Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA BERDASARKAN METODE WORK LOAD ANALYSIS DI PT. SALIM IV OMAS PRATAMA, TBK Sihaloho, Darwin Oktavian; Harahap, Bonar; Sibuea, Siti Rahmah
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i1.12152

Abstract

PT. Salim Ivomas Pratama, Tbk adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang agribisnis (perkebunan kelapa sawit) yang memproduksi dan memasarkan minyak goreng, margarine dan shorthening. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja dan menentukan jumlah tenaga kerja optimal di Departemen Laboratorium Quality Control (QC) dengan menggunakan metode Work Load Analysis (WLA). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka dengan pengukuran waktu kerja dilakukan menggunakan stopwatch. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 15 analis yang diteliti hanya 6 analis yang memiliki nilai WLA yang sesuai yakni 100%, sedangkan 9 analis lainnya memiliki nilai WLA lebih dari 100% yang mengindikasikan adanya beban kerja yang overload. Untuk mencapai keseimbangan beban kerja, disarankan untuk menambah 3 orang analis pada bagian analis proses, masing-masing 1 orang untuk analis proses shift 1, analis proses shift 2 dan analis proses shift 3.Setelah penambahan jumlah analis, maka rata-rata nilai WLA dibagian analis proses shift 1 dari 133,10 % menjadi 99,83%, analis proses shift 2 dari 133,24% menjadi 99,93% dan analis proses shift 3 dari 132,98% menjadi 99,74% sehingga beban kerja analis menjadi seimbang dan sesuai dengan kapasitas tenaga kerja yang ada. Untuk analis instrument, analis mikrobiologi dan Inspector Oil / Chemical Incoming / Kebersihan Kendaraan Muat Barang Jadi tidak diperlukan penambahan tenaga kerja karena beban kerjayang diterima analis sudah sesuai atau normal.
OPTIMALISASI PENGELOLAHAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA UMKM TAHU DI DESA MABAR Sibuea, Siti Rahmah; Arfah, Mahrani; Dimastia, Robika
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i1.12148

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan usulan perbaikan pemesanan bahan baku dan menentukan jumlah safety stock bahan baku sehingga meminimalisir terjadinya kehanisan bahan baku. Yang dilakukan peneliti adalah perhitungan pengendalian bahan baku dengan metode EOQ yang dilakukan di UMKM tahu ruslan di desa mabar hilir , Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, wawancara, dan menggunakan metode EOQ ( economic order quantity ). Hasil penelitian ini jumlah pemesanan bahan baku yang optimal dalam sekali pesan adalah 2312 Kg, dan jumlah stock atau safety stock bahan baku adalah 40 Kg, serta reorder point untuk menghidari kekurangan bahan baku adalah 960 Kg.
Six Sigma sebagai Usulan Perbaikan Kualitas Lauric Acid untuk Mengurangi Cacat Produk di PT Soci Mas KIM I Medan Legimah, Cahya; Sibuea, Siti Rahmah; Hasibuan, Abdurrozzaq
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v2i3.398

Abstract

Dalam beberapa bulan terakhir, hasil produksi Lauric Acid 99% mengalami penurunan. Dalam proses pengolahannya terdapat banyak produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi produk sehingga produk harus dikombinasikan dengan produk lain menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih rendah yaitu menjadi Lauric Acid 75%. Faktor-faktor penyebab terjadinya penurunan konsentrasi Lauric Acid  antara lain bahan baku yang memiliki kadar air tinggi sehingga dapat mengganggu sistem vakum, metode kerja yang tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), kebocoran di kolom fraksinasi ketiga (2C503) dan kurangnya monitor dari operator di unit fraksinasi. Tentunya hal ini dapat menyebabkan turunnya keuntungan dari perusahaan apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cacat produk dan memberikan usulan perbaikan dengan menggunakan metode Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Serta menentukan faktor penyebab kerusakan produk menggunakan Diagram Sebab-Akibat (Fishbone Diagram). Berdasarkan hasil perhitungan analisa cacat produk Lauric Acid periode Januari sampai Desember 2022 ditemukan jenis cacat kontaminasi 16.310,28ton dan cacat tingginya kadar air 1749,28ton sehingga di dapat nilai Defect Per Million Oppurtinities (DPMO) 275.015,6 dengan nilai Sigma 3,50. Setelah melakukan tahapan analisa menggunakan Fishbone Diagram ditemukan faktor penyebab kerusakan produk antara lain mesin, metode, bahan baku dan manusia. Dari segi usulan perbaikan untuk meminimalisir cacat produk maka perusahaan harus melakukan overhaul setiap tahunnya, mengadakan training untuk operator yang bekerja, melakukan drain air untuk tangki feed dan mengontrol plant sesuai kapasitasnya.
Penerapan Metode Economic Production Quantity (EPQ) untuk Menghitung Tingkat Pengendalian Produksi Optimal Coffee Beans Naibaho, Sandi Prima; Sibuea, Siti Rahmah; Harahap, Bonar
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 2 No. 4 (2024): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v2i4.502

