Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Digital Transformation Technology (Digitech)

Evaluasi dan Perbaikan Proses Bisnis Melalui Pengembangan Website Menggunakan Metode Business Process Improvement Mosaid, Mohammad Ray; Nursalman, Muhammad; Hambali, Yudi Ahmad
Digital Transformation Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Periode Maret 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v5i1.6547

Abstract

Toko Timur Outdoor adalah toko penyewaan berbagai alat camping yang beroperasi di daerah Jatinangor. Sistem operasional toko masih menggunakan cara manual, sehingga mengurangi efisiensi pada beberapa aspek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki proses bisnis melalui pengembangan website dengan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI) yang terdiri dari tiga fase, yaitu Organizing for Improvement, Understanding the Process, dan Streamlining. Fase Organizing for Improvement akan melakukan pengumpulan data melalui proses observasi serta wawancara dengan pemilik dan pegawai toko, hasilnya terdapat permasalahan pada proses bisnis rekap nota penyewaan, proses pemesanan dan pengambilan barang, dan proses bisnis pengembalian barang. Fase Understanding the Process akan memodelkan proses bisnis yang bermasalah dengan menggunakan standar Business Process Model and Notation (BPMN) dan disimulasikan untuk mengetahui tingkat efisiensinya. Fase Streamlining akan mengevaluasi proses bisnis saat ini (as is) menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), kemudian akan dibuat saran perbaikan proses bisnis saat ini, setelah itu proses bisnis yang baru (to be) akan dimodelkan dan disimulasikan. Setelah melakukan BPI, selanjutnya hasil simulasi antara proses bisnis saat ini (as is) dengan proses bisnis baru (to be) akan dibandingkan, hasilnya proses rekap nota penyewaan mencatatkan peningkatan efisiensi sebesar 96%, pada proses pemesanan dan pengambilan barang sebesar 43%, serta pada proses pengembalian barang sebesar 14%, meskipun tidak sebesar yang lain namun dengan pembuatan SOP untuk denda akan mengurangi efek kerugian yang terjadi pada toko. Kesimpulannya, hasil evaluasi dan perbaikan proses bisnis pada toko Timur Outdoor berhasil meningkatkan efisiensi serta dapat mengurangi kerugian pada toko.
Implementasi Indobert dan Large Language Model pada Aplikasi Chatbot Adaptif berdasarkan Emosi Pengguna Saraswati, Destira Lestari; Wahyudin, Asep; Hambali, Yudi Ahmad
Digital Transformation Technology Vol. 6 No. 1 (2026): Periode Maret 2026
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v6i1.7113

Abstract

Kesehatan mental menjadi isu krusial di Indonesia seiring meningkatnya prevalensi gangguan psikologis dan terbatasnya akses layanan profesional. Kolaborasi antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dengan UNICEF menegaskan pentingnya sinergi dukungan kesehatan mental di berbagai sektor, termasuk melalui media digital. Penelitian ini mengembangkan aplikasi kesehatan emosional berbasis chatbot adaptif yang memanfaatkan IndoBERT untuk klasifikasi emosi cinta, marah, sedih, bahagia, dan takut serta Large Language Model (LLM) untuk menghasilkan respons empatik dan kontekstual dalam Bahasa Indonesia. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan teknologi Flutter, FastAPI, dan Firebase. Evaluasi dilakukan melalui Blackbox Testing, System Usability Scale (SUS), dan User Experience Questionnaire (UEQ). Hasil menunjukkan seluruh fitur utama berfungsi sesuai spesifikasi tanpa kesalahan logika. Nilai SUS rata-rata mencapai 83,66, termasuk kategori Excellent, sedangkan hasil UEQ menunjukkan skor positif pada seluruh dimensi dengan rata-rata +2,045, terutama pada Perspicuity dan Stimulation. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan pengalaman interaksi yang nyaman, aman, dan adaptif terhadap kondisi emosional pengguna. Penelitian ini masih terbatas pada penerapan ilmu komputer, sehingga penelitian selanjutnya perlu ditinjau lebih lanjut dari perspektif keilmuan psikologi. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa integrasi IndoBERT dan LLM efektif dalam membangun chatbot empatik yang relevan secara linguistik dan kultural, serta berpotensi menjadi dukungan awal dalam peningkatan kesadaran kesehatan emosional masyarakat Indonesia.