Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Buletin Utama Teknik

SIMULASI PROGRAM APLIKASI EXCEL UNTUK MENENTUKAN LAMA ROL KERTAS DI GUDANG BAHAN BAKU Hasian, Putri; Sibuea, Siti Rahmah; AK, Wirda Novarika
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.8012

Abstract

Tujuan penelitian ini dirancang untuk membuat program lama rol kertas yang berada di gudang bahan baku PT. Industri Pembungkus Internasional. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Secara garis besar tahap-tahap yang dilalui mulai dari pengambilan data rol kertas sampai dengan menggunakan rumus logika IF dan Days. Program aplikasiexcel yang berfungsi untuk mengetahui usia atau lama rolkertas di dalam gudang didasari dengan adanya complain pelanggan gmengenai barang yang dipesan tidak sesuai dengan kualitas yang disepakati. Setelah dilakukan penelusuran, complain pelanggan disebabkan oleh warna cetakan tidak sesuai dan nilai Box Compression Test (BCT) tidakdapat. Hal yang disebutkan sebagai penyebab tersebut bersumber dari rol kertas yang digunakan pada proses produksi adalah rol kertas yang telah lama berada di dalam gudang. Dalam hal ini rol kertas dikatakan lama ada rol kertas yang telah 6 bulan di dalam gudang tetapi tidak dipakai atau diproduksi juga. Oleh karena itu dibutuhkan program yang dapat membantu operator dalam pengontrolan lama rol kertas di dalam gudang bahan baku PT Industri Pembungkus Internasional.
ANALISA EFEKTIVITAS MESIN ELECTRONIC PINHOLE TESTING (EPT) PADA PROSES INSPEKSI SURGICAL GLOVES DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DI PT. MEDISAFE TECHNOLOGIES AK, Wirda Novarika; Suliawati, Suliawati; Marthin, Andika
Buletin Utama Teknik Vol 20, No 3 (2025): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v20i3.11471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin Electronic Pinhole Testing (EPT) di PT. Medisafe Technologies menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness, mengetahui nilai faktor six big losses yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE pada mesin EPT dan melakukan analisis terhadap faktor yang paling berpengaruh untuk dilakukan perbaikan dengan menggunakan causeandeffect diagram. Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas mesin yang didasarkan pada 3 faktor yaitu ketersediaan waktu kerja (availability), performa mesin (performance) dan kualitas produk (quality). Diperoleh nilai OEE mesin EPT di PT. Medisafe Technologies periode Januari 2025 yaitu (90,71%), Februari 2025 (82,89%), Maret 2025 (80,83%) dan April 2025 (88,83%). Faktor sixbiglosses yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah Reduce Speed Losses di bulan Maret 2025 (13,33%) dan Idlingand Minor Stoppages Losses di bulan Januari 2025 (12,36%). Faktor yang paling berpengaruh untuk dilakukan perbaikan dengan menggunakan causeandeffect diagram adalah manusia, material, metode, mesin dan lingkungan. Berdasarkan hasil analisis penyebab terjadinya kegagalan yaitu kerusakan mesin, mesin sering breakdown dan teknisi kurang memahami kemampuan mesin, sehingga disarankan untuk lebih memperhatikan kinerja mesin dengan melakukan perawatan mesin secara berkala.
RE- DESAIN MEJA DAN KURSI ALAT SKIR DISC OR GATE VALVE YANG ERGONOMIS BAGI PENGRAJIN VALVE KEC. SENAMBAH TANJUNG MUDA HILIR PADA UD. SAKA TEKNIK Suliawati, Suliawati; AK, Wirda Novarika; Pane, Ridho Smith
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i1.12146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang meja dan kursi alat skir disc or gate valve yang ergonomis bagi pengrajin valve di UD. SAKA TEKNIK. Proses penyekiran valve saat ini masih menggunakan meja putar tradisional yang menyebabkan ketidaknyamanan kerja dan berisiko menimbulkan cedera muskuloskeletal akibat postur tubuh yang tidak ergonomis. Untukmengidentifikasi keluhan pekerja, penelitian ini menggunakan metode Nordic Body Map (NBM), yang menunjukkan tingkat ketidaknyamanan tinggi, serta analisis antropometri guna memastikan desain yang sesuai dengan dimensi tubuh pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meja dan kursi skir yangd irancang ulang dengan mempertimbangkan faktor ergonomis dapat mengurangi risiko cedera, meningkatkan kenyamanan, dan mendukung produktivitas kerja. Desain yang diusulkan memiliki dimensi yang disesuaikan dengan tinggi popliteal, lebar pinggul, serta tinggi siku duduk pekerja agar postur tubuh tetap ideal selama proses penyekiran. Implementasi desain ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja dan kesejahteraan pekerja di UD. SAKA TEKNIK, serta menjadi acuan bagi industri serupa dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman.
SIMULASI PROGRAM APLIKASI EXCEL UNTUK MENENTUKAN LAMA ROL KERTAS DI GUDANG BAHAN BAKU Hasian, Putri; Sibuea, Siti Rahmah; AK, Wirda Novarika
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 2 (2024): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i2.8012