Abstract

PT Magga Coffee yang banyak dikenal dikalangan pengusaha maupun customer yang membeli biji kopi berkualitas dengan harga yang terjangkau sehingga PT  Magga Coffee berusaha dalam menyediakan biji kopi (coffe beans) dengan jumlah yang banyak, agar dapat memenuhi permintaan pelanggan Magga Coffee. Secara alami, Kopi memiliki musim panen raya yang tidak menentu setiap tahunnya dan membuat pasokan biji kopi dari petani tidak dapat dikendalikan secara signifikan yang mengakibatkan sulitnya pengusaha kopi untuk mengontrol persediaan biji kopi. Hal ini menimbulkan persediaan kurang mencukupi ketika banyaknya permintaan dan sebaliknya, persediaan menumpuk ketika permintaan konsumen menurun yang dapat mengakibatkan kerugian. Adapun untuk memaksimalkan persediaan bahan baku, penulis melakukan penelitian tentang pengoptimalan persediaan bahan baku dengan menggunakan metode Economic Production Quantity (EPQ). Pengendalian persediaan Coffee Beans memiliki pola distribusi normal, hal tersebut dapat dilihat dari data penyaluran Coffee Beans dimana hasil uji Normalitas menunjukkan hasil L_hitung dari dua periode lebih kecil dibandingkan dari L_tabel. Hasil perhitungan dengan menerapkan metode Economic Production Quantity (EPQ), menunjukkan hasil yang optimal dibandingkan dengan tanpa menggunakan metode EPQ atau perhitungan yang masih berdasarkan kondisi perusahaan. Hasil perhitungan yang diperoleh menggunakan metode EPQ yaikni tinkat optimal produksi Coffee Beans sebesar 760.495,93 kg, dengan interval waktu optimal produksi adalah 6,445 bulan setiap putaran produksinya dengan jumlah putaran produksi 1,85 bulan setiap periode, dan biaya pengadaan minimumnya adalah Rp.1.024.619. Metode Economic Production Quantity (EPQ) dapat direkomendasikan sebagai model alternatif dalam pengendaliaan persediaan bahan baku bagi perusahaan, dengan harapan dapat meningkatnya produksi dan menghemat biaya persediaan, sehingga penghematan yang diperoleh perusahaan dapat dialokasikan untuk kebutuhan yang lain.
Effect of Temperature on Moisture Content in Kernel (Palm Core) in Seed Silo by Complete Random Design Method (RAL) in Kernel Crushing Plant Unit of PT. Smart Tbk, Belawan Agfira, Utami Nanda; Harahap, Bonar; Sibuea, Siti Rahmah
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Teknik Indonesia (JU-TI), June 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/ju-ti.v3i01.563

Abstract

The moisture content in palm kernels is one of the crucial factors influencing the quality and productivity of palm oil production. This research aims to analyze the effect of temperature on the moisture content in palm kernels at the Seed Silo in the Kernel Crushing Plant Unit of PT. Smart Tbk, Belawan, using the Complete Randomized Design (CRD) method and Simple Linear Regression. The kernels were collected from several plots of oil palm plantations spread across certain areas. In the process, it is essential to understand how temperature affects the moisture content in the kernels. The study was conducted with four repetitions for each experiment to determine the moisture content analysis data of the kernels in the Seed Silo. The results of the moisture content reduction calculations showed an optimum temperature of 100°C with the lowest moisture content of 6.26%. Based on the Complete Randomized Design (CRD) method, the results showed that the F-calculated value of 3.12 was greater than the F-table value of 2.95, meaning that H0 was rejected (temperature does not affect moisture content) and H1 was accepted (temperature affects moisture content). It can be concluded that the experiments at each given temperature significantly affected the resulting moisture content. Then, using the Simple Linear Regression method, a correlation coefficient value of -1.00 was obtained, indicating a perfect negative correlation between temperature (X) and moisture content (Y). The coefficient value indicates the strength of the relationship between variables X and Y. Simple linear regression shows that the higher the temperature, the lower the moisture content in the palm kernels. The practical implications can include recommendations for optimal temperature settings in the handling and processing of palm kernels to improve the quality and productivity of the production output.
Analisis Kepuasan Pelanggan dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA) di UMKM Jajani Aja Adilah, Kurnia; Sibuea, Siti Rahmah; Arfah, Mahrani
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 2 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v2i2.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan dan kinerja karyawan UMKM Jajani aja menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Metode pengambilan data dilakukan dengan kuesioner yang dibagikan kepada pelanggan melalui social media (WhatsApp). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 86 pelanggan.  Berdasarkan hasil perhitungan nilai menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) di dapat yang pertama berada dalam Kuadran A terdapat 1 atribut. Kedua berada dalam kuadran B terdapat 4 atribut. Ketiga berada dalam Kuadran C, terdapat 8 atribut. Hasil rata-rata tingkat kepuasan pelanggan di UMKM Jajani Aja di Kec. Percut Sei Tuan sebesar 86,26% sehingga dapat di simpulkan bahawa tingkat kepuasan pelanggan di UMKM Jajani Aja di Kec. Percut Sei Tuan berada pada kategori Puas yang berarti bahwa setiap artibut tersebut melebihi harapan mengenai kepuasan.
SIMULASI PROGRAM APLIKASI EXCEL UNTUK MENENTUKAN LAMA ROL KERTAS DI GUDANG BAHAN BAKU Hasian, Putri; Sibuea, Siti Rahmah; AK, Wirda Novarika
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.8012

