Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERKEMBANGAN JIWA BERAGAMA PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN Sembiring, Rizki khairunisa; Lubis, Ramadan; Sihotang, Ayu Saniah; Ahunaya, Dea; Octarina, Hani; Anggraini, Nia; Wulandari, Yesi
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i2.258

Abstract

Perkembangan anak merupakan proses pertumbuhan yang melibatkan perubahan fisik, kognitif, dan sosial sejak ia lahir hingga dewasa. Perkembangan jiwa keagamaan pada masa anak-anak sampai dewasa melalui berbagai tahapan, dimana tahapan tersebut akan berbeda-beda setiap umurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perkembangan jiwa beragama pada anak 10-12 tahun. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Metode ini bersifat deskriptif analitik yang menggambarkan peristiwa-peristiwa dengan data berupa observasi, wawancara, analisis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan jiwa keagamaan pada anak usia 10-12 tahun sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, pendidikan, dan pengalaman yang dilaluinya.
Peran Media Digital Dalam Pembelajaran Kompetensi Fakta dan Konsep Pada Mata Pelajaran IPS SD/MI Ahunaya, Dea; Rahmayani Purba, Gita; Permata Sari, Indah; Khairunnisa Sembiring, Rizki; Usman Lubis, Pitri Aulina; Yusnaldi, Eka
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.706

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran media digital dalam pembelajaran kompetensi fakta dan konsep pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di jenjang SD/MI. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan untuk memberikan gambaran komprehensif terkait manfaat, tantangan, dan implementasi media digital dalam pendidikan. Media digital memberikan solusi inovatif untuk menyampaikan materi pembelajaran secara interaktif dan menarik, sehingga meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa. Berbagai platform digital, seperti multimedia interaktif dan aplikasi pembelajaran, memungkinkan siswa mengakses informasi lebih luas dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Namun, implementasi media digital menghadapi tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur dan literasi digital. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi media digital untuk mendukung pembelajaran IPS yang inklusif dan efektif, dengan menyoroti pentingnya pelatihan guru dan pemerataan akses teknologi.
EDUKASI DAN PEMAHAMAN TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL DI MIS PEMBINA MALIGAS BAYU KEC. HUTA BAYU RAJA KAB. SIMALUNGUN Al Fatha, Khairani; Aufa, Aufa; Anggraini, Lilis; Siregar, Syabrina Hayati; Pasaribu, Indah Permata Sari; Dhalimunthe, Anazwa Khairani; Siregar, Alfauji; Octarina, Hani; Kurniawan, M. Billy; Ahunaya, Dea
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32661

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pelecehan seksual di MIS Pembina Maligas Bayu Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun dengan menggunakan pendekatan edukasi yang terstruktur. Metode yang di gunakan dalam pengabdian ini adalah metode montessori. Metode di bagi menjadi 3 tahapan, yaitu Persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dimana tahapan ini adalah langkah-langkah yang akan digunakan. Guru dan siswa dilatih untuk mengenali, mencegah, dan melaporkan pelecehan seksual melalui program ini. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa lebih memahami apa yang dimaksud dengan pelecehan seksual dan bagaimana melindungi diri. Diharapkan bahwa pelaksanaan program ini akan berkontribusi positif terhadap pembentukan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung bagi semua siswa.