Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FUNGSI- FUNGSI MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING Cintiya Amelia Putri; Fauziah Amelia Siregar; Aulia rasyicha Lubis
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/ljpbk.v1i1.790

Abstract

Dalam dunia pendidikan manajemen sangat diperlukan dalam layanan bimbingan dan konseling, karena dengan adanya manajemen dapat membantu mempermudah dalam mempersiapkan rencana di dalam sebuah organisasi. Penerapan penerapan fungsi manajemen di suatu organisasi seperti perencanaan, pengorganisasian, pengawasan dan lainnya memiliki perannya masing-masing. Fungsi manajemen ternyata sangatlah penting dan diperlukan serta bermanfaat bagi setiap usaha dalam berbagai lapangan kehidupan. Apabila kita ingin mencapai sebuah kesuksesan dan mencapai tujuan maka fungsi manajemen akan berfungsi membantu dalam mencapai tujuan tersebut. Di dalam islam manajemen bimbingan dan konseling merupakan suatu hal yang dapat meningkatkan kualitas umat agar dapat berjalan secara efektif dan efisien. Dalam manajemen bimbingan dan konseling maka sebagai guru BK/pemimpin melakukan perencanaan yang harus dilakukan, dievaluasi serta dianalisis agar pelaksanaan dapat berjalan dengan baik. Kegiatan manajemen bimbingan dan konseling dilaksanakan secara bersama-sama dan tidak sendiri sendirian apabila dilakukan sendiri sendiri maka tidak akan mencapai hasil yang maksimal. Dengan fungsi manajemen bimbingan dan konseling dapat mengembangkan pemahaman diri individu dan bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.
ANALISIS TEORI DONALD E.SUPER UNTUK MENCAPAI KARIR SISWA Mifta salsabila; Husrin Konadi; Nindy Rahma; Marlini Yulia Putri Damanik; Ismira Chofillah; Fauziah Amelia Siregar; Miranda Syahrianti Simamora
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v3i1.335

Abstract

Dalam memasuki dunia kerja kepercayaan diri peserta didik terhadap orientasi masa depan masih kurang jelas. Melihat dari sisi peserta didik, masalah ini lebih ditampakkan oleh adanya peserta didik yang merasa dirinya belum mampu untuk bekerja sehingga mengurangi minat dalam memasuki dunia kerja. Kesiapan kerja merupakan suatu kemampuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan tuntunan masyarakat, potensi-potensi peserta didik dalam berbagai jenis pekerjaan yang secara langsung diterapkan secara langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis kepustakaan atas studi literatur dan library resertch, Dimana penulis menggunakan berbagai literatur untuk memperoleh referensi bacaan dan menggunakan pendekatan kualitatif karena data yang dihasilkan data atau deskripsi. Teori perkembangan karir menurut Donald Super berpusat pada konsep diri dan fokus pada pertumbuhan serta arah perkembangan karir individu sepanjang hidupnya. Teori ini menitikberatkan pada gambaran diri individu terkait dengan pekerjaan atau jabatan yang akan diambil di masa depan. Lingkup teori perkembangan karir Donald E. Super sangat komprehensif, menganggap perkembangan karir sebagai proses kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut melibatkan aspek individual dan lingkungan hidup, yang saling berinteraksi dan bersama-sama membentuk perjalanan perkembangan karir seseorang.
Pengembangan Media Permainan Mob Control untuk Melatih Kemampuan Menghadapi Tekanan Teman Sebaya pada Siswa Fauziah Amelia Siregar; Ramadhan Lubis
Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 4 No. 3 (2026): August: Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/semantik.v4i3.2917

Abstract

This study aims to develop the Mob Control game as a medium for group guidance services to train fifth-grade students at UPT SD Negeri 066052 Medan in coping with peer pressure, as well as to determine its validity and practicality. The study employs the Research and Development (R&D) method using the 4D development model (Define, Design, Development, and Disseminate), though implementation was limited to the Development stage. The Define stage involved a needs analysis of students and Guidance and Counseling teachers, revealing a need for a service medium that is interactive, engaging, and aligned with student characteristics. The Design stage produced the game components: a game board, challenge cards, content cards, game pieces, dice, a dice shaker, and a guidebook. Subsequently, in the Development stage, the medium was validated by media and subject matter experts, and its practicality was tested through feedback from Guidance and Counseling teachers and students. The results indicate that the Mob Control game achieved a validity score of 72% from media experts (categorized as "valid") and 85% from subject matter experts (categorized as "highly valid"). Practicality testing yielded a score of 82% based on teacher feedback (categorized as "highly practical") and 80% based on student feedback (categorized as "practical"). These findings demonstrate that the Mob Control game meets the criteria for validity and practicality, making it suitable for use as a medium for group guidance services.