Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Bentuk Pilar Jembatan Terhadap Tekanan Aliran dengan Pemodelan Numerik Nabilla Syafa; Indradi Wijatmiko; Alwafi Pujiraharjo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai merupakan saluran terbuka yang dimensinya berubah seiring waktu, di mana aliran air biasanya bergerak dari hulu ke hilir mengikuti bentuk penampang saluran. Namun, penyempitan atau infrastruktur keairan dapat menghambat dan mengubah pola aliran, yang bervariasi dalam kecepatan, volume, dan tingkat bahaya. Keruntuhan jembatan akibat kegagalan kestabilan pilar jembatan menjadi penyebab yang paling sering terjadi. Permasalahan ini banyak dijumpai pada jembatan melintang sungai dengan posisi pilar di Tengah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan simulasi aliran di sekitar pilar jembatan dalam kondisi aliran sub kritis dan super kritis dengan menganalisis kecepatan aliran dan gaya tekan akibat tekanan aliran yang terjadi dan mengetahui pengaruhnya terhadap pilar jembatan. Penelitian ini mensimulasikan aliran di sekitar pilar jembatan dalam kondisi sub kritis dan super kritis, menggunakan tiga jenis penampang pilar: segi empat, kapsul, dan palung. Hasilnya menunjukkan bahwa tinggi muka air, kecepatan aliran, dan tekanan aliran berbeda-beda bergantung pada bentuk penampang pilar dan kedalaman saluran, dengan pilar palung terbukti paling efektif dalam menerima gaya tekan akibat aliran.
Correlation Analysis Between Inundation Depth and Land Cover Change in the Jatiroto Watershed, Lumajang, Indonesia Nabilla Syafa; Suharyanto, Agus; Wijatmiko, Indradi
Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 2 (2026): Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 2
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2026.020.02.5

Abstract

Understanding how land cover changes influence flood inundation is essential for effective watershed management in rapidly developing areas. This study investigates the correlation between inundation depth and land cover transformation in the Jatiroto Watershed, Lumajang, Indonesia, from 1995 to 2023. Using an integrated hydrologic–hydraulic modeling framework that combines GeoHECRAS and GIS, flood depths were simulated under multiple land-cover scenarios derived from Landsat imagery. Spearman’s rank correlation analysis was then applied to quantify the relationships between inundation depth and specific land cover classes. The results indicate that converting natural vegetation to urban and agricultural uses significantly increased the extent and depth of flood inundation. From 1995 to 2023, flooded areas expanded from 12.88% to 15.66%, while the mean inundation depth increased by approximately 0.4 m. The statistical analysis revealed strong positive correlations between inundation depth and open land (? = 0.819), residential areas (? = 0.757), and wetlands (? = 0.743), whereas forest cover exhibited a strong negative correlation (? = –0.819). These findings demonstrate that the expansion of impervious surfaces directly elevates flood severity, while vegetation plays a vital mitigating role. This study provides a comprehensive understanding of the statistical relationship between land-cover composition and flood behavior, offering valuable insights for flood risk management, zoning policy, and sustainable watershed planning in tropical regions.