Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Penyakit Diabetes Melitus Pada Lansia Terhadap Pencegahan Diabetes Melitus Permadi, Andri Nur; Rahadian, Fakhira Agustine; Indallah, R.Dhiya Azka; Putra, Subhan Manggala; Bachtiar, Tiara Octaviani; Alawiyah, Tuti; Kusuma Astuti, Ayu Prameswari
Bina Sehat Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Bina Sehat Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bsn.v4i1.73426

Abstract

Diabetes melitus (DM) atau dikenal juga penyakit kencing manis adalah penyakit menahun yang ditandai dengan kadar glukosa (gula darah) melebihi normal. Tingginya Kejadian diabetes melitus di masyarakat memerlukan pencegahan agar masyarakat dapat terhindar dari DM. Pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pencegahan DM pada lansia. Kegiatan pendidikan kesehatan ini dilaksanakan pada 3 desember 2023 di Dusun Pasir Amis RW. 04 Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Sasaran Pendidikan kesehata ini adalah warga dengan usia 35 tahun ke atas. Penelitian ini mengunnakan metode kuantitatif, dengan pengumpulan data menggunakan quisioner pre-test dan posttest dengan kriteria populasi yang akan diambil yaitu dengan usia diatas 40 tahun. Responden dalam penelitian ini berjumlah 22 responden dengan usia 40-90 tahun. Dari sebanyak 22 orang mengikuti pendidikan kesehatan terdapat hasil yang signifikan setelah dilakukan pendidikan kesehatan dimana terdapat peningkatan 18,18% Tingkat pengetahuan masyarakat mejadi baik. Dapat disimpulkan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DM setelah dilaksanakan pendidikan kesehatan. 
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN STEVIA DALAM MENJAGA KESTABILAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES: THE EFFECT OF ADMINISTRATION OF STEVIA LEAF EXTRACT IN MAINTAINING STABLE BLOOD SUGAR LEVELS IN DIABETES PATIENTS Nurrahman, Annisa Indah; Permadi, Andri Nur; Safanah, Ashila Nur; Puspita, Dini Aulia; Anugrah, Rikman; Putra, Subhan Manggala; Ridwan, Heri; Setiadi, Diding Kelana
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.517

Abstract

Background. Diabetes Mellitus is an example of a type of disease that is not contagious and attracts a lot of attention. DM sufferers are required to control blood sugar levels by maintaining dietary rules so that blood sugar levels remain controlled. Blood sugar levels will increase drastically after eating foods that contain carbohydrates or sugar in them.Stevia is a natural sweetener substitute for sugar that comes from the stevia plant. Stevia leaves are hypoglycemic which functions to lower blood glucose levels for people with diabetes mellitus. Purpose. This study aims to determine the effect of stevia sugar on the stability of blood sugar in diabetes sufferers. Methods. The method used is a systematic literature review. Data collection is carried out by recording all articles that have similar research in the research report. The articles used in this search are national and international journals taken from Google Scholar, Crossref, Semantic Scholar and Scopus databases in 2019-2023 using the Publish or Perish application. Result. Based on the results of the literature review, it was found that stevia has an effect on reducing blood glucose levels in DM sufferers. Consumption of stevia leaf extract plays an important role in reducing levels of glucose, cholesterol, total fat and other blood characteristics. Conclusion. Based on the results of research that has been carried out, it can be concluded that stevia leaf water extract can maintain and even reduce blood glucose levels in diabetes patients because serum insulin and adiponectin levels increase dramatically.
PENDIDIKAN SEKS ANAK USIA DINI MENURUT PANDANGAN ULAMA DAN KESEHATAN DI SUMEDANG Rahadian, Fakhira Agustine; Permadi, Andri Nur; Berliyanti, Dini; Putra, Subhan Manggala; Febriana, Linda; Supriyadi, Tedi; Salsabila, Rizka; Sa'diah, Regina Aulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29311

Abstract

Pendidikan seks usia dini pada anak adalah salah satu tindakan pencegahan kekerasan seksual pada anak dan membentuk perilaku seksual yang positif pada masa depan mereka. Angka kekerasan seksual pada anak setiap tahunnya mengalami peningkatan, kurangnya kesadaran orang tua dan masyarakat yang masih menganggap pendidikan seks di usia dini masih terbilang tabu untuk diajarkan pada anak. Dampak dari kurang kesadaran itulah yang menjadikan peningkatan kekerasan seksual pada anak. Pentingnya pendidikan seks usia dini diterapkan dikehidupan anak usia dini karena memberikan dampak positif di kemudian hari. Pendidikan seks ini harus diajarkan oleh orang tua sejak dini dan peran masyarakat bekerja sama terhadap pentingnya pendidikan seksual anak usia dini sebagai strategi pencegahan kekerasan seksual. Tujuan pendidikan kesehatan seksual dapat meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku anak agar mengurangi risiko dan kejadian kekerasan seksual. Metode yang digunakan adalah desain penelitian menggunakan kualitatif dengan metode perbandingan, sampel yang digunakan ialah 6 orang diantaranya 3 orang perawat dan 3 orang ulama, dengan menggunakan metode sampling yaitu random sampling dan variabel yang digunakan ada 2 dan metode analisis data menggunakan wawancara mendalam. Hasil dari ke 6 orang tidak terdapat begitu perbedaan diantara keduanya. Baik dari perspektif kesehatan dan ulama mengenai pendidikan seks usia dini. Dapat disimpulkan bahwa pentingnya pendidikan seks yang dilakukan pada anak dengan orang tua sebagai utama dan peran masyarakat membantu untuk menghindari dari kekerasan seksual pada anak dan memberikan batasan batasan seperti menjaga aurat, hal baiknya anak dapat mengerti organ apa saja yang boleh dipegang dan tidak boleh.