Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ISOLASI DAN PRODUKSI MANDIRI BIOPESTISIDA TRICHODERMA DARI PERAKARAN TANAMAN BAMBU La Ode Santiaji Bande; Asniah; Syair; Wa Ode Yusria; Nurviana; Taufik Nur Rahman; Andini Aulia; Nur Isnaini Ulfa; Muhammad Botek
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i1.307

Abstract

Mikroba yang berasal dari akar tanaman bambu memiliki potensi sebagai agen hayati yang dapat dimanfaatkan sebagai biopestisida, baik sebagai biofungisida. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada kelompok tani sayuran di Desa Tanea Kacamatan Konda kabupaten Konawe Selatan agar dapat dengan mudah dan murah membuat biopestisida yang ramah lingkungan dengan mengisolasi dan memproduksi secara mandiri yang dapat digunakan dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Penggunaan biopestisida sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia dapat menghemat biaya usaha tani. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah diskusi interaktif dan pelatihan langsung tentang teknik isolasi agens hayati menggunakan media nasi, serta produksi biopestisida pada limbah pertanian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan petani mengenai mikroba agens hayati yang bermanfaat sebagai bahan pembuatan biopestisida meningkat 92%, termasuk pengetahuan mengenai jamur Trichoderma yang diisolasi dari akar tanaman bambu. Petani dapat mandiri dalam pembuatan biopestisida pada limbah pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa petani terampil dalam melakukan proses isolasi dan perbanyakan inokulum biopestida pada substrat limbah sabut kelapa dengan tingkat keberhasilan mencapai 95%.
PERAN SOSIAL MEDIA INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BISNIS DALAM PENINGKATAN PENJUALAN PERUSAHAAN UMKM CIMOL BOJOT AA Andini Aulia; Salwa Ihda Azzahra
Gunung Djati Conference Series Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran media sosial Instagram sebagai media komunikasi bisnis dalam meningkatkan penjualan pada UMKM Cimol Bojot Aa. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang melibatkan wawancara mendalam dan observasi langsung pada akun Instagram Cimol Bojot Aa serta aktivitas promosi yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan signifikan dalam membangun citra merek dan menarik perhatian konsumen, meskipun tidak secara langsung meningkatkan volume penjualan secara signifikan. Fitur seperti Instagram Stories dan Reels dinilai efektif untuk menciptakan interaksi dan loyalitas pelanggan. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan dalam pengiriman produk dan konsistensi dalam produksi konten. Meskipun demikian, media sosial ini dinilai layak untuk dipertahankan karena memiliki kontribusi besar terhadap eksistensi dan popularitas usaha di era digital.
Enhancing Public Service Effectiveness through Work Discipline and Information Technology Utilization in Archipelagic Local Government Contexts Andini Aulia; Edi Jusriadi; Sri Andayaningsih
Masterpiece Vol. 2 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/mjssi.v21.540

Abstract

This study examines the influence of work discipline and the utilization of information technology on the effectiveness of public services at the East Pasimasunggu Subdistrict Office, Selayar Islands Regency. Public service delivery in archipelagic regions faces structural challenges, including geographical dispersion, limited infrastructure, and uneven human resource capacity. A quantitative approach was employed using census sampling, involving all 38 administrative staff as respondents. Data were collected through structured questionnaires, observation, and documentation, and analyzed using multiple linear regression. The results indicate that both work discipline and information technology utilization have a positive and significant effect on public service effectiveness, both partially and simultaneously. Work discipline emerges as the dominant factor, reflecting the importance of punctuality, rule compliance, and responsibility in ensuring consistent service delivery. Meanwhile, the utilization of information technology contributes to improved efficiency, accuracy, and service speed, although its implementation remains constrained by technical and competency limitations. The coefficient of determination (R²) of 0.713 suggests that 71.3% of the variation in public service effectiveness is explained by the two independent variables, while the remaining 28.7% is influenced by other factors. These findings highlight the need for strengthening employee discipline and enhancing digital capabilities to optimize public service performance, particularly in geographically challenging regions.
ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM KONFLIK DIGITAL SEABLINGS DAN KNETZ: KAJIAN PRAGMATIK BERDASARKAN PERSPEKTIF AUSTIN Desi Sanjung Ayu Harepa; Andini Aulia; Kristiani Purba; Cindy Adelia; Santa Ulina; Sahputra Sihombing; M OKY Fardian Gafari; Herning Puspitarini
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2617

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang berfokus pada teori pragmatik, khususnya teori tindak tutur, untuk menyelidiki bentuk dan fungsi sindiran linguistik dalam interaksi digital pada konflik antara SEAblings dan K-Netz di platform X. Data dikumpulkan dari komentar pengguna yang mengandung sindiran, penghinaan, dan parodi bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran dalam konflik digital didominasi oleh tindak tutur ilokusi evaluatif dan konfrontatif. Sindiran linguistik dan parodi bahasa digunakan sebagai cara tidak langsung untuk menyampaikan ejekan, sementara ujaran rasis dianggap sebagai bentuk penghinaan yang memanfaatkan perbedaan budaya. Dari perspektif perlokusi, sebagian besar audiens menanggapi dengan humor dan solidaritas, sehingga tanggapan yang muncul tidak selalu sesuai dengan apa yang dimaksudkan oleh pembicara. Hal ini menunjukkan bahwa konteks dan interpretasi pengguna sangat memengaruhi makna ujaran dalam komunikasi digital. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa bahasa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga berfungsi untuk membangun identitas, konflik, dan dinamika sosial.