p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal jurnal pokok anggur
Buntula'bi', Semuel
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI EKSEGESA PERKATAAN YESUS DI KAYU SALIB“SUDAH SELESAI” TERHADAP IMAN KRISTEN BERDASARKAN YOHANES 19:30 Buntula'bi', Semuel
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 5 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi keberhasilan dan integritas kepemimpinan Musa berdasarkan Keluaran 33:1-23, dengan menyoroti perannya dalam membimbing bangsa Israel dari Mesir ke Tanah Perjanjian. Penelitian ini menekankan pada prinsip-prinsip teologis di balik kepemimpinan Musa, khususnya kesetiaan, ketaatan, dan integritasnya. Melalui analisis hermeneutik, penelitian ini mengungkapkan bahwa keberhasilan kepemimpinan Musa terkait erat dengan komunikasinya yang konsisten dengan Tuhan, ketaatannya pada hukum-hukum ilahi, dan kemampuannya untuk menjadi perantara pengampunan bagi bangsa Israel. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Musa tetap memegang teguh integritas yang kuat dengan menaati perintah-perintah Tuhan, mengajarkan hukum-hukum-Nya, dan memimpin dengan keadilan dan kebijaksanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan dengan integritas didasarkan pada hubungan yang dekat dengan Tuhan, kerendahan hati untuk mengakui kesalahan dan mencari pertobatan, dan komitmen untuk hidup dengan prinsip-prinsip spiritual. Wawasan-wawasan ini memiliki relevansi untuk kepemimpinan kontemporer, menggarisbawahi pentingnya integritas, ketaatan, dan hubungan spiritual sebagai kunci kepemimpinan yang efektif.
MAKNA KEPATUHAN ORANG PERCAYA TERHADAP PEMERINTAHAN MENURUT ROMA 13:1-7 Buntula'bi', Semuel
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 4 No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Pemerintah adalah sebagai pelayan Allah yang ditugaskan untuk memelihara ketertiban dan keadilan di masyarakat. Oleh karena itu, ketaatan kepada pemerintah dianggap sebagai bentuk partisipasi dalam pelayanan Allah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki landasan teologis yang mendasari kepatuhan orang percaya terhadap pemerintahan, khususnya dalam konteks ajaran Paulus dalam surat kepada jemaat di Roma. Penelitian juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memotivasi kepatuhan tersebut, serta implikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari orang percaya. Metodologi penelitian ini melibatkan analisis tekstual dan kontekstual terhadap Roma 13:1-7 dalam Alkitab, dengan pendekatan eksegetis untuk memahami makna asli teks tersebut. Selanjutnya, dilakukan tinjauan literatur untuk mendapatkan perspektif teologis dan historis yang mendalam terkait hubungan antara iman Kristen dan kewajiban terhadap pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roma 13:1-7 memberikan panduan teologis yang kuat bagi kepatuhan terhadap pemerintahan sebagai bagian dari ketaatan kepada otoritas yang ditetapkan oleh Tuhan. Teks ini menggarisbawahi pentingnya hidup damai di dalam masyarakat dan menekankan bahwa pemerintahan memiliki peran yang diatur oleh Tuhan. Implikasi praktisnya mencakup tanggung jawab moral orang percaya terhadap partisipasi dalam proses pemerintahan, serta keseimbangan antara ketaatan kepada pemerintahan dan ketaatan mutlak kepada Tuhan. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang dasar teologis, motivasi, dan konsekuensi kepatuhan orang percaya terhadap pemerintahan berdasarkan Roma 13:1-7.
STUDI EKSEGESIS IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN NEHEMIA TERHADAP KEPEMIMPINAN KRISTEN MENURUT NEHEMIA 4:19-20 Buntula'bi', Semuel
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 6 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini meneliti peran Pendidikan Agama Kristen dalam mengubah perilaku remaja Kristen. Fokus utama penelitian adalah memahami bagaimana pendidikan agama ini berkontribusi dalam membentuk perilaku remaja dalam konteks moral, sosial, dan spiritual. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan studi kasus di gereja serta lembaga pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen berpengaruh signifikan dalam membentuk karakter remaja, meningkatkan kesadaran moral, dan memperkuat nilai-nilai spiritual. Melalui berbagai program seperti pengajaran Alkitab, pelayanan sosial, dan bimbingan spiritual, pendidikan ini membantu remaja menghadapi tantangan hidup sehari-hari serta membentuk perilaku yang lebih positif dan etis. Temuan ini menekankan pentingnya peran guru agama, keluarga, dan komunitas gereja dalam proses pembinaan karakter remaja. Penelitian ini menyarankan agar Pendidikan Agama Kristen terus dikembangkan dengan pendekatan yang relevan dan kontekstual untuk mengoptimalkan dampaknya pada perubahan perilaku remaja Kristen.