Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tinjauan Perlindungan Tanaman menggunakan DNA Ekstraseluler (exDNA) Musuh Fauziah, Tessa
Indonesian Journal of Agrotech Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Agrotek Indonesia (Indonesian Journal of Agrotech)
Publisher : Faculty of Agriculture Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33661/jai.v8i1.9061

Abstract

Pests, pathogens and weeds are enemies of plants that cause a decrease in crop productivity to a decrease in production which leads to a decrease in farmers' income. So far, farmers have controlled the population of these plant pests using chemical pesticides because they are effective, cheap and fast. However, the use of these chemical pesticides has a negative impact on the environment because the chemical residues will settle in the soil and can contaminate agricultural produce, water and air, which can have an impact on human health. exDNA technology can be an alternative to biopesticides and plant vaccines to control pests, weeds and pathogens. Extracellular DNA referred to in this context is DNA outside the function of genetic inheritance. Recently it was discovered that the functional role of new DNA is that it can produce growth inhibitory effects in specific organisms (organisms within one species) and acts as an elicitor, inducing a defense system in organisms outside the species of origin exDNA (non-self). Here, the authors provide an overview of plant responses to extracellular DNA to its application in agriculture as a technology for plant protection. Keywords: biopesticide; extracellular DNA; non-self exDNA; self-exDNA; plant vaccines
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pengolahan Lidah Buaya Menjadi Produk Bernilai Ekonomi pada Kelompok Sakurmika Alam SMAN 2 CIKAMPEK Syahputra, Ali Fahmi; Fauziah, Tessa; Melani, Ana; Fauziah, Syifa; Supriadi, Devie Rienzani
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6277

Abstract

SAKURMIKA ALAM, adalah kelompok guru dan siswa di SMAN 2 Cikampek yang terbentuk sebagai jawaban dari keresahan terhadap lingkungan, baik karena banyak sampah dan tata kelolanya juga terhadap optimalisasi lingkungan yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan. Kelompok ini bertujuan agar siswa memiliki bekal kemampuan dan pengetahuan di bidang budidaya pertanian, budidaya ikan tawar dan tata kelola sampah. Anggota tim terdiri dari siswa yang tertarik dalam budidaya tanaman perkotaan dan seiring dengan perkembangan melakukan berbagai kegiatan budidaya, contohnya cincau, melon dan lidah buaya. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok SAKURMIKA ALAM dalam budidaya dan pengolahan lidah buaya. Hal ini penting mengingat lulusan SMAN 2 Cikampek masih banyak yang menganggur, sehingga kelompok ini diharapkan menjadi solusi untuk menumbuhkan minat berwirausaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi siswa. Lidah buaya dipilih karena mudah dijumpai, memiliki potensi yang melimpah, dan banyak manfaat bagi kesehatan.Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi budidaya lidah buaya yang baik, pelatihan hilirisasi produk olahan, dan pelatihan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah Andragogik dan Pilot Project aplikasi teknologi tepat guna. Hasil PkM menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar ≥80% di kedua aspek. Tiga produk olahan lidah buaya berhasil diciptakan: bubuk lidah buaya, lidah buaya kupas, dan minuman lidah buaya. Peningkatan ini diharapkan dapat menjadi bekal kewirausahaan bagi siswa lulusan SMAN 2 Cikampek. 
UJI PERTUMBUHAN MISELIA ISOLAT TERSELEKSI DAN 2 TETUA JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae) PADA G4 MEDIA PDA DAN G5 MEDIA BAGLOG SECARA IN VITRO Fitri, Nurul Andini; Lestari, Ani; Fauziah, Tessa
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v11i1.5625

Abstract

Jamur merang merupakan salah satu jamur konsumsi yang banyak disukai oleh masyarakat karena rasanya yang enak, teksturnya yang halus serta memiliki kandungan gizi yang banyak. Karena permintaan pasar yang tinggi, jamur merang memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. Namun, salah satu kendala dalam budidaya jamur merang adalah bibit jamur yang kualitasnya belum memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat dengan pertumbuhan miselia terbaik pada media PDA dan media baglog untuk dijadikan bibit sebar G5. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang yang berlokasi di Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang pada bulan Maret sampai Mei 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yang terdiri dari 6 faktor. isolat yaitu isolat jamur merang jenis putih dan jamur merang jenis semi, serta isolat jamur merang Faperta Unsika (hasil persilangan dari jamur merang jenis putih, dan jamur merang jenis semi) yang meliputi isolat FP001, FP003, FP005 FP010 dan diulang sebanyak 5 kali. Pengaruh perlakuan dianalisis dengan analisis ragam taraf 1%, kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT ( Duncan Multiple Range Test ) pada taraf 1%. Parameter yang diamati meliputi diameter pertumbuhan miselia G4 media PDA, laju pertumbuhan miselia G4, panjang pertumbuhan miselia G5 media baglog dan laju pertumbuhan miselia G5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata antara pertumbuhan miselia isolat terseleksi dan 2 tetua jamur dari koleksi Faperta Unsika pada media PDA G4 dan media baglog G5. Isolat FP005 memberikan hasil terbaik pada diameter pertumbuhan miselia media PDA sebesar 7,382 cm dengan laju pertumbuhan terbaik pada hari ke-2 sampai ke-3 sebesar 3,890 cm/hari. Isolat FP003 memberikan hasil terbaik pada panjang pertumbuhan miselia media baglog sebesar 14,002 cm dengan laju pertumbuhan terbaik pada hari ke-8 sampai ke-9 sebesar 2,034 cm/hari. Dari hasil penelitian ini, diharapkan isolat jamur merang Faperta Unsika FP005 dan FP003 dapat dijadikan kandidat bibit sebar jamur merang unggul untuk mengembangkan budidaya jamur merang di Karawang. Kata Kunci : Isolat, Jamur Merang, Miselia, Media