Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU DALAM PEMBERIAN MP-ASI BERDASARKAN PRINSIP GIZI SEIMBANG GUNA CEGAH STUNTING Situmorang, Tetti Seriati; Situmorang, Ita Purnama Sari; Pinem, Srilina; ernamari; Munthe, Juliana; Marliani
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i4.1094

Abstract

Stunting pada balita merupakan salah satu masalah gizi signifikan yang menjadi perhatian global, dengan prevalensi mencapai 22,3% atau 148,1 juta jiwa pada tahun 2022. Di Asia, lebih dari setengah balita stunting dunia (76,6 juta) berada di wilayah ini. Di Sumatera Utara, praktik pemberian MP-ASI menunjukkan ketidakberagaman sebesar 34,2%, ketidaksesuaian frekuensi makan minimal sebesar 46,4%, dan ketidaksesuaian diet minimal yang diterima anak sebesar 59,1%. Selain itu, 16,4% anak usia 6-23 bulan tidak mengonsumsi protein hewani. Balita tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya secara mandiri, sehingga orang tua menjadi determinan utama dalam pemenuhan gizi anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam memberikan MP-ASI berdasarkan prinsip gizi seimbang. Mitra dalam kegiatan ini adalah Klinik Pratama Vina di Kota Medan. Metode yang digunakan meliputi edukasi tentang MP-ASI sesuai prinsip gizi seimbang, simulasi pengolahan MP-ASI, serta pendampingan dan pemantauan pemberian MP-ASI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu mengenai MP-ASI dari rata-rata 60,5 pada pre-test menjadi 89,1 pada post-test. Rata-rata ibu berhasil menerapkan prinsip gizi seimbang dalam pemberian MP-ASI selama 27 hari, dengan kegagalan penerapan selama rata-rata 3 hari. Simpulan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan ibu dalam pemberian MP-ASI berdasarkan prinsip gizi seimbang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan penerapan pola pemberian MP-ASI yang lebih baik. Kata Kunci: Pemberdayaan, Ibu, MP-ASI, Gizi Seimbang, Stunting
HUBUNGAN PIJAT BAYI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK BAYI USIA 3-6 BULAN DI PMB AIDA NOSPITA KEC. LABUHAN DELI KAB. DELI SERDANG TAHUN 2024 Subroto, Edi; Audry , Vidya Silvyani; Hutabarat, Dewi Sartika; Ernamari; Wahyuni, Retno; Markus Doddy Simanjuntak; Polma Ria Metawati Panjaitan
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 2 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan motorik merupakan sesuatu proses gerak yang langsung melibatkan otot- otot untuk bergerak dan proses persarafan yang menjadi seseorang mampu menggerakkan tubuhnya. Kementerian Kesehatan RI menyatakan di Indonesia sebesar 16% bayi mengalami gangguan perkembangan saraf dan otak mulai ringan sampai berat. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pada pertumbuhan Motorik adalah dengan melakukan pemijatan. penelitian ini untuk melihat hubungan pijat bayi dengan perkembangan motorik pada bayi usia 3-6 bulan di PMB Aida Nospita. Metode : Desain penelitian ini menggunakan survey analitik observasional dengan desain penelitian korelasi dan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari subjek penelitian dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Non probability sampling yang dipilih secara total sampling yang terdiri dari 30 responden.