Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mengembangkan Kecerdasan Visual-Spasial Dalam Permainan Puzzle Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Awirrasyidin Sei Mencirim Masganti Sit; Sagala, Pebrina Hesty; Selian, Suci Nadillah; Nasution, Yelvira Meiniza
AT-THUFULY : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/qy0zxq66

Abstract

The low visual-spatial abilities of the students at Awirrasyidin Sei Mencirim Kindergarten led to the conduct of this study. Children struggle to memorize and organize geometric forms, cannot distinguish between right and left, and have trouble distinguishing colors. The purpose of this study is to enhance kids' visual-spatial intelligence by using puzzle games. With 18 kids serving as research subjects, the study was carried out at the Awirrasyidin Sei Mencirim Kindergarten. Observation and documentation are the two methods of data gathering used in this qualitative study. The findings of the study demonstrate that children's visual-spatial intelligence can be enhanced via puzzle games.
Parental Methods in Habituating Children to Pray Before Engaging in Activities Zr, Jamilah; Pratiwi, Sindi; Selian, Suci Nadillah; Sit, Masganti
The Future of Education Journal Vol 3 No 5 (2024): December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v3i5.272

Abstract

This study discusses methods of teaching and habituating prayer for young children through continuous and consistent habituation. Habituation is crucial for young children because their memory is still weak and their attention is easily diverted. The habituation method, known as operant conditioning, aims to accelerate the internalization of values being taught, so that these values are permanently embedded in the child’s character. This habituation also forms the foundation of character education, which emphasizes teaching positive values, one of which is the habit of praying. The process of habituating prayer for young children involves steps such as providing direct examples, using prayer songs, telling inspirational stories, and establishing enjoyable prayer routines. Praise and rewards are also given to reinforce the habit. The benefits of teaching prayer to young children include building faith, instilling moral and ethical values, developing emotional calmness, and promoting discipline and positive habits. Parents, as the first educators, play a crucial role in habituating their children to pray by providing good examples, offering clear explanations about prayer, and applying proper prayer etiquette. With these methods, it is hoped that children can make prayer a good habit and develop spiritual intelligence and positive character.
Analisis Respon Anak Remaja Terhadap Perilaku Catcalling Di Desa Mangkai Baru Lorena, Ayu; Selian, Suci Nadillah; Aulia, Dhinanda; Hasibuan, Muhammad Siddik
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merinci aspek-aspek yang terkait dengan catcalling dengan menggali lebih dalam aspek hukum,etika, dan respon masyarakat. Dalam konteks hukum, studi ini mengidentifikasi relevansi Undang-Undang Pelecehan Seksual. Hasilnya menunjukkan bahwa tindakan tersebut mungkin melanggar peraturan hukum yang ada, yang bertujuan untuk melindungi seseorang dari perlakuan tidak menyenangkan. Analisis juga mencakup pertimbangan hukuman yang dapat diberlakukan dalam kasus semacam ini. Kajian etika dalam penelitian ini menggambarkan konflik nilai-nilai yang muncul seiring dengan kasus tersebut. Catcalling adalah tindakan mengeluarkan komentar atau perilaku yang bersifat seksual atau merendahkan terhadap seseorang di tempat umum, terutama dilakukan oleh seseorang yang tidak dikenal, dengan tujuan untuk memperoleh perhatian atau membuat seseorang merasa tidak nyaman. Catcalling sering melibatkan komentar yang tidak diinginkan terkait penampilan fisik seseorang, seperti pujian yang tidak pantas atau bahkan ucapan yang mengintimidasi atau melecehkan. Ini adalah bentuk pelecehan verbal yang sering kali membuat targetnya merasa terancam atau tidak aman.Etika perilaku terhadap seseorang menjadi fokus utama, dengan perbuatan tidak menyenangkan terhadap seseorang menjadi pelanggaran terhadap norma-norma etika yang melarang perlakuan tidak pantas terhadap seseorang. Selain itu studi ini juga mengulas respon masyarakat yang luar biasa besar terhadap catcalling ini. Aksi protes dan dukungan publik yang luas menunjukkan tingkat kesadaran yang meningkat tentang isu catcalling dimasyarakat.
ANALISIS PEMBELAJARAN YANG TIDAK SESUAI DENGAN RPPH Nasution, Widya Sari; Selian, Suci Nadillah; Siregar, Innayah Ramadhani; Sagala, Pebrina Hesti
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v2i1.3548

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan untuk menunjang pembinaan dan merangsang anak sejak dini. Permasalahan yang dihadapi adalah kemampuan pendidik dalam membuat RPPH, yakni belum dapat melaksanakan dengan baik dan belum dapat menerapkan RPPH tersebut dengan benar. Adapun rencana pelaksanaan pembelajaran harian yang merupakan rancangan bagi guru untuk melaksanakan kegiatan bermain yang memfasilitas anak dalam proses belajar. Berdasarkan dari permasalahan ini penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengkaji bagaimana kemampuan membaca dan menulis anak serta apakah RPPH yang dijalankan sesuai dengan pembelajaran yang berlangsung. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif dengan cara melakukan observasi dan dokumentasi. Data dari penelitian ini adalah hasil penelitian yang dikaji terkait persoalan pembelajaran yang tidak sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran harian.