Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Religious Approach Methods In The Tanjung Gusta Special Children's Correctional Institution Aulia Utari; Azizah Nur Khalisah Daulay; Hainun Hanifah; Sakhi Nabila Alhusna; Nashrillah MG
Journal Of Psychology, Counseling And Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/psy.v2i1.21

Abstract

This research aims to find out the method of religiousness in juvenile correctional institutions toward religion, morals, and motivation. This approach method is used to help children in the prison system to improve their behavior throught religious values. The methods used can include individual guidance methods, group methods, direct methods and indirect methods. The religious approach in Tanjung Gusta special prison for children includes five daily prayers, practicing the sunnah of the prophet, some of the sunnah are performing sunnah prayers before the obligatory prayers, praying, morning and evening prayers. The author uses a qualitative approach method with the type of research and case study. The selection of subjects wa carried out using purposive sampling technique, which amounted to two people. The data collection method is carried out using interviews and observations so that it involves looking at the data as a whole to get an overview of the problem being studied.
PERILAKU AGRESI STUDI KASUS PERILAKU AGRESI DALAM PERTEMANAN ANTAR MAHASISWA DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATRA UTARA Ainul Mardiyah; Fitriani Ritonga; Aulia Utari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2448

Abstract

Perilaku agresi dalam hubungan pertemanan di lingkungan kampus merupakan isu yang kerap terjadi namun sering luput dari perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk agresi yang muncul dalam pergaulan mahasiswa, menganalisis penyebab yang melatarbelakanginya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kondisi psikologis dan relasi sosial individu. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Hasil kajian menunjukkan bahwa agresi yang paling sering terjadi bersifat relasional dan pasif, seperti pengucilan sosial, sikap dingin, dan sindiran halus. Faktor pemicu perilaku tersebut meliputi perbedaan status sosial, kompetisi akademik, keterbatasan ekonomi, serta dinamika kelompok yang tidak seimbang. Dampaknya dirasakan secara emosional, antara lain perasaan tertekan, kehilangan kepercayaan diri, dan penurunan motivasi sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menggarisbawahi pentingnya membangun komunikasi yang terbuka, empati antarmahasiswa, serta perlunya dukungan dari lembaga kampus dalam menciptakan ruang sosial yang sehat. Penanganan agresi relasional secara preventif dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan psikologis mahasiswa dan memperkuat solidaritas antarindividu dalam kehidupan akademik.
PERAN KONSELING INDIVIDU DALAM MEMBANTU MENGATASI MASALAH TRAUMA PSIKOLOGIS Ainul Mardiyah; Fitriani Ritonga; Putri Rahmasari Br Harahap; Aulia Utari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v5erf157

Abstract

Trauma psikologis dapat dialami oleh individu akibat berbagai peristiwa kehidupan yang bersifat menekan dan mengguncang kestabilan emosional, khususnya yang terjadi dalam lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk trauma psikologis yang dialami responden serta menganalisis peran konseling individu dalam membantu proses pemulihan trauma tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari tiga responden yang memiliki latar belakang trauma psikologis yang berbeda, yaitu trauma akibat menyaksikan kekerasan terhadap anggota keluarga, trauma akibat perceraian orang tua yang disertai konflik berkepanjangan, serta trauma akibat kehilangan orang tua karena meninggal dunia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan makna pengalaman responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap responden mengalami dampak psikologis yang berbeda sesuai dengan peristiwa traumatis yang dialami, namun secara umum ditandai oleh kecemasan, kesedihan mendalam, ketidakstabilan emosi, dan gangguan rasa aman. Konseling individu berperan penting dalam membantu responden mengekspresikan perasaan, memahami pengalaman traumatis, serta mengembangkan strategi koping yang lebih adaptif. Dengan demikian, konseling individu dapat menjadi salah satu bentuk intervensi yang efektif dalam membantu pemulihan trauma psikologis pada individu dengan latar belakang permasalahan keluarga yang beragam.