Ulya, Nur Afni Himmatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEVELOPMENT OF PICTORIAL-BASED FIVE-TIER MULTIPLE CHOICE DIAGNOSTIC TEST TO IDENTIFY MISCONCEPTIONS OF ELECTROCHEMICAL CELL MATERIAL Ulya, Nur Afni Himmatul; Rahmawan, Setia
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 16, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v16i2.28703

Abstract

Abstrak: Miskonsepsi dalam pembelajaran kimia, khususnya pada sel elektrokimia seperti sel volta dan elektrolisis, sering terjadi karena kompleksitas konsep redoks, perpindahan elektron, serta proses di anoda dan katoda. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes diagnostik five-tier multiple choice berbasis pictorial untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada materi ini. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model Tessmer, yang terdiri dari lima tahap: preliminary, self-evaluation, expert review, one-to-one evaluation, dan small group evaluation. Validitas diuji menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI), sementara reliabilitas diuji dengan model Rasch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen ini valid (CVI rata-rata 1,00) dan memiliki reliabilitas sedang (Cronbach’s Alpha 0,71-0,76). Instrumen ini berhasil mengidentifikasi miskonsepsi terkait prinsip kerja sel volta, elektrolisis, dan arah aliran elektron. Mayoritas peserta didik mengandalkan internet sebagai sumber utama informasi, tetapi kurangnya verifikasi memperbesar potensi miskonsepsi. Instrumen ini diharapkan membantu guru dalam menyusun strategi pembelajaran berbasis data untuk meningkatkan pemahaman peserta didik.Abstract:  Misconceptions in chemistry learning, particularly in electrochemical cells such as voltaic cells and electrolysis, often arise due to the complexity of redox concepts, electron transfer, and processes occurring at the anode and cathode. This study aims to develop a pictorial-based, five-tier multiple-choice diagnostic test to identify misconceptions in this subject. The method used follows the Research and Development (R&D) approach based on the Tessmer model, which consists of five stages: preliminary analysis, self-evaluation, expert review, one-to-one evaluation, and small group evaluation. Validity was assessed using the Content Validity Ratio (CVR) and Content Validity Index (CVI), while reliability was tested using the Rasch model. The results indicate that the instrument is valid (average CVI = 1.00) and has moderate reliability (Cronbach's Alpha = 0.71–0.76). It successfully identifies misconceptions related to the working principles of voltaic cells, electrolysis, and the direction of electron flow. The majority of students rely on the internet as their primary source of information; however, the lack of verification increases the risk of misconceptions. This instrument is expected to help teachers design data-driven learning strategies to enhance students' understanding.
Literature Review : Penerapan Metode Eksperimen Berbasis Lingkungan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Peserta Didik SMA Ulya, Nur Afni Himmatul; Eljinsa, Sehati Mutiara; Rahmawan, Setia
Oxygenius: Journal Of Chemistry Education Vol 6 No 2 (2024): Oxygenius : Journal of Chemistry Education
Publisher : Chemistry Department, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37033/ojce.v6i2.663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejumlah artikel ilmiah yang berkaitan dengan penggunaan metode eksperimen berbasis lingkungan dalam upaya meningkatkan pencapaian belajar kimia peserta didik di tingkat sekolah menengah atas. Metode ini menggabungkan prinsip-prinsip pembelajaran kimia dengan eksperimen atau praktikum yang memanfaatkan bahan alami dan lingkungan sekitar. Berbagai sumber akademis dieksplorasi untuk meninjau dampak positif metode ini terhadap pemahaman konsep, keterampilan praktis, dan minat belajar peserta didik dalam kimia. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan metode eksperimen berbasis lingkungan masih memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya. Temuan juga menunjukkan bahwa metode ini mendorong sikap peduli lingkungan dan penerapan konsep kimia dalam konteks dunia nyata. Implikasi dari tinjauan literatur ini adalah pengembangan strategi pembelajaran yang lebih berorientasi pada lingkungan dan kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar kimia peserta didik di SMA.