Putra, Megantara
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Prasangka dan Diskriminasi pada Etnis Tionghoa di Indonesia Hidayat, Muslim; Putra, Megantara; Saputro, Muhammad Rizki; Husna, Rahmawati Nuril
Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Prodi Studi Agama-Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/arj.v3i2.19550

Abstract

Ethnic diversity becomes an advantage for Indonesia, both from the island, race, ethnicity, language, and so on. This diversity can be a selling point in its own international arena. But on the other hand, it also has a negative side. One of the downsides is that it tends to be easy to arise prejudice and discrimination. Prejudice and discrimination itself occur in several groups, one of which is ethnic Chinese. Whereas Indonesia has the motto "Bhineka Tunggal Ika" which means although different but still in one unit. But in reality in a different society, where there are still things that are contrary to the motto. Based on this, the author conducted this study. Therefore, this study aims to find out the source of prejudice, aspects of prejudice, ethnic Chinese discrimination, and how to deal with the problem of prejudice and discrimination in ethnic Chinese in Indonesia. The methods used in this research are literature studies with library research, as well as sources used in the form of journals and documents relevant to the study in this study. From the sources obtained, analysis related to the purpose of the research is carried out. The results of this study are known to have several sources that cause prejudice in ethnic Chinese, aspects of prejudice, forms of discrimination that occur in ethnic Chinese, so that a way to overcome this can be proposed.AbstrakKeberagaman etnis menjadi suatu keuntungan bagi Indonesia, baik dari pulau, ras, etnis, bahasa, dan lain sebagainya. Keberagaman tersebut mampu menjadi suatu nilai jual tersendiri di kancah internasional. Namun di sisi lain hal tersebut juga memiliki sisi negatif. Salah satu sisi negatifnya adalah cenderung mudah timbul prasangka dan diskriminasi. Prasangka dan diskriminasi ini sendiri terjadi pada beberepa kelompok salah satunya pada etnis Tionghoa. Padahal Indonesia memiliki semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang berarti walaupun berbeda-beda tetapi tetap dalam satu kesatuan. Namun pada kenyataannya di masyarakat berbeda, di mana masih terdapat hal-hal yang bertolak belakang dengan semboyan tersebut. Berlandaskan pada hal tersebutlah penulis melakukan penelitian ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber prasangka, aspek-aspek prasangka, diskriminasi etnis Tionghoa, dan cara menangani permasalahan prasangka dan diskriminasi pada etnis Tionghoa di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan kajian kepustakaan (library research), serta sumber yang digunakan berupa jurnal dan dokumen-dokumen yang yang relevan dengan kajian dalam penelitian ini. Dari sumber yang didapat maka dilakukan analisis yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah diketahui terdapat beberapa sumber yang menyebabkan terjadinya prasangka pada etnis Tionghoa, aspek-aspek dalam prasangka, bentuk diskriminasi yang terjadi pada etnis Tionghoa, sehingga dapat diajukan suatu cara mengatasi hal teresebut.
Analisis Prasangka dan Diskriminasi pada Etnis Tionghoa di Indonesia Hidayat, Muslim; Putra, Megantara; Saputro, Muhammad Rizki; Husna, Rahmawati Nuril
Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Prodi Studi Agama-Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/arj.v3i2.19550