Abstract

Tujuan penelitian ini dirancang untuk membuat program lama rol kertas yang berada di gudang bahan baku PT. Industri Pembungkus Internasional. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Secara garis besar tahap-tahap yang dilalui mulai dari pengambilan data rol kertas sampai dengan menggunakan rumus logika IF dan Days. Program aplikasiexcel yang berfungsi untuk mengetahui usia atau lama rolkertas di dalam gudang didasari dengan adanya complain pelanggan gmengenai barang yang dipesan tidak sesuai dengan kualitas yang disepakati. Setelah dilakukan penelusuran, complain pelanggan disebabkan oleh warna cetakan tidak sesuai dan nilai Box Compression Test (BCT) tidakdapat. Hal yang disebutkan sebagai penyebab tersebut bersumber dari rol kertas yang digunakan pada proses produksi adalah rol kertas yang telah lama berada di dalam gudang. Dalam hal ini rol kertas dikatakan lama ada rol kertas yang telah 6 bulan di dalam gudang tetapi tidak dipakai atau diproduksi juga. Oleh karena itu dibutuhkan program yang dapat membantu operator dalam pengontrolan lama rol kertas di dalam gudang bahan baku PT Industri Pembungkus Internasional.
ANALISIS FREE FATTY ACID (FFA) DAN COLOUR UNTUK MENGENDALIKAN MUTU MINYAK GORENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT. XYZ Suliawati, Suliawati; AK, Wirda Novarika; Sumbayak, Roma Seharty S.
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13123

Abstract

PT. XYZ  merupakan salah satu produsen dalam industri manufaktur yang memproduksi minyak goreng kelapa sawit di Sumatera Utara. Pada saat ini berdasarkan data yang peneliti dapatkan selama bulan Januari s/d Maret tahun 2024 perusahaan memiliki permasalahan kualitas produk minyak goreng. Jenis reject yang terjadi adalah colour outspec dan free fatty acid (FFA) outspec. Kadar free fatty acid (FFA) dan colour merupakan parameter penting yang mempengaruhi kualitas minyak goreng. Berdasarkan analisa diagram pareto diperoleh colour outspec dengan bobot sebesar 70,16% dan free fatty acid (FFA) outspec dengan bobot 29,84% oleh sebab itu akan dilakukan analisis untuk memperbaiki kedua jenis reject tersebut menggunakan metode six sigma. Metode Six Sigma diterapkan untuk mengidentifikasi dan mengurangi permasalahan dalam proses produksi, sehingga dapat meningkatkan kualitas minyak goreng yang dihasilkan.Metode penelitian ini meliputi pengumpulan data, pengolahan data dengan penerapan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dan analisa beserta evaluasi. Dengan penerapan Six Sigma, PT. XYZ dapat mengurangi tingkat cacat produk dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode Six Sigma efektif dalam mengendalikan mutu minyak goreng dengan memantau kadar FFA dan warna.
PERBAIKAN KUALITAS JERRYCAN 5 LITER DENGAN METODE SIX SIGMA DAN FMEA DI PT PERMATA HIJAU GROUP AK, Wirda Novarika; Suliawati, Suliawati; Tampubolon, Soritua Bill Clinton
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13128

