Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kompetisi untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja: Studi Pada Yayasan X Bramanwidyantari, Maria; A. Agatha, Elvira; P.B. Susetyo, Daniel
INDONESIAN JOURNAL OF ECONOMIC AND SOCIAL SCIENCE Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/ijess.v1i2.1269

Abstract

Remaja perlu dibekali dengan berbagai hal positif untuk dapat meningkatkan kemampuan mereka menghadapi proses pendewasaan. Namun bagi remaja yang tinggal di panti, banyak tantangan yang diperoleh agar dapat tumbuh dengan baik. Salah satunya adalah kepercayaan diri. Tidak adanya dukungan dari orang tua terkadang membuat anak asuh menjadi tidak percaya diri. Penelitian ini merekomendasikan satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri, yaitu melalui kompetisi. Sebanyak 20 orang remaja yang menghuni Pondok Yayasan X menjadi partisipan dalam penelitian ini. Melalui metode kuasi eksperimen, diperoleh peningkatan rasa percaya diri yang signifikan setelah mengikuti intervensi dengan t(19) = -5.76, p<0.001. Intervensi ini dapat memberikan gambaran bagi pengelola panti untuk memberikan stimulus sederhana kepada anak-anak asuh agar rasa percaya diri dapat tumbuh dengan optimal. Kajian lebih lanjut tentang perlunya kompetisi untuk meningkatkan kepercayaan diri perlu dilakukan.
Pentingnya keterbukaan dan kejujuran dalam presentasi diri: Studi eksplorasi pengguna aplikasi Tinder Bramanwidyantari, Maria; Helmi, Avin Fadilla
Jurnal Psikologi Sosial Vol 22 No 2 (2024): Special Issue: Dating and Mating Behaviors : Perilaku Seksual dan Hubungan Inter
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Ikatan Psikologi Sosial-HIMPSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jps.2024.11

Abstract

Humans realize the importance of having a partner. However, the process in achieving this goal is challenging. Online dating became a medium to build romantic relationships that can be done easily through an application. The recognition process between users starts with liking each other's profiles which is assisted by an algorithmic system. So, it is important for users to present themselves properly on their profile. This study aims to see how the user's self-presentation is formed. Through a thematic analysis of the results of a questionnaire involving 383 Tinder online dating users, it was found that actual self-presentation is an important point for online dating users who emphasize aspects of honesty and openness. Differences in the motivation of online dating users do not lead to different self-presentation views between them. Moreover, the actual self in online dating profiles is displayed selectively taking into account the climate of informal interaction on Tinder.
Kompetisi untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja: Studi Pada Yayasan X Bramanwidyantari, Maria; A. Agatha, Elvira; P.B. Susetyo, Daniel
INDONESIAN JOURNAL OF ECONOMIC AND SOCIAL SCIENCE Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/ijess.v1i2.1269

Abstract

Remaja perlu dibekali dengan berbagai hal positif untuk dapat meningkatkan kemampuan mereka menghadapi proses pendewasaan. Namun bagi remaja yang tinggal di panti, banyak tantangan yang diperoleh agar dapat tumbuh dengan baik. Salah satunya adalah kepercayaan diri. Tidak adanya dukungan dari orang tua terkadang membuat anak asuh menjadi tidak percaya diri. Penelitian ini merekomendasikan satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri, yaitu melalui kompetisi. Sebanyak 20 orang remaja yang menghuni Pondok Yayasan X menjadi partisipan dalam penelitian ini. Melalui metode kuasi eksperimen, diperoleh peningkatan rasa percaya diri yang signifikan setelah mengikuti intervensi dengan t(19) = -5.76, p<0.001. Intervensi ini dapat memberikan gambaran bagi pengelola panti untuk memberikan stimulus sederhana kepada anak-anak asuh agar rasa percaya diri dapat tumbuh dengan optimal. Kajian lebih lanjut tentang perlunya kompetisi untuk meningkatkan kepercayaan diri perlu dilakukan.
PELATIHAN PENDAMPINGAN KONFLIK PADA ANAK Roswita, Maria Yang; Bramanwidyantari, Maria
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2547

