Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FENOMENA BUGIS MIGRAN DI KALIMANTAN UTARA 1998-2020: Telaah Atas Kehidupan Penduduk Migran Suku Bugis di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara Adriana; Temarwut, Rahma; Farid, Muhammad
BANDA HISTORIA: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya Vol 1 No 2 (2023): BANDA HISTORIA : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya
Publisher : Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/bastoria.v1i2.337

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang menjadi penyebabkan masyarakat suku Bugis bermigrasi ke kabupaten nunukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan perspektif fenomenologi. Penelitian ini menemukan hasil bahwa latar belakang atau penyebab suku Bugis bermigrasi ke kabupaten nunukan karena Orang Bugis lekat dengan budaya migrasi karena ketangkasannya berlayar. Ini erat dengan hukum pelayaran dan perdagangan, 'Sompe’ yang dilakukan orang Bugis telah mengalami perkembangan dan perubahan, utamanya berkaitan dengan faktor- faktor 'sompe’ tersebut. Perubahan-perubahap ini melahirkan hubunganhubungan baru yang tidak lagi mencerminkan hubungan elit semata, tetapi bersentuhan dengan lapisan masyarakat bawah. Wilayah Kabupaten Nunukan yang secara administrative terletak dibagian utara Pulau Kalimantan merupakan salah satu tempat migrasi terbesar orang Bugis, jika dibandingkan dengan wilayah lain yang ada di Indonesia. Di Kabupaten Nunukan orang Bugis beradaptasi dan membangun kehidupan di tanah yang baru.
WANDAN DALAM MEMORI SEJARAH: Eksodus Orang Banda di Kepulauan Key Abad XVII dalam Ingatan Kolektif Masyarakat Banda Eli dan Banda Elat Abidin, Megawati; Renyaan, Kasman; Temarwut, Rahma
BANDA HISTORIA: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya Vol 2 No 1 (2024): BANDA HISTORIA : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya
Publisher : Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/bastoria.v2i1.378

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang Wandan dalam Memori Sejarah: Eksodus Orang Banda di Kepulauan Key Abad XVII dalam Ingatan Kolektif Masyarakat Banda Eli dan Banda Elat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan penyebab dan proses eksodus orang Banda ke Kepulauan Kei Abad XVII serta penyesuaian kehidupan mereka setelah berada di Kepulauan Kei. Penelitian ini mengunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan melalui tahapan heuristik, yakni mengumpulkan data memalui studi pustaka, arsip dan dokumentasi, wawancara. Data yang terkumpul lalu divervikasi melalui kritik sumber dan diinterpertasi untuk menemukan fakta atas kisah dan peristiwa sejarah yang dilukiskan, selanjutnya dirangkai dalam narasi sejarah berbentuk historiografi. Hasil penelitian menemukan, bahwa Wandan merupakan sebuah identitas budaya dan sejarah dari orang asli Banda, yang kini dapat dijumpai di Banda Eli dan Banda Elat Kepulauan Kei. Terdapat empat faktor yang mendorong eksodus itu Pertama, peristiwa meletusnya gunung Api Banda, Kedua terjadinya peperangan di Pulau Ay antara Belanda dan penduduk Ay pada 1615. Ketiga, demi mempertahankan akidah Islam dari pengaruh VOC Belanda, sehingga hijarah ke Pulau Key (Banda Eli dan Banda Elat). Keempat, peristiwa genosida Banda pada 1621. Kehadiran para eksodus Banda kala itu disambut baik oleh penguasa di sana. Mereka beradaptasi hidup rukun dan saling menghargai. Kini identias Wandan (orang Banda Eli dan Elat), terus hidup dan diabadikan melalui marga-marga yang menyerupai nama negeri mereka dahulu di Banda, di antaranya marga Latar, Lonthor, Selamon/Selamun, Roseinggin, Uar, Sairun dan beberapa magra lainnya yang bercirikan asli Banda di Kepulauan Kei.
ANALISIS BUKU SEJARAH LOKAL “BANDA DALAM SEJARAH PERBUDAKAN DI NUSANTARA” KARYA USMAN THALIB DAN LA RAMAN DAN IMPLEMENTASINYA DALAM MATAKULIAH SEJARAH LOKAL TEMARWUT, RAHMA
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 2 (2024): PARADIGMA JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v10i2.433

