Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN SERBUK SARI BUNGA TELANG PADA PRODUK MAKANAN (KERUPUK SEBLAK) SEBAGAI PEWARNA ALAMI Yanuarto, Tri; Novia, Devi; Azizah, Alvi Maratul; Monicha, Ana Hikma; Yuhalifa, Dhea; Annisa, Fevi; Attari, Likus Tri; Marzenta, Marzenta; Anggraini, Nina; Efendi, Qori; Indriani, Tri Selsa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25363

Abstract

Pemilihan penggunaan pewarna alami pada olahan pangan adalah langkah dalam melindungi konsumen dari bahaya negatif penggunaan pewarna sintetis. Penggunaan bahan sintetis dapat meningkatkan resiko terhadap kesehatan seseorang. Oleh karena itu, dengan alternatif penggunaan pewarna alami agar aman, ramah lingkungan dan mudah didapat bagi konsumen. Salah satunya adalah dengan penggunaan bunga telang. Pembuatan pewarna alami dari bunga telang (Clitoria ternatea L) dengan metode serbuk atau granul kering dengan penambahan dekstrin atau laktosa sebagai pengisi, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keawetan dan memperluas aplikasi pewarna alami dari bunga telang. Selain itu untuk mempertahankan kandungan nutrisi supaya memberikan nilai tambah yaitu memiliki umur simpan yang lebih lama, efisien dalam penyimpanan dan memiliki kadar air yang lebih rendah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada siswa – siswi MAN 2 kota Bengkulu dalam pemanfaatan pewarna alami dari serbuk sari bunga telang pada penambahan olahan panagan kerupuk seblak. Hasil pengabdian masyarakat ini berupa foto dokumentasi kegiatan dan data hasil kuisioner kepada responden siswa – siswi SMAN 2 kota Bengkulu sebagai laporan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi STIKES Al-Fatah Bengkulu.
UJI PARAMETER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK ESKTRAK ETANOL DAUN LEMPIPI (Gymnema inodorum (Lour) Decne.) aji, nurwani purnama; Monicha, Ana Hikma
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v12i2.864

Abstract

Daun lempipi (Gymnema inodorum (Lour.) Decne.) diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai agen biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi parameter spesifik dan non spesifik ekstrak etanol daun lempipi sebagai dasar pengembangan sediaan farmasi. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dianalisis dengan uji parameter spesifik berupa kandungan flavonoid, saponin, tanin, serta identifikasi organoleptis, sedangkan parameter non spesifik mencakup kadar air dan pH. Hasil uji parameter spesifik menunjukkan bahwa ekstrak memiliki warna cokelat kehijauan, bau khas tanaman, rasa pahit, serta kandungan flavonoid 1,45%, saponin 3,22%, dan tanin 2,87%. Uji parameter non spesifik menunjukkan kadar air sebesar 7,12% yang masih sesuai persyaratan stabilitas ekstrak, serta pH pada rentang 5,8–6,1 yang memenuhi standar keamanan sediaan farmasi topikal. Dengan demikian, ekstrak etanol daun lempipi telah memenuhi kriteria parameter spesifik dan non spesifik yang baik. Standarisasi ini penting untuk menjamin kualitas, keamanan, serta konsistensi ekstrak sebelum diformulasikan lebih lanjut. Hasil penelitian ini memperkuat potensi daun lempipi sebagai bahan aktif dalam pengembangan obat herbal modern, khususnya pada sediaan topikal.