p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Junior Medical Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengetahuan dan Sikap Mengenai Penggunaan Sunscreen pada Remaja di SMAN 3 Bekasi Serta Tinjauannya dalam Perspektif Islam Sandhyano Alkautsar Putri Walyatalattof, Vinolia; Mirfat; Marhamah, Siti; Widayanti, Etty
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i7.4413

Abstract

Sunscreen adalah zat yang digunakan untuk mengurangi penetrasi radiasi ultraviolet (UV) matahari ke dalam kulit dan merusak sel-sel kulit. Penggunaan sunscreen penting bagi orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan, misalnya remaja. Remaja merupakan kelompok yang rentan terpapar efek buruk dari sinar ultraviolet. Oleh karena itu, remaja perlu memiliki pengetahuan dan sikap mengenai penggunaan sunscreen. Penelitian ini bertujuan untuk mencari perbedaan antara pengetahuan dan sikap mengenai penggunaan sunscreen pada remaja laki-laki dan perempuan di SMAN 3 Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan jenis penelitian survei non eksperimental dan menggunakan Pengambilan Sampel Acak Bertingkat (proportionate stratified random sampling) di mana populasi dibagi menjadi kelompok-kelompok strata berdasarkan kelas di SMAN 3 Bekasi. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan uji statistik, yaitu Uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara remaja laki-laki dan perempuan dengan pengetahuan mengenai penggunaan sunscreen dengan p value = 0,049 (<0,05). Selain itu, tidak ditemukan adanya perbedaan antara remaja laki-laki dan perempuan dengan sikap mengenai penggunaan sunscreen dengan p value = 0,053 (>0,05) pada remaja di SMAN 3 Bekasi. Dalam Islam memperbolehkan umatnya untuk merawat diri dan penampilan dengan menganjurkan kepada umatnya untuk memilih produk kosmetika dengan cermat, memastikan kejelasan informasi, dan menghindari yang dapat membahayakan kesehatan.
Pengetahuan dan Sikap Mengenai Perlindungan dari Paparan Sinar Matahari pada Pekerja Lapangan di Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara Syifa Aini Fiqri; Mirfat; Etty Widayanti
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i4.4886

Abstract

Pendahuluan: Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan kulit, termasuk risiko kanker kulit, penuaan dini, dan kerusakan sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan dan sikap mengenai perlindungan dari paparan sinar matahari pada pekerja lapangan di Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Metodologi: Penelitian analitik dengan rancangan cross-sectional menggunakan total sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang berasal dari hasil survei kuesioner yang diisi oleh responden yang bersedia dan mengisi kuesioner secara lengkap. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan Software Statistical Package For Social Science (SPSS) versi 29.0., uji fisher exact. Hasil: Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 107 pekerja lapangan, 71 responden (66.4%) memiliki pengetahuan yang kurang mengenai perlindungan dari paparan sinar matahari sedangkan responden yang memiliki sikap buruk mengenai perlindungan dari paparan sinar matahari sebanyak 81 responden (75.7%). Pengetahuan (p=0,001) dan sikap (p=0,002) mengenai perlindungan dari paparan sinar matahari antara pekerja lapangan laki-laki dan perempuan di wilayah penelitian memiliki perbedaan yang signifikan. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kurang dan sikap buruk mengenai perlindungan dari paparan sinar matahari pada pekerja lapangan, serta terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap mengenai perlindungan dari paparan sinar matahari antara pekerja lapangan laki-laki dan perempuan di wilayah penelitian (p<0,05).
Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur (PUS) terhadap Infertilitas di Wilayah RT 6/RW 4, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Nabila Fatimah Azzahra; Mirfat; Irwandi M. Zen; Etty Widayanti
Junior Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v4i1.4865

Abstract

Pendahuluan: Pasangan yang mengalami infertilitas adalah mereka yang belum berhasil hamil setelah setahun berhubungan seksual secara teratur. Kondisi ini tidak hanya terkait dengan masalah kesehatan reproduksi, tetapi juga membawa dampak psikologis yang signifikan. Dalam pandangan masyarakat, memiliki anak sering dianggap sebagai salah satu tujuan utama dalam membangun keluarga yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan dan sikap pasangan usia subur terhadap infertilitas di wilayah RT 6/RW 4, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Metodologi: Jenis penelitian ini adalah penelitian survei bersifat analitik dengan rancangan cross-sectional yang dilakukan pada bulan Juli-Oktober 2024. Sampel penelitian ini adalah pasangan usia subur di wilayah RT 6/RW 4, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Metode pengambilan sampel secara purposive sampling dengan menggunakan data primer dari sebaran kuesioner fisik. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik dengan menggunakan Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 29.0., uji Chi-Square dan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil: Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 100 responden, 80 responden (80%) memiliki pengetahuan kurang terhadap infertilitas, sedangkan responden yang memiliki sikap buruk terhadap infertilitas sebanyak 66 responden (66%). Pengetahuan (p<0,001) dan sikap (p=0,001) pasangan usia subur mengenai infertilitas antara laki-laki dan perempuan di wilayah penelitian memiliki perbedaan yang signifikan. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang dan sikap buruk terhadap infertilitas pada pasangan usia subur, serta terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap terhadap infertilitas pada laki-laki dan perempuan di wilayah penelitian (p<0,05).