Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keputusan Pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk Menangani Kasus Kekerasan Seksual (Studi Kasus Universitas Negeri Surabaya) Wulandari, Habiba Dwi; Handayani, Avita; Jamal, Adam
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i3.2462

Abstract

Topik kekerasan seksual yang terjadi di ranah kampus kampus menjadi masalah yang serius di Indonesia, dengan peningkatan kasus di beberapa perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanganan kasus kekerasan seksual di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan metode deskriptif kualitatif. Cara pengumpulan data secara Studi Literatur, penelitian ini menjadikan alasan Pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) untuk menyikapi masalah kekerasan seksual menjadi fokus utama di dalam penelitian ini. Alhasil, beberapa perguruan tinggi, salah satunya UNESA, meresponsnya dengan membentuk Satgas PPKS sesuai Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 30 Tahun 2021. Kasus kekerasan seksual mencerminkan komitmen kami untuk melindungi korban dan memberikan keadilan. Meskipun demikian, permasalahan seperti kurangnya kesadaran dan stigma masih tetap ada. Kami berharap melalui upaya preventif yang kuat, seluruh civitas akademika dapat menikmati suasana di kampus yang aman dari tindakan kekerasan seksual. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan Kekerasan seksual di perguruan tinggi, termasuk di Indonesia, memerlukan tindakan sistematis seperti pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS), edukasi komprehensif, dan advokasi kebijakan untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.
TRANSFORMASI DIGITAL MELALUI APLIKASI PENATAAN KEARSIPAN DI BIRO PERENCANAAN DAN KEUANGAN SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA Handayani, Avita; Niswah, Fitrotun; Meirinawati; Fanida, Eva Hany
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital, modernisasi pengelolaan arsip pemerintahan menjadi krusial untuk mendukung kinerja birokrasi yang cepat, transparan, dan aman. Merespons tuntutan tersebut, Biro Perencanaan dan Keuangan (Rorenku) Setjen Kemhan RI mengembangkan inovasi mandiri yaitu Aplikasi Penataan Kearsipan sebagai alternatif sistem nasional (SRIKANDI) demi menjaga kerahasiaan data pertahanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas transformasi digital tersebut menggunakan perspektif tujuh dimensi transformasi digital Dewana et al. (2025). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital masih berjalan parsial. Meskipun efisiensi ruang dan kecepatan akses informasi berhasil ditingkatkan, terdapat kesenjangan antara standar keamanan ketat dengan kapasitas infrastruktur server yang belum stabil. Selain itu, ditemukan inersia birokrasi berupa ketiadaan SOP dan Jadwal Retensi Arsip (JRA), serta terbentuknya budaya kerja digital hibrida di mana pegawai masih mempertahankan metode manual. Penelitian merekomendasikan formalisasi regulasi internal dan peremajaan infrastruktur untuk menjamin keberlanjutan sistem.