Sri Lahir
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Menulis Teks Deskriptif Sederhana melalui Model Pembelajaran Kooperatif STAD Sri Lahir
Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nakula.v2i3.1207

Abstract

This research aims to improve Learning Achievement in Writing Simple Descriptive Texts Through the STAD Cooperative Learning Model for Class IXB Negeri 6 Sukoharjo Students in Semester 1 of the 2022/2023 Academic Year" The research method uses Classroom Action Research which is carried out in two cycles, each cycle consists of two meetings, with four stages of research: planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study are students of Class IXB Negeri 6 Sukoharjo in Semester 1 of the 202/2023 Academic Year with a total of 36 students. The data collection techniques used are observation, interviews, tests, and documentation. The data analysis used in this study is a qualitative descriptive analysis. The result of this study is to improve Learning Achievement in Writing Simple Descriptive Texts Through the STAD Cooperative Learning model. The results of the success in this study are evidenced by the increase in student learning outcomes in the first cycle of students who managed to get KKM scores, an increase from the initial condition of 18 students (50%) to 23 students (64%) or there was an increase of 14% compared to the initial condition. Meanwhile, in the second cycle, it increased to 32 students (88.8%) or there was an increase of 24.8% from before. Based on the results of this study, it can be concluded that the application of the STAD Learning Model can improve the learning outcomes of Writing Simple Descriptive Texts in Class IXB Negeri 6 Sukoharjo students in Semester 1 of the 2022/2023 Academic Year.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, DAN PARTISIPATIF KEPALA SEKOLAH TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN Fahrudin, Arif; Rosid Ridlo; Suharno; Bambang Sumardjoko; Sri Lahir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.56518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan partisipatif kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung peningkatan mutu pendidikan, sekaligus masih terbatasnya kajian yang membandingkan kedua model kepemimpinan tersebut secara mendalam dalam konteks sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif yang dilakukan pada dua sekolah menengah dengan karakteristik kepemimpinan yang berbeda. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, member checking, dan audit trail. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu penguatan visi dan budaya pembelajaran melalui kepemimpinan transformasional, peningkatan partisipasi guru dalam pengambilan keputusan melalui kepemimpinan partisipatif, serta kontribusi kedua model kepemimpinan terhadap kualitas pembelajaran. Kepemimpinan transformasional lebih efektif dalam mendorong inovasi pembelajaran, motivasi guru, dan pengembangan budaya akademik, sedangkan kepemimpinan partisipatif lebih efektif dalam membangun kolaborasi, komunikasi organisasi, dan komitmen kolektif guru. Temuan penelitian menegaskan bahwa kedua model kepemimpinan bersifat komplementer dan perlu diintegrasikan sesuai kebutuhan organisasi sekolah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori kepemimpinan pendidikan dan memberikan rekomendasi praktis bagi kepala sekolah serta pengambil kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.