Abstract

Pelatihan Pendampingan Konflik pada Anak dilakukan di Kampung Tambak Mulyo yang merupakan Daerah dampingan Lembaga Pendamping Usaha Buruh Tani dan Nelayan Keuskupan Agung Semarang (LPUBTN-KAS). Pelatihan ini diberikan untuk orangtua di Kampung Tambak Mulyo yang memiliki anak berusia 2 sampai dengan 12 tahun. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada para orang tua agar dapat mendampingi anak yang sedang mengalami konflik. Pelatihan dilakukan secara luring dengan peserta berjumlah 22 orang ibu-ibu. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode psikoedukasi, diskusi kelompok dan role playing. Pelatihan ini dilakukan selama dua kali pertemuan dan diantara dua kali pertemuan tersebut ada tugas yang perlu dilakukan oleh peserta pelatihan, yaitu menerapkan cara-cara yang diberikan dalam materi pelatihan pada pertemuan pertama untuk didiskusikan dalam pertemuan pada pertemuan berikutnya. Secara keseluruhan diperoleh hasil bahwa peserta mendapatkan manfaat dari pelatihan
Finding My Diagnosis: Edukasi pada Siswa SMA X untuk Pencegahan Self-Diagnosis Wijaya, Daniswara Agusta; Satyajati, Monika Windriya; Bramanwidyantari, Maria; Adiwena, Bartolomeus Yofana
Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/patria.v7i2.13395

Abstract

Berbagai upaya dilakukan banyak pihak untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan mental remaja terutama siswa SMA. Salah satu upaya yang dilakukan berupa edukasi pada siswa, walaupun ternyata edukasi ini memiliki dampak negatif yaitu self-diagnosis. Pengabdian ini dilakukan di SMA X yang merupakan sekolah yang memiliki reputasi baik di kota Semarang dan rutin melaksanakan program edukasi terkait kesehatan mental. Sebanyak 50 siswa kelas XII mengikuti program edukasi yang dilaksanakan dalam bentuk webinar dan unjuk karya yang bertajuk “Finding My Diagnosis”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya mengenali diri secara utuh dan membantu siswa membuat deskripsi diri sebagai alternatif dari diagnosa klinis yang diberikan tanpa bantuan tenaga profesional di bidangnya. Berdasarkan data kualitatif yang diperoleh pada akhir sesi webinar, dapat dilihat bahwa siswa telah mampu mendeskripsikan karakter dirinya secara positif sebagai alternatif dari self-diagnosis yang masih tampak dominan pada awal sesi.  Selain itu, pada unjuk karya yang merupakan tindak lanjut dari sub-kegiatan webinar siswa juga mampu membuat deskripsi detail terkait dirinya walau masih melibatkan istilah-istilah psikologi. Pengabdian ini dinilai dapat mengurangi kecenderungan self-diagnosis di SMA X dan diharapkan dapat menjadi acuan bagi profesional kesehatan mental lain. 
Exploring The Motives of Online Dating Application Users Bramanwidyantari, Maria; Helmi, Avin Fadilla
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 1 (2024): Volume 12, Issue 1, Maret 2024
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i1.12997

Abstract

Online dating become popular among people who are looking for a romantic relationship possibility. Tinder is one kind of application which originally developed as an online dating platform. As Tinder usage number raised year by year in Indonesia, we aimed to identify the general overview of motivations for using Tinder and examine the differences from certain demographic data. The study was conducted among Indonesian emerging adults who completed an online survey. All the participants have a Tinder account (n = 390). The result has shown that most user motives were related to social compensation, either having romantic partners or acquaintances. Most users are female to relieve boredom and fulfill curiosity motives while male respondents had motives to seek romantic partners. Around 59,50% of respondents not using other online dating apps with the duration of Tinder usage ranging from 15-60 minutes a day. This research shed light on Tinder user four motives categorization along with its demographic condition.