Polma Ria Metawati Panjaitan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Karakteristik Individu Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) Di Rumah Sakit Umum Ridos Medan Tahun 2024 Polma Ria Metawati Panjaitan; Mediana Br. Sembiring
Jurnal Medika Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Medika Nusantara
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v2i2.1121

Abstract

Antenatal Care (ANC) examinations are an important strategy in reducing the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR), which are currently still high. Ridos Medan General Hospital is one of the hospitals that provides Antenatal Care (ANC) examinations with a low percentage of pregnant women who make repeat visits for Antenatal Care (ANC) examinations, namely 889 pregnant women who carry out Antenatal Care (ANC) examinations while those who do There will only be 498 pregnant women repeat visits for Antenatal Care (ANC) examinations in 2022. This type of research is a survey with an explanatory research type, which aims to explain the influence of individual characteristics (age, education, occupation, parity, health condition, pregnancy interval, income). , distance, attitude, knowledge, husband's support, and satisfaction with health workers) on interest in repeat visits for Antenatal Care (ANC) examinations at Ridos Medan General Hospital in 2023. The research was conducted at Ridos Medan General Hospital. The population in this study were pregnant women. The sampling technique was Accidental Sampling as many as 89 people. The data analysis used is multiple linear regression. The results of the study show that the variables that influence interest in repeat visits for Antenatal Care (ANC) examinations are education, knowledge, attitudes and satisfaction with health workers. The contribution of these four variables to interest in repeat visits for Antenatal Care (ANC) examinations was 57%. Of the four variables, the one with the strongest influence on interest in repeat visits for Antenatal Care (ANC) examinations is knowledge (B=0.475). Respondents' interest in repeat visits for Antenatal Care (ANC) examinations was generally in the low category, namely 40.4%, medium at 32.6%, and high interest in repeat visits for Antenatal Care (ANC) examinations at 27.0%. In an effort to increase interest in repeat visits for Antenatal Care (ANC) examinations, efforts must be made, namely advocacy and socialization about Antenatal Care (ANC) examinations, carrying out Antenatal Care (ANC) examinations according to standards, training related health workers and it is hoped that health workers will improve the quality of service by being friendlier, more alert, attentive and clear in conveying information.
HUBUNGAN PIJAT BAYI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI USIA 3-6 BULAN DI PMB AIDA NOSPITA KEC. LABUHAN DELI KAB. DELI SERDANG TAHUN 2024 Subroto, Edi; Audry , Vidya Silvyani; Hutabarat, Dewi Sartika; Ernamari; Wahyuni, Retno; Markus Doddy Simanjuntak; Polma Ria Metawati Panjaitan
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 2 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan motorik merupakan sesuatu proses gerak yang langsung melibatkan otot- otot untuk bergerak dan proses persarafan yang menjadi seseorang mampu menggerakkan tubuhnya. Kementerian Kesehatan RI menyatakan di Indonesia sebesar 16% bayi mengalami gangguan perkembangan saraf dan otak mulai ringan sampai berat. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pada pertumbuhan Motorik adalah dengan melakukan pemijatan. penelitian ini untuk melihat hubungan pijat bayi dengan perkembangan motorik pada bayi usia 3-6 bulan di PMB Aida Nospita. Metode : Desain penelitian ini menggunakan survey analitik observasional dengan desain penelitian korelasi dan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari subjek penelitian dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Non probability sampling yang dipilih secara total sampling yang terdiri dari 30 responden.
Aktualisasi Profesional, Inovatif dan Kolaboratif dalam Konseling Prakonsepsi dan Perencanaan Keluarga Di Klinik Pratama Vina Medan Ninsah Mandala Putri; Gusti Artha Nainggolan; Polma Ria Metawati Panjaitan; Keiza S.A Rajagukguk
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengaktualisasikan profesionalisme mahasiswa Program Studi Kebidanan Program Sarjana Semester III STIKes Mitra Husada melalui kegiatan konseling prakonsepsi dan perencanaan keluarga di Klinik Pratama Vina Kota Medan. Kegiatan ini dirancang sebagai wahana pembelajaran aplikatif yang mengintegrasikan teori dengan praktik nyata, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan reproduksi di masyarakat. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif dengan melibatkan mahasiswa secara aktif dalam pemberian konseling kepada wanita usia subur dan/atau pasangan usia subur, di bawah pendampingan dosen pembimbing dan preseptor klinik. Tahapan kegiatan meliputi pra-kegiatan (koordinasi, perizinan, analisis kebutuhan, pembekalan mahasiswa, dan simulasi), inti kegiatan (orientasi lapangan, pelaksanaan konseling prakonsepsi dan perencanaan keluarga, penerapan inovasi media edukasi, serta kolaborasi interprofesional), dan pasca-kegiatan (monitoring, evaluasi, refleksi, serta pelaporan). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu melaksanakan asuhan kebidanan secara sistematis dengan menerapkan komunikasi terapeutik, etika profesi, dan prinsip pelayanan prima (service excellent). Masyarakat sasaran menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai kesiapan prakonsepsi, kesehatan reproduksi, serta pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Selain itu, kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk mengembangkan inovasi sederhana dalam pelayanan, seperti penggunaan media edukasi kreatif yang meningkatkan efektivitas komunikasi kesehatan. Pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat ganda, yaitu peningkatan kompetensi profesional, inovasi, dan kemampuan kolaboratif mahasiswa kebidanan, serta peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan kehamilan dan keluarga yang sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran dan pelayanan kebidanan promotif-preventif yang berkelanjutan.