Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan gerakan literasi membaca melalui kegiatan hari wajib literasi kelas V SDI Utaseko Lobo, Yanuarius Sebastianus; Ita, Efrida
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v2i3.3431

Abstract

Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa melalui kegiatan hari wajib literasi kelas V SDI Utaseko. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahapan-tahapan kegiatan pendampingan ini terdiri dari 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, dan 3) evaluasi. Gerakan literasi sekolah melalui kegiatan hari wajib literasi di SDI Utaseko memberikan dampak positif bagi kemajuan minat baca dan juga menjadikan siswa lebih memahami apa yang dibacakan. Siswa tidak hanya mampu membaca dengan baik namun lebih dari pada itu yakni dapat memahami apa yang telah dibacakannya dalam teks. Hal ini berpengaruh pada hasil yang diperoleh pada postest AKM yang menunjukkan bahwa siswa sudah benar-benar dapat membaca dan memahami. Perubahan signifikan dari pretes dengan postest menandakan keberhasilan dari program kegiatan yang diadakan oleh pengabdi.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA KELAS 2 SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN IPA Dhey, Kristanti Afriliana; Longa, Viviana Meo; Lobo, Yanuarius Sebastianus; Dhema, Yuliana; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1504

Abstract

Hasil akhir dari sebuah proses pembelajaran merupakan tolak ukur bagi guru untuk mengetahui berhasil atau tidaknya proses pembelajaran yang telah dilalui oleh guru dan siswa. Untuk itu guru mengupayakan suatu metode yang dapat meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar siswa agar siswa mampu memahami materi dan pada akhirnya bisa memperoleh hasil yang baik. Metode yang dapat digunakan adalah metode demonstrasi.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penulisan ini,bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar sisa kelas 2 Sekolah Dasar dengan menggunakan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA. Metode demonstrasi mengutamakan kerja sama antara guru dan siswa, karena siswa tak hanya mendengar tetapi juga melihat peristiwa yang terjadi. Dengan melihat secara langsung dalam proses demonstrasi siswa akan memiliki kesempatan untuk membandingkan antara teori dan kenyataannya. Dan dengan demikian siswa akan lebih meyakini kebenaran materi pembelajaran. Metode demonstrasi sangat cocok digunakan karena metode demonstrasi merupakan metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses, situasi, atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekedar tiruan.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA KELAS 2 SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN IPA Dhey, Kristanti Afriliana; Longa, Viviana Meo; Lobo, Yanuarius Sebastianus; Dhema, Yuliana; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1504

Abstract

Hasil akhir dari sebuah proses pembelajaran merupakan tolak ukur bagi guru untuk mengetahui berhasil atau tidaknya proses pembelajaran yang telah dilalui oleh guru dan siswa. Untuk itu guru mengupayakan suatu metode yang dapat meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar siswa agar siswa mampu memahami materi dan pada akhirnya bisa memperoleh hasil yang baik. Metode yang dapat digunakan adalah metode demonstrasi.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penulisan ini,bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar sisa kelas 2 Sekolah Dasar dengan menggunakan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA. Metode demonstrasi mengutamakan kerja sama antara guru dan siswa, karena siswa tak hanya mendengar tetapi juga melihat peristiwa yang terjadi. Dengan melihat secara langsung dalam proses demonstrasi siswa akan memiliki kesempatan untuk membandingkan antara teori dan kenyataannya. Dan dengan demikian siswa akan lebih meyakini kebenaran materi pembelajaran. Metode demonstrasi sangat cocok digunakan karena metode demonstrasi merupakan metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses, situasi, atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekedar tiruan.
Pendampingan gerakan literasi membaca melalui kegiatan hari wajib literasi kelas V SDI Utaseko Lobo, Yanuarius Sebastianus; Ita, Efrida
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v2i3.3431

Abstract

Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa melalui kegiatan hari wajib literasi kelas V SDI Utaseko. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahapan-tahapan kegiatan pendampingan ini terdiri dari 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, dan 3) evaluasi. Gerakan literasi sekolah melalui kegiatan hari wajib literasi di SDI Utaseko memberikan dampak positif bagi kemajuan minat baca dan juga menjadikan siswa lebih memahami apa yang dibacakan. Siswa tidak hanya mampu membaca dengan baik namun lebih dari pada itu yakni dapat memahami apa yang telah dibacakannya dalam teks. Hal ini berpengaruh pada hasil yang diperoleh pada postest AKM yang menunjukkan bahwa siswa sudah benar-benar dapat membaca dan memahami. Perubahan signifikan dari pretes dengan postest menandakan keberhasilan dari program kegiatan yang diadakan oleh pengabdi.