Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Klien Dalam Mengkonsumsi Obat Diabetes Di Rumah Komalasari, Centia; Herawati, Netty
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v1i2.346

Abstract

Diabetes Melitus merupakan suatu keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan komplikasi kronik pada mata, ginjal, syaraf, dan pembuluh darah. Dari empat Puskesmas yang ada di Kota Solok didapatkan pasien penderita diabetes terbanyak di Puskesmas Tanah Garam dengan jumlah 410. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan klien dalam mengkonsumsi obat diabetes di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Garam Kota Solok. Jenis penelitian ini bersifat analitik. Jumlah populasi dalam penelitian ini seluruh pasien diabetes dari bulan maret sampai bulan mei tahun 2021 berjumlah 72 orang. Pengambilan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin didapatkan 42 orang, Sampel yang diambil berdasarkan teknik probability sampilng yaitu simple random sampling. Data di kumpulkan dan kemudian data diolah dengan sistem computerisasi lalu di analisa menggunakan analisa bivariat. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien dalam minum obat adalah salah satunya Faktor reinforcing, yaitu dukungan keluarga dan sikap petugas. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara sikap petugas dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi obat diabetes dengan p value=0,000 dan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi obat diabetes dengan p value=0,001. Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya perawat di bidang promkes untuk memberikan pendidikan kesehatan minimal 2 kali dalam sebulan dan memotivasi masyarakat untuk mengetahui dan menghindari faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi obat diabetes
Hubungan Status Gizi Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Madrasah Aliyah Negeri Trimurti, Armanda; Merilla Erizon, Dessy; Komalasari, Centia; Herawati, Netty; Handayani, Meri
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i1.1145

Abstract

Menstruasi adalah proses peluruhan lapisan dalam/ endometrium yang banyak mengandung pembuluh darah dari uterus melalui vagina. Siklus menstruasi pada setiap orang tidak sama. Perbedaan siklus ini ditentukan oleh beberapa faktor, misalnya gizi, stres dan usia.permasalahan yang ada di MAN Kota Solok adalah dari 15 responden terdapat 13 orang siswi yang siklus menstruasinya tidak teratur dan 2 orang yang teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan siklus menstruasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi Madrasah Aliyah Negeri Kota Solok sebanyak 339 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah proposional random sampling yaitu dengan pengambilan sampel secara acak dimana pengambilan sampel dari 15 lokal secara sebanding dengan banyaknya sampel dalam masing-masing lokal. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11 Januari sampai dengan 15 Januari 2023. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner melalui teknik wawancara dan pengukuran langsung di olah secara komputerirasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa 57.3% responden mengalami siklus menstruasi tidak teratur, 42.7% responden memiliki status gizi kurus di Madrasah Aliyah Negeri Kota Solok. Ada hubungan yang signifikan antara variabel status gizi dengan siklus menstruasi di Madrasah Aliyah Negeri Kota Solok. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat bekerjasama dengan pihak sekolah dalam memberikan penyuluhan kesehatan pada siswi minimal 1 kali sebulan di aula sekolah, khususnya penyuluhan tentang pemenuhan gizi yang seimbang dan pemeliharaan kesehatan reproduksi remaja dengan menggunakan media lembar balik dan membagikan leaflet.
Efektivitas Perawatan Luka Modern terhadap Penyembuhan Luka Gangren Pada Pasien Diabetes Mellitus Komalasari, Centia; Herawati, Netty; Tri Murti, Armanda; Salsabila, Anisa
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i2.1146

Abstract

Luka gangren merupakan kondisi serius akibat kematian jaringan tubuh (nekrosis) yang umumnya disebabkan oleh infeksi berat, gangguan aliran darah, atau trauma. Penanganan luka gangren pada pasien DM memerlukan pendekatan yang komprehensif dan berstandar, termasuk pemilihan metode perawatan luka yang sesuai. Tujuan penelitian menganalisis efektivitas perawatan luka modern terhadap penyembuhan luka gangren pada pasien diabetes mellitus di ruang rawat inap Rumah Sakit M. Natsir. Penelitian ini di lakukan di Rumah Sakit M. Natsir pada bulan Juni dari tanggal 20 - 30 Juni 2023.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang efektivitas perawatan luka modern terhadap penyembuhan luka gangren pada pasien diabetes mellitus di ruang rawat inap didapatkan hasil uji statistik dengan uji hipotesis Wilcoxon, diperoleh p value proses penyembuhan luka p=0,001 (p ? 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara nilai proses penyembuhan luka sebelum dan sesudah pemberian intervensi modern dressing. Saran bagi pasien dan keluarga adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan luka diabetes menggunakan perawatan luka modern terhadap peningkatan jaringan kulit pada pasien luka diabetes. Peneliti berharap keluarga ikut serta dalam memberikan tindakan yang telah diajarkan dan dapat membantu dalam upaya merawat luka diabetes.