Abstract

Kompetisi dalam dunia yang bisnis semakin ketat membuat perusahaan harus lebih mengembangkan ide- ide baru agar dapat memperoleh cara yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan dan target perusahaan. Produsen minyak goreng selalu berusaha supaya produknya sukses di pasaran dengan cara meningkatkan kualitas produknya dan meninimalisir jumlah produk cacat dalam proses produksinya, terutama dalam hal pengemasan minyak goreng dengan menggunakan jerrycan. Perusahaan dapat menganalisis kecacatan atau kegagalan produk dengan menggunakan metode six sigma dan metode fuzzy FMEA (failure mode and effect analysis). Penggunaan metode Six Sigma dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas jerrycan yang dihasilkan oleh perusahaan relatif baik yaitu 3,94 sigma, dengan tingkat kerusakan 7323,713 untuk sejuta produksi (DPMO). Dalam penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa ada tiga jenis defect tertinggi yaitu: topload sebesar 25,0%, droptest sebesar 25,0% dan partingline sebesar 18,7%. Metode ini mempunyai kelebihan, yaitu dapat mencegah atau mendeteksi lebih dini dari kerusakan yang dialami dan dapat menentukan jenis kerusakan mana yang harus diprioritaskan untuk diberikan solusinya secara bertahap Adapun Dari analisa FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) Produk Jerrycan Reject Topload yang memiliki nilai RPN (Risk Priority Number) terbesar yaitu berat jerrycan dibawah standar dengan nilai RPN (Risk Priority Number) sebesar 36.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK SARUNG TANGAN SURGICAL DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PROSES INSPECTION DI PT. MEDISAFE TECHNOLOGIES Hasibuan, Abdurrozzaq; AK, Wirda Novarika; Sihaloho, Erwin Dani Winata
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarung tangan surgical melalui penerapan metode Six Sigma. Sarung tangan surgical merupakan salah satu produk yang sering digunakan dalam berbagai industri, terutama dalam bidang kesehatan. Namun, sering kali ditemukan masalah kualitas yang dapat mempengaruhi fungsi dan keamanannya. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan yang sistematis dan terukur untuk mengurangi cacat produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Six Sigma, yang merupakan pendekatan manajemen kualitas yang bertujuan untuk mengurangi variasi dan cacat dalam proses produksi. Dalam implementasinya, Six Sigma menggunakan langkah-langkah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) untuk mengidentifikasi akar masalah, mengukur performa, menganalisis data, dan melakukan perbaikan berkelanjutan.dari hasil penelitian diperoleh di PT.Medisafe Technologies cacat yang paling besar yaitu hole cuff 37,8%,hole fingger 17,3%,weaknes 16,7%,hole palm 13,70% dan hole between fingger 13,7% dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Six Sigma mampu mengurangi tingkat cacat pada produk sarung tangan latex secara signifikan. Setelah dilakukan analisis dan perbaikan, jumlah cacat per juta peluang (DPMO) berkurang, dan level sigma meningkat. Selain itu, penelitian ini juga menemukan faktor-faktor kunci yang berkontribusi terhadap cacat produk, seperti variasi bahan baku, mesin,lingkungan dan man power.Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Six Sigma efektif dalam meningkatkan kualitas sarung tangan latex dan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mencapai proses produksi yang lebih efisien dan berkualitas.