Abstract

Pemilihan pembeajaran sejarah lokal sudah selayaknhya memilih buku sejarah lokal yang sesuai dengan kebutuhan belajar. Tujuan dalam penelitian analisis buku sejarah lokal ini adalah untuk bisa menjwab permasalahan pembe;ajaran sejarah di Lembaga Pendidikan sekolah maupun perguruan tinggi dengan memberikan sumber buku sejarah lokal yang tepat dan akurat dalam membahas content sejarah lokal daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode Analsisi deskriftif kualitatif dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan Teknik analisis konten dalam buku sejarah lokalyang dapat digunakan sebagai sumber belajar sejarah lokal. Hasil dari penelitian analisis ini adalah menunjukan bahwa konten yang dianalisi dalam buku sejarah Banda Dalam Sejarah Perbudakan di Nusantara “Swastanisasi Dan Praktik Kerja Paksa Di Perkebunan Pala Kepulauan Banda Tahun 1770-1860” ini, dapat digunakan sebagai sumber belajar sejarah lokal di sekolah maupun perguruan tinggi. Pada sekolah buku ini dapat diajarkan pada siswa SMA kelas 11 di Banda Naira dengan materi Imperialisme dan Kolonialisme di Indonesia. Selain itu, buku ini juga dapat digunakan sebagai sumber belajar sejarah11Mahasiswa Program Studin Pendidikan ejarah dalam mata Kuliah Sejarah Lokal. Karena konten yan ada pada buku ini memuat peristiwa penting yang gterjadi dalam perbudakan yang terjadi di Banda naira abad 17-18.
MEMBANGUN CRITICAL THINKING DAN HISTORICAL AWARNESS MAHASISWA MELALUI SITUS PENINGGALAN SEJARAH PADA MAHASISWA SEMESTER II PRODI SEJARAH UNIVERSITAS BANDA NAIRA Temarwut, Rahma
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 1 (2024): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v10i1.370

Abstract

Pembelajaran pada abad 21 sangatlah penuh dengan tantangan sama halnya dengan pembelajaran sejarah. Kurikulum menuntut mahasiswa untuk memiliki cara berfikir kritis serta dalam pembelajaran sejarah juga sebagai warga negara kita dituntut untuk memiliki kesadaran sejarah. Tujuan dalam Penelitian ini dilakukan untuk membangun critical thinking dan Historical Awareness mahasiswa program studi Pendidikan sejarah Universitas Banda Naira melalui situs sejarah di Banda Naira dan Kota Ambon Provinsi Maluku. Penelitian ini menggukan metode deskriftif kualitatif dan naturalistic inkuiri. Sampel penelitian ini diambil pada mahasiswa Pendidikan sejarah semester II yang terdiri dari 23 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1. Melalui situs sejarah seperti Benteng Belgica, Benteng Nassau, Benteng Amsterdam, Benteng Victoria, Museum Siwalima, Gereja Tua, Istana Mini di kecamatan Banda Naira kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku dapat membentuk Critical Thinking and Historical Awareness mahasiswa program studi Pendidikan Sejarah Universitas Banda Naira. 2. Mahasiswa memiliki cara berfikir kritis saat dilapangan dengan aktif bertanya. 3. Kesadaran sejarah mahasiswa terbentuk dengan memahami konteks perjuangan orang tua mereka di masa lalu dengan melawan Belanda. 4. Mahasiswa mampu memahami secara kritis latar belakang keberadaan kolonialisme di Indonesia khususnya di Maluku Banda dan Ambon.
History of the Development of Pala Agrotourism in the Banda Islands District from 2005 to 2024 Lasatu, Jamila; Amsi, Najirah; Temarwut, Rahma
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4565

Abstract

The Banda Islands, located in Maluku Province, Indonesia, are historically known as the “Spice Islands” due to their central role in the global nutmeg trade. Nutmeg (Myristica fragrans Houtt.) is not only a key economic commodity but also an essential part of the cultural identity and historical heritage of the local community. This study employs a qualitative approach using historical research (historiography) methods to examine the development of nutmeg agro-tourism in the Banda Islands District from 2005 to 2024. Historical research systematically reconstructs past events through stages of heuristics, verification, interpretation, and historiography, enabling an understanding of the social, economic, and cultural dynamics influencing agro-tourism development. Tourism serves as a significant driver of economic growth, generating social and cultural benefits when properly managed. The development of nutmeg agro-tourism in Banda Besar highlights the region’s historical legacy while promoting community income and regional revenue. Traditional post-harvest processing practices and local cultural expressions further enrich the tourism experience, strengthening the integration of heritage preservation and sustainable economic development in the Banda Islands.