Puili, Fira
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN KADER PADA IBU MENYUSUI DALAM UPAYA PENINGKATAN ASI EKSKLUSIF PADA MASA PANDEMI COVID-19 Suherlin, Ika; Yulianingsih, Endah; Puili, Fira; Olii, Nancy; Podungge, Yusni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25958

Abstract

Abstrak: Pendampingan kader mempunyai peran besar untuk meningkatkan derajat kesehatan bayi, bayi dan ibu. Capaian ASI eksklusif desa Permata tahun 2020 dan 2021 sebanyak 0%. Masalah yang dialami kader kesehatan di wilayah desa Permata yaitu kurangnya pengetahuan dan cara untuk memantau pemberian dan meningkatkan produksi ASI Eksklusif. Tujuan pengabmas ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mendampingi ibu menyusui pada masa pandemi covid-19 di desa Permata. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pelatihan dan pendampingan kepada kader Kesehatan sebanyak 11 orang menggunakan buku pegangan dan checklist dan ibu menyusui sebanyak 10 orang. Dilanjutkan dengan pendampingan langsung sebanyakl 11 kader kesehatan dengan melakukan home visite ibu menyusui dan dimonitoring oleh tim pengabdian selama 2 bulan. Hasil kegiatan pendampingan ibu menyusui menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan hasil pre-test 79,24% dan post-test 83,08% dan peningkatan keterampilan dengan hasil hasil pre-test 71% dan post-test 83,97,6%e, serta peningkatan capaian ASI eksklusif menjadi 20% dari 10 bayi yang lahir.Abstract: Cadre assistance has a big role in improving the health of babies, babies and mothers. The achievement of exclusive breastfeeding in Permata village in 2020 and 2021 was 0%. The problem experienced by health cadres in the Permata village area is the lack of knowledge and ways to provide and increase exclusive breast milk production. The aim of this community service is to increase the knowledge and skills of health cadres in accompanying breastfeeding mothers during the Covid-19 pandemic in Permata village. The activities carried out were providing training and mentoring to 11 Health cadres using handbooks and checklists and 10 breastfeeding mothers. Followed by direct assistance to 11 health cadres by conducting home visits to breastfeeding mothers and monitoring by the service team for 2 months. The results of the breastfeeding mother assistance activities showed an increase in participants' knowledge with pre-test results of 79.24% and post-test 83.08% and an increase in skills with pre-test results of 71% and post-test results of 83.97.6%e, as well as increasing the achievement of exclusive breastfeeding to 20% of 10 babies born.
PEMBERDAYAAN KADER DESA DALAM PENDAMPINGAN KELUARGA BERESIKO STUNTING MELALUI PEMBERIAN TELUR PUYUH PADA BALITA USIA 24-59 BULAN Z, Sri Nurlaily; Nurhidayah, Nurhidayah; Pomalingo, Anna Y.; Puili, Fira
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.20320

Abstract

Abstrak: Stunting adalah gagal tumbuh disebabkan oleh kekurangan gizi kronis terutama selama 1000 hari pertama kehidupan pada bayi 0-11 bulan dan balita 12-59 bulan. 617 balita keluarga beresiko stunting di Kelurahan Talumolo. Salah satu penyebab kejadian stunting yang terus meningkat adalah kurangnya pengetahuan keluarga tentang cara mencegah balita stunting. Telur puyuh memeliki kandungan protein 13,1% dibandikang dengan protein telur ayam 12.7%. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam upaya pencegahan stunting dan kader dapat melakaukan pendampingan pada balita berisiko stunting dengan pemberian telur puyuh. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah kader 10 orang dan balita 30 orang. Metode kegiatan pengabdian adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah terdapat 50% peningkatan pengetahuan kader tentang stunting, telur puyuh dan balita berisiko stunting mengalami beberapa peningkatan setalah diberikan telur puyuh diantaranya peningkatakan BB 1,30 gram, TB 0,4 cm, LILA 1,6 cm.Abstract: Stunting is failure to thrive caused by chronic malnutrition, especially during the first 1000 days of life in babies 0-11 months and toddlers 12-59 months. 617 children under five families are at risk of stunting in Talumolo Village. One of the causes of the increasing incidence of stunting is the lack of family knowledge about how to prevent stunting in toddlers. Quail eggs have a protein content of 13.1% compared to chicken egg protein of 12.7%. The aim of the service is to increase cadres' knowledge in preventing stunting and cadres can provide assistance to toddlers at risk of stunting by providing quail eggs. The target of community service activities is a cadre of 10 people and 30 toddlers. The method of service activities is training and mentoring. The results achieved in Community Service activities were that there was a 50% increase in cadres' knowledge about stunting, quail eggs and toddlers at risk of stunting experienced several improvements after being given quail eggs, including an increase in BW of 1.30 grams, TB of 0.4 cm, LILA of 1.6 cm.