Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategies To Accelerate The Reduction Of Stunting Prevalence Through Mapping The Physical, Biological And Socio-Cultural Environment At Risk With The Trias Epidemiology Approach Maulana, Jaya; Fitriyani, Nur Lulu; Nugroho, Santoso Tri; Pangestu, M. Luhur
Journal of Public Health Indonesian Vol. 1 No. 5 (2025): JANUARY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/msnj2g74

Abstract

Stunting is a serious problem that must be addressed because it has an impact on the quality of human resources that will be dated. The prevalence of stunting cases in Indonesia in 2022 has decreased compared to 2021, which was 21.6%. However, this figure is still above the government's expectations which determine a decrease of up to 14% in 2024. This determination requires comprehensive handling from various parties in reducing the incidence of stunting and preparing a better next generation. This study aims to determine environmental factors that are risk factors for stunting in Pekalongan City through the trias epidemiological approach. This study is a mixed methods study  using an explanatory sequential design with a case control approach. The independent variables to be studied include host and environment variables. The data obtained will be analyzed bivariate and multivalent with data reduction and drawing conclusions from qualitative data. Furthermore, the results of the mix methods analysis  will be included in the SWOT analysis to formulate a strategy to accelerate the reduction of stunting prevalence in Pekalongan City.
Penyuluhan PIRT dan QRIS bagi UMKM di Desa Kedungjaran Kabupaten Pekalongan Pangestu, M. Luhur; Rahmah, Eka Maurina; Caramy, Deandra Selva; Amalia, Jihan; Yulianti; Sasmita, Fairuz Aday; Nabilla, Dyan Isma; Wulandari, Tania Eka; Naufal, Alif Muhamad; Mardiana, Tri Yusufi
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v5i1.16969

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini semakin berkembang pesat di berbagai daerah di Indonesia. Sebagai upaya mendukung pertumbuhan tersebut, pemerintah melalui PP No. 24 Tahun 2018 telah menciptakan sistem Online Single Submission (OSS) untuk mempercepat proses perizinan usaha. Salah satu izin yang diatur adalah Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), yang berfungsi sebagai izin edar bagi produk pangan. Kemajuan teknologi dan informasi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi dan keuangan negara, salah satunya melalui hadirnya QRIS. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya memiliki SPP-IRT dan QRIS. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaku UMKM mendapatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya legalitas produk melalui sertifikasi PIRT dan manfaat penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital yang praktis. Para pelaku usaha menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengurus SPP-IRT dan memanfaatkan QRIS setelah mendapatkan penjelasan mengenai metode pembayaran tersebut.
Kader Remaja Tangguh Cegah Tangkal Penyakit melalui Community Based Surveilance di Kelurahan Bandengan Kota Pekalongan Maulana, Jaya; Irawan, Teguh; Fitriyani, Nur L.; Pangestu, M. Luhur; Fajri, Mega Prima Nur
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.244

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu untuk mengembangkan kader remaja tangguh yang mampu berperan aktif dalam mencegah dan menangkal penyebaran penyakit melalui program Community Based Surveillance (CBS) di Kelurahan Bandengan, Kota Pekalongan. Melalui pelatihan intensif dan pembentukan tim kader remaja, diharapkan para remaja dapat memahami pentingnya surveilans berbasis komunitas dalam mendeteksi kasus penyakit secara dini. Kegiatan PKM dimulai dengan sesi edukasi remaja mengenai deteksi dini dan pencegahan penyakit, dilanjutkan dengan pelatihan dan pembentukan tim kader Community Based Surveillance (CBS). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup diskusi kelompok (FGD) dan simulasi lapangan untuk menguji keterampilan serta pemahaman yang telah diperoleh oleh kader. Selain itu, kegiatan juga mencakup proses dokumentasi dan diseminasi hasil kepada berbagai pihak terkait. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Kelurahan Bandengan, Kota Pekalongan, berhasil mengedukasi dan melatih kader remaja dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular melalui metode Community Based Surveillance (CBS). Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan remaja tentang epidemiologi penyakit menular, tetapi juga membentuk tim kader CBS yang mampu melakukan surveilans di tingkat komunitas. Edukasi yang diberikan berdasarkan teori Health Promotion Model (HPM), menekankan pentingnya peran aktif individu dalam memelihara kesehatan melalui tindakan pencegahan dan promosi kesehatan.