Abstract

Tujuan penelitian ini dirancang untuk membuat program lama rol kertas yang berada di gudang bahan baku PT. Industri Pembungkus Internasional. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Secara garis besar tahap-tahap yang dilalui mulai dari pengambilan data rol kertas sampai dengan menggunakan rumus logika IF dan Days. Program aplikasiexcel yang berfungsi untuk mengetahui usia atau lama rolkertas di dalam gudang didasari dengan adanya complain pelanggan gmengenai barang yang dipesan tidak sesuai dengan kualitas yang disepakati. Setelah dilakukan penelusuran, complain pelanggan disebabkan oleh warna cetakan tidak sesuai dan nilai Box Compression Test (BCT) tidakdapat. Hal yang disebutkan sebagai penyebab tersebut bersumber dari rol kertas yang digunakan pada proses produksi adalah rol kertas yang telah lama berada di dalam gudang. Dalam hal ini rol kertas dikatakan lama ada rol kertas yang telah 6 bulan di dalam gudang tetapi tidak dipakai atau diproduksi juga. Oleh karena itu dibutuhkan program yang dapat membantu operator dalam pengontrolan lama rol kertas di dalam gudang bahan baku PT Industri Pembungkus Internasional.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN PADA JASA DEKORASI PERNIKAHAN DENGAN METODE SERVICE QUALITY (SEVQUAL) DAN IMPORTANCE PERFORMA ANALYSIS (IPA) (STUDI KASUS : RUSTIC DECORATION MEDAN) Sibuea, Siti Rahmah; Arfah, Mahrani; Tarigan, Fachriza Ikhsan
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13116

Abstract

This study aims to evaluate the level of customer satisfaction with the quality of service provided by the Rustic Decoration Medan (RDM) wedding decoration service company. This study is motivated by the absence of a systematic evaluation of service quality during the five years of RDM's operation, even though the dynamics of competition in the decoration industry are increasing. This study uses a quantitative approach using the SERVQUAL method to measure 5 dimensions of service quality, namely tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. In addition, Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) are used to map improvement priorities and assess satisfaction levels comprehensively. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 50 respondents who were active customers in the period October to December 2024. The results of the analysis showed that the reliability dimension had the lowest level of conformity of 65%, while the empathy dimension obtained the highest level of conformity of 88.88%. The customer satisfaction index (CSI) value of 39.66% indicates that customer expectations have not been optimally met. The findings in quadrant I of IPA place the aspects of punctuality and employee responsiveness as the main priority for improvement. The results of this study are expected to provide strategic contributions to the management of RDM services and become a reference for improving service quality in the wedding decoration service sector
Analisis Pengendalian Kualitas CPO Menggunakan Metode Six Sigma di PT. Socfindo Matapao Aqila, Annisa Dillys; Sibuea, Siti Rahmah; Harahap, Bonar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8124

Abstract

Pengendalian kualitas menjadi aspek krusial dalam menjaga konsistensi mutu produk melalui pengendalian variasi proses dan penurunan tingkat cacat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas proses, tingkat kecacatan, serta mengidentifikasi faktor penyebab ketidaksesuaian mutu pada pengolahan Crude Palm Oil (CPO) di PT. Socfindo Matapao. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penerapan Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter Asam Lemak Bebas (ALB) merupakan Critical to Quality (CTQ) yang paling dominan, dengan penyebab utama kecacatan berasal dari faktor manusia, mesin, metode, bahan baku, dan lingkungan. Nilai Defect Per Million Opportunities (DPMO) sebesar 220.125,786 dan level sigma 2,27 menunjukkan bahwa proses masih berada pada tingkat kapabilitas menengah dan belum optimal. Meskipun demikian, nilai indeks kapabilitas proses (Cpk > 1) pada seluruh parameter menunjukkan bahwa proses telah memenuhi spesifikasi dan berada dalam kondisi terkendali secara statistik. Hal ini mengindikasikan bahwa adanya variasi proses yang masih cukup tinggi sehingga berpotensi menghasilkan cacat. Kesimpulannya, pengendalian kualitas masih perlu ditingkatkan untuk menurunkan variasi dan cacat proses melalui pengendalian bahan baku Tandan Buah Segar (TBS), penerapan sistem First In First Out (FIFO), pemantauan proses secara real time, serta pemeliharaan mesin secara berkala guna mendukung peningkatan kinerja kualitas secara berkelanjutan.