Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Pemantauan Bangunan Penahan Abrasi Pantai Manggar Baru Kampung Nelayan Kota Balikpapan Rian Sumendar; Farida, Anif; Mierta Dwangga; Bintang Ekananda
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v2i1.323

Abstract

Pantai Manggar Baru yang berada di Kampung Nelayan mengalami abrasi sehingga dilakukan pembangunan bangunan pelindung pantai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pendampingan kepada warga masyarakat yang tinggal di sekitar pantai agar menjaga keberadaan bangunan pelindung pantai. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat jadi lebih memahami arti penting dari bangunan tersebut dalam melindungi pantai dari abrasi yang pada akhirnya nanti dapat merusak permukiman warga. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini yakni survei lokasi kegiatan, ceramah dan diskusi serta peninjauan lapangan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar warga belum memahami arti penting dari bangunan pelindung pantai terhadap abrasi. Setelah adanya pendampingan, pengetahuan warga mengalami peningkatan sebesar 20 %.
POLA SEBARAN TINGKAT KEBISINGAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH SD NEGERI 14 MALABUTOR KOTA SORONG Mierta Dwangga; Muhammad Rusmin; Slamet Widodo; Asrul Saputra; Alexander Herry Rumawak
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v24i2.324

Abstract

Sekolah sebagai lembaga pendidikan tempat kegiatan belajar mengajar harus bisa memberikan pelayanan dan lingkungan yang baik guna meningkatkan mutu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola sebaran tingkat kebisingan yang terjadi di SD Negeri 14 Malabutor, Sorong. Dengan menggunakan metode Equivalent Continuous Noise Level (Leq) dan bantuan software Surfer 13, penelitian ini menemukan bahwa pada hari Selasa, tingkat kebisingan cenderung lebih rendah dari hari-hari lainnya (78,2 dB), sementara tingkat kebisingan tertinggi terjadi pada hari Senin (80,6 dB). Selain itu, secara rata-rata tingkat kebisingan tertinggi dari keseluruhan hari berada di titik 1 (87 dB) berwarna kemerahan, sedangkan di titik 2 (71 dB) berwarna kekuningan. Survei yang dilakukan menunjukkan bahwa dari 100 responden, mayoritas (89%) cenderung setuju atau sangat setuju bahwa tingkat kebisingan akibat lalu lintas di sekolah adalah tinggi, menunjukkan adanya konsensus bahwa masalah kebisingan ini signifikan. Meskipun demikian, sebagian kecil responden (11%) menyatakan tidak setuju atau sangat tidak setuju. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pengembangan kebijakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah perkotaan yang terpengaruh oleh kebisingan lalu lintas.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Udang Rebon (Kasia) di Kampung Arar Kabupaten Sorong Nur Abu; La Ibal; Sulfiana Sulfiana; Rahmi Rahmi; Andi Rahayu Anwar; Murni Murni; Nur Miswar; Salmawati Salmawati; Mierta Dwangga; Azalia Fajri Yasin; Nurbia Nurbia; Faridz Macap
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3220

Abstract

This community service activity was conducted in Kampung Arar, Sorong Regency, West Papua, which has abundant potential for rebon shrimp (kasia shrimp). Rebon shrimp are rich in protein, calcium, phosphorus, and iron; however, the washing waste from these shrimp has not yet been utilized by the local community. This activity aimed to provide training to the Kampung Arar community on utilizing rebon shrimp waste to produce liquid organic fertilizer (LOF) using the bioactivator Effective Microorganism (EM4). The methods included socialization, training, and assistance in the LOF fermentation process and its application to plants. The results showed an increase in the community's understanding, particularly among women in the PKK group, regarding the benefits of rebon shrimp waste, with a 70% knowledge improvement after the training. Moreover, the community was able to produce LOF independently and apply it to plants such as water spinach, which exhibited better growth. This activity is expected to contribute to waste management and improve community welfare through sustainable agricultural practices