Abstract

Ethnic diversity becomes an advantage for Indonesia, both from the island, race, ethnicity, language, and so on. This diversity can be a selling point in its own international arena. But on the other hand, it also has a negative side. One of the downsides is that it tends to be easy to arise prejudice and discrimination. Prejudice and discrimination itself occur in several groups, one of which is ethnic Chinese. Whereas Indonesia has the motto "Bhineka Tunggal Ika" which means although different but still in one unit. But in reality in a different society, where there are still things that are contrary to the motto. Based on this, the author conducted this study. Therefore, this study aims to find out the source of prejudice, aspects of prejudice, ethnic Chinese discrimination, and how to deal with the problem of prejudice and discrimination in ethnic Chinese in Indonesia. The methods used in this research are literature studies with library research, as well as sources used in the form of journals and documents relevant to the study in this study. From the sources obtained, analysis related to the purpose of the research is carried out. The results of this study are known to have several sources that cause prejudice in ethnic Chinese, aspects of prejudice, forms of discrimination that occur in ethnic Chinese, so that a way to overcome this can be proposed.AbstrakKeberagaman etnis menjadi suatu keuntungan bagi Indonesia, baik dari pulau, ras, etnis, bahasa, dan lain sebagainya. Keberagaman tersebut mampu menjadi suatu nilai jual tersendiri di kancah internasional. Namun di sisi lain hal tersebut juga memiliki sisi negatif. Salah satu sisi negatifnya adalah cenderung mudah timbul prasangka dan diskriminasi. Prasangka dan diskriminasi ini sendiri terjadi pada beberepa kelompok salah satunya pada etnis Tionghoa. Padahal Indonesia memiliki semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang berarti walaupun berbeda-beda tetapi tetap dalam satu kesatuan. Namun pada kenyataannya di masyarakat berbeda, di mana masih terdapat hal-hal yang bertolak belakang dengan semboyan tersebut. Berlandaskan pada hal tersebutlah penulis melakukan penelitian ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber prasangka, aspek-aspek prasangka, diskriminasi etnis Tionghoa, dan cara menangani permasalahan prasangka dan diskriminasi pada etnis Tionghoa di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan kajian kepustakaan (library research), serta sumber yang digunakan berupa jurnal dan dokumen-dokumen yang yang relevan dengan kajian dalam penelitian ini. Dari sumber yang didapat maka dilakukan analisis yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah diketahui terdapat beberapa sumber yang menyebabkan terjadinya prasangka pada etnis Tionghoa, aspek-aspek dalam prasangka, bentuk diskriminasi yang terjadi pada etnis Tionghoa, sehingga dapat diajukan suatu cara mengatasi hal teresebut.
Pengembangan dan Validasi Skala Keberfungsian Keluarga Menggunakan Analisis Faktor Konfirmatori Apriliawati, Denisa; Saputro, Muhammad Riski; Fadhilah, Inayatul; Putra, Megantara; Ashary, Aisyah Ihza; Vebryana, Lukluk Chaeratunnisya
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 4 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i4.8264

Abstract

Family functioning is a pivotal factor influencing child’s problems including mental, behavioral, and developmental disorder. This study aimed to assemble and validate family functioning scale using confirmatory factor analysis. The research was done on 134 late adolescences, age ranges were between 18-22 y.o. Family functioning scale was developed from the process model of family functioning which has seven components i.e., task accomplishment, role performance, communication, affective expression, affective involvement, control, and value and norm. The result shows that all components have significant factor loadings, and the scale is reliable. However, the data has shown that the model is not fit enough indicated by underperformed CFI. TLI, and RMSEA. Suggestions for future development were discussed.Keberfungsian keluarga merupakan faktor penting dalam mengatasi permasalahan-permasalahan anak seperti gangguan mental, perilaku, dan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan memvalidasi skala keberfungsian keluarga menggunakan analisis faktor konfirmatori. Penelitian dilakukan terhadap 134 remaja akhir dengan rentang usia 18-22 tahun. Instrumen skala keberfungsian keluarga dikembangkan berdasarkan teori proses keberfungsian keluarga yang memiliki tujuh komponen yaitu pencapaian tugas, kinerja peran, komunikasi, ekspresi afektif, keterlibatan afektif, kontrol, dan nilai serta norma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua komponen memiliki Factor Loading yang signifikan dan skala bersifat sangat reliabel. Hanya saja, skala belum menunjukkan model fit yang cukup karena nilai CFI, TLI, dan RMSEA yang belum mencapai standar. Saran untuk perkembangan penelitian ini telah didiskusikan.