Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERAN UPAYA ADMINISTRATIF DALAM SENGKETA TATA USAHA NEGARA Ragiel Nur Marvo; Yudi Kornelis; Diki Zukriadi
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 5 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v5i5.4270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran upaya administratif dalam penyelesaian sengketa tata usaha negara di Indonesia. Upaya administratif merupakan langkah awal yang harus ditempuh sebelum gugatan diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya administratif memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan kepada pihak yang merasa dirugikan untuk menyelesaikan sengketa secara non-litigasi, mengurangi beban pengadilan, dan meningkatkan efisiensi penyelesaian sengketa administrasi. Namun, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, seperti kurangnya pemahaman masyarakat tentang prosedur upaya administratif dan keterbatasan wewenang lembaga yang menangani upaya administratif.
A legal analysis of legal protection for female victims of sexual violence is reviewed based on Law Number 12 of 2022 concerning Criminal Acts of Sexual Violence (TPKS Law) Ragiel Nur Marvo; Padrisan Jamba
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Multidisiplin Sahombu, January 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sexual violence against women has become an increasingly serious social issue in Indonesia, with data showing a significant increase in reported cases, often linked to gender inequality and inadequate legal protection. Prior to the enactment of Law Number 12 of 2022 concerning Crimes of Sexual Violence (TPKS Law), the legal framework for protecting victims had weaknesses, such as limited coverage, a focus primarily on criminal aspects without a holistic approach to victims' rights, and a lack of effective mechanisms for recovery and restitution. This study aims to analyze the form and effectiveness of legal protection for women victims of sexual violence under the TPKS Law. The research method used is normative juridical, with a legal and conceptual approach, through analysis of legal texts, court decisions, and related legal concepts. Key findings indicate that the TPKS Law expands protection for victims through medical and psychological rights, protection from revictimization, social recovery, and more comprehensive restitution. In conclusion, the TPKS Law is a progressive legal instrument for protecting victims of sexual violence. However, its implementation still faces challenges such as limited resources, public awareness, and harmonization with other regulations.