Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERATURE REVIEW ON THE OVERVIEW OF RISK FACTORS OF SEVERE PREECLAMPSIA IN PREGNANT WOMEN Solehati, Tetti; Andini, Melina Rike; Triesna, Meuthia Saulikha; Zaenal, Zabina Syaharani; Iqroansyah, Rifa Ikbal; Sakti, Dimas Wibawa; Kosasih, Cecep Eli
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 7, No 3 (2024): Journal of Maternity Care Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v7i3.12295

Abstract

Severe preeclampsia (PEB) is one of the causes of maternal death. Pregnant  mothers  must have adequate knowledge about dangerous risk factors during pregnancy, especially PEB, so that they can manage a safe pregnancy to prevent and minimize maternal or infant death. Objective: to identify risk factors for severe preeclampsia in pregnant women. Method: This research design uses a literature review by collecting articles from databases and search engines such as; PubMed, Garuda, Semantic Scholar, Neliti, and EBSCO use the keywords "pregnant women", AND "risk factors", AND "severe preeclampsia", and in Indonesian, "pregnant women" AND "risk factors" AND "severe preeclampsia". Articles were filtered based on inclusion criteria including: pregnant women as subjects, descriptive research methods, cross-sectional, English or Indonesian language, and full text in the period 2011 and 2021. A total of 5 articles were selected, and analysis was carried out. Results: Risk factors that influence the incidence of PEB in pregnant women are: maternal age, parity, education level, gestational age, history of PEB, history of DM, socio-economics, frequency of ANC, and weight gain. Meanwhile, factors that do not influence the incidence of PEB are work and the distance between pregnancies. Conclusion: Many factors influence the risk of preeclampsia. Therefore, it is recommended to provide education about prevention efforts to pregnant women who have risk factors for severe preeclampsia in their pregnancy.  
LAPORAN KASUS PENERAPAN INTERVENSI TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI UNTUK MENGATASI NYERI AKUT PADA PASIEN POST OPERASI GIANT CELL TUMOR (GCT) Andini, Melina Rike; Nugraha, Bambang Aditya; Purba, Chandra Isabella Hostanida
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.734

Abstract

Giant Cell Tumor adalah salah satu tumor tulang jinak yang memiliki pertumbuhan lokal yang agresif untuk bermetastasis. Penatalaksanaan tumor ini dapat dilakukan dengan tindakan operasi untuk mengangkat masa dan mencegah tumor menyebar. Keluhan yang dirasakan setelah tindakan pembedahan adalah nyeri post operasi karena adanya kerusakan jaringan. Manajemen nyeri dapat dilakukan dengan farmakologi dan non farmakologi. Intervensi non farmakologi yang diberikan adalah teknik distraksi dengan relaksasi genggam jari. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemberian terapi relaksasi genggam jari pada pasien dengan nyeri akut post operasi Giant Cell Tumor. Metode pada penelitian ini adalah studi kasus dengan memberikan asuhan keperawatan pada pasien. Pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan observasi. Subjek pada penelitian ini adalah satu orang pasien post operasi Giant Cell Tumor yang mempunyai masalah keperawatan nyeri akut. Pada studi kasus ini hasil menunjukkan sebelum diberikan intervensi teknik genggam jari skala nyeri yang dirasakan klien 6 (0-10) dan setelah diberikan intervensi terdapat penurunan skala nyeri menjadi 2 (0-10). Teknik distraksi dengan cara relaksasi genggam jari yang diberikan selama 20 menit perhari selama 3 hari pada pasien post operasi Giant Cell Tumor mampu menurunkan intensitas skala nyeri yang dirasakan klien dan memberikan efek rileks, tenang dan nyaman. Teknik relaksasi genggam jari ini dapat dijadikan sebagai intervensi pendamping selain pemberian obat analgetik pada pasien dengan keluhan nyeri akut post operasi Giant Cell Tumor di Rumah Sakit.