa Karya Hanung Bramantyo mengangkat kisah-kisah di sekitar kehidupan atau kisah nyata. Penelitian ini menfokuskan pada nilai-nilai pendidikan agama Islam pada film tuhan izinkan aku berdosa karya Hanung Bramantyo dan relevansinya  terhadap materi pendidikan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yang menggunakan metode deskriktif kualitatif.  Dan data yang diperoleh dari setiap dialog-dialog tokoh yang tindakanya terkait dengan nilai nilai pendidikan Islam pada film tersebut. Penelitian  ini menghasilkan nilai-nilai pendidikan Islam, khususnya dalam aspek (1) akidah mencakup sesutau yang diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia secara mendalam dan penuh keyakinan, (2) syariat mencakup seperangkat norma ilahi yang mengatur hubungan seorang manusia dengan Allah, yang mengatur hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta, dan (3) akhlak mencakup sesuatu keadaan yang melekat dalam diri seseorang atau jiwa seseorang dan menjadi bagian dari kepribadiannya.
Implementasi Pembelajaran Kitab Al-Jawahirul Al-Kalamiyyah  dalam Membentuk Nilai Ketauhidan Santri di Asrama Ar-Risalah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang Aji Witanto; M. Yahya Ashari; Arifin
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dyz1ys36

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terdapat sebagian santri Asrama Ar-Risalah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang yang kesulitan memahami makna isiKitab Al-Jawahirul Al-Kalamiyyah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi pembelajaran Kitab Al-Jawahirul Al-Kalamiyyah dalam membentuk nilai ketauhidan santri di Asrama Ar-Risalah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Kitab Al-Jawahirul Al-Kalamiyyah efektif membentuk nilai ketauhidan santri melalui pemahaman konsep-konsep ketauhidan seperti ilahiyyat, nubuwwat, ruhaniyyat, dan sam’iyyat.Adapun faktor yang menghambat: kurangnya pemahaman tentang konsep ketauhidan, pengaruh lingkungan yang tidak kondusif, kurangnya dukungan dari orang tua dan ustadz,kurangnya kesadaran dan pentingnya nilai ketauhidan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan faktor pendukung meliputi pembelajaran yang efektif, dukungan dari orang tua dan ustadz, lingkungan yang mendukung pembentukan nilai ketauhidan, kegiatan keagamaan rutin, serta komitmen santri untuk membentuk nilai ketauhidan dalam kehidupan sehari-hari.  
Pengaruh Penerapan Program Adiwiyata Terhadap Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Peduli Lingkungan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Peterongan Jombang Wahyu Ilham Faruq; M. Yahya Ashari; Arifin
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI-SEPTEMBER 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qahgcg92

Abstract

Program Adiwiyata sebagai bagian dari upaya membentuk budaya peduli lingkungan di sekolah dinilai dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter siswa, khususnya dalam aspek aqidah dan akhlak. Latar belakang penelitian ini adalah adanya beberapa siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Peterongan Jombang masih lalai terhadap peduli lingkungan saat di luar sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh program Adiwiyata terhadap pembelajaran Aqidah Akhlak yang berwawasan peduli lingkungan di Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan siswa sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Adiwiyata berdampak positif terhadap pembiasaan sikap peduli lingkungan yang selaras dengan nilai-nilai dalam pembelajaran Aqidah Akhlak. Program ini tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan siswa, tetapi juga mendorong mereka untuk mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata yang ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari. Temuan ini mengindikasikan pentingnya integrasi antara pendidikan agama dan pendidikan lingkungan dalam membentuk karakter siswa yang holistik.  
Pengembangan dan Inovasi Perencanaan Pendidikan Islam Perspektif Era 5.0 Lu’lu’ Syuroiyah Nadliroh; M. Yahya Ashari
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 4 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i4.357

Abstract

Pendidikan Islam perlu beradaptasi dengan mengintegrasikan kurikulum yang relevan, pendekatan pembelajaran interaktif, dan penguatan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan dan inovasi perencanaan pendidikan islam perspektif era 5.0. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku dan jurnal ilmiah, selanjutnya dianalisis dengan merduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh era digital, pendidikan Islam harus beradaptasi melalui integrasi teknologi, kolaborasi pemangku kepentingan, dan pengembangan kompetensi pendidik. Inovasi dalam kurikulum dan metode pengajaran tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga memastikan bahwa pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Selain itu, penting untuk mempertahankan nilai-nilai budaya dan agama dalam setiap inovasi yang diterapkan, sehingga pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan identitas. Keseluruhan, pengembangan pendidikan Islam di era 5.0 membutuhkan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan untuk menjamin keberhasilan dalam menciptakan individu yang beretika dan berilmu.
Kebijakan Pemerintah tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Islam Muhammad Adhim Habibullah; M. Yahya Ashari
ALSYS Vol 6 No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v6i1.8750

Abstract

Government policy on Islamic education quality assurance is a strategic instrument for ensuring the quality of Islamic educational institutions amid the challenges of globalization, social dynamics, and demands for public accountability. However, various studies indicate that the implementation of quality assurance policies in Islamic educational institutions still faces obstacles related to policy comprehension, human resource readiness, and the internalization of a quality culture. This study aimed to analyze government policy on Islamic education quality assurance and its contribution to improving the quality of Islamic educational institutions. It employed a library research method by reviewing books, policy documents, and relevant scholarly journal articles published in the last five years, while the data were analyzed using content analysis to identify key themes related to policies and practices of Islamic education quality assurance. The findings show that government policy has provided a clear normative framework through the Standar Nasional Pendidikan (National Education Standards) as well as internal and external quality assurance systems, which play an important role in encouraging Islamic educational institutions to undertake continuous planning, evaluation, and quality improvement. Nevertheless, policy implementation still exhibits variation across institutions, influenced by institutional and resource-related factors. This study concludes that Islamic education quality assurance policy makes a significant contribution to strengthening quality governance but still requires reinforcement at the implementation level; its implications underscore the urgency of developing human resource capacity and adopting more contextual policy approaches so that Islamic education quality assurance can be implemented effectively and sustainably.