Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN HUKUM ADAT DALAM SISTEM KEKELUARGAAN DI KAMPUNG ADAT BANCEUY Muhammad Haikal Wahyudi; Naswa Nelina Rahayu; Narayana Khamil; Naila Aulia Rahmah Virhanida; Muhamad Rafly Alamsyah; Muhammad Azaria Kanigara; Moh Fadhel Abd Jalil
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 11 (2023): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v1i11.1501

Abstract

Artikel ini membahas tinjauan hukum adat dalam sistem kekeluargaan di Kampung Adat Banceuy. Dengan menggali aspek-aspek hukum adat yang melibatkan struktur keluarga, peran individu, dan norma-norma yang mengatur kehidupan keluarga di lingkungan adat, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana hukum adat berperan dalam membentuk dinamika keluarga di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan melibatkan observasi partisipatif, wawancara, dan analisis dokumentasi untuk mengumpulkan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menyoroti peran penting norma-norma adat dalam menjaga keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan keluarga, serta bagaimana nilai-nilai tradisional tersebut beradaptasi dengan perubahan zaman. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang keberlanjutan hukum adat dalam mengelola dan memelihara sistem kekeluargaan di Kampung Adat Banceuy, serta implikasinya terhadap perkembangan masyarakat adat dan hukum di Indonesia.
Perlindungan Hak Cipta Terhadap Webtoons dari Praktik Scanlation dihubungkan dengan UU No. 28 Tahun 2014 Narayana Khamil; Dewi Mayaningsih; Ikhwan Aulia Fatahillah
PUSKAPSI Law Review Vol. 6 No. 1 (2026): PUSKAPSI Law Review
Publisher : PUSKAPSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/puskapsi.v6i1.60019

Abstract

Perkembangan industri kreatif, khususnya subsektor penerbitan komik digital (Webtoons), menghadapi ancaman serius di era digital berupa maraknya praktik scanlation, yakni pemindaian, penerjemahan, dan penyebaran komik secara ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk perlindungan hukum terhadap komik digital (Webtoons) berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, mengidentifikasi kendala penegakannya, serta merumuskan upaya hukum strategis untuk mengatasi tindakan scanlation. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif, yang menganalisis data kualitatif dari sumber primer serta sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Webtoons sah dilindungi secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif, sebagai karya seni dan karya tulis. Terdapat beberapa kendala dalam penegakannya yang dibagi menjadi kendala yuridis, teknis dan sosiologis. Guna menanggulanginya, pemegang hak cipta dapat menempuh upaya preventif serta upaya represif. Sebagai rekomendasi, diperlukan penguatan sinergi lintas institusi antara pemerintah dan platform digital, serta edukasi kesadaran hukum yang masif kepada masyarakat guna memutus rantai ekosistem pembajakan tersebut.