Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Stabilitas Lereng Galian Tanah Clay Shale Proyek Pembangunan Bendungan Pamakkulu Yogina Lestari Ayu Situmorang; Arif Daramawan Pribadi; Mercy Agape; Jessica Elisabeth Sitorus
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.381 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.8253

Abstract

Pada pekerjaan pembangunan bendungan munculnya lereng buatan baru akibat pekerjaan galian dan timbunan tidak dapat dihindari. Hal ini menjadikan kondisi tanah berpengaruh besar terhadap stabilitas lereng. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui analisis lebih lanjut penyebab terjadinya longsor berulang. Selain itu dianalisis juga rasio kemiringan lereng yang stabil dalam penanganan longsoran, yang diindikasikan oleh nilai Faktor Keamanan (FK). Analisis awal dilakukan dengan melakukan uji Petrografi dan XRD dari sampel area sekitar longsor. Kemudian dilanjutkan dengaan menganalisis kestabilan lereng dengan menggunakan metode elemen hingga program Plaxis pada lereng kondisi eksisting serta 3 alternatif rasio kemiringan lereng. Dari hasil uji Petrografi dan XRD diperoleh bahwa terdapat lapisan tanah yang mengandung mineral penyusun Clay shale yaitu kaolite dan montmorillonite. Analisis pada kondisi eksisting dilakukan dengan cara analisis balik, sehingga hasil kejadian pada komputasi sesuai dengan kejadian di lapangan. Dari hasil analisis, lereng plinth terindikasi Clay shale di lokasi Bendungan Pamakkulu stabil pada rasio kemiringan 1V: 3H dengan faktor keamanan 1,717 serta presentase kenaikan faktor keamanan sebesar 72.7%.
Bantuan Teknis Perencanaan Dinding Penahan Tanah Pada Warga di Area Rentan Longsor Yogina Lestari Ayu Situmorang; Boy Macklin Pareira Prawiranegara
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v5i1.649

Abstract

West Bandung Regency is one of the areas that frequently experiences landslides and landslides. Residents of Cililin Village, which is part of it, have concerns that the slope due to open excavation close to residential houses will have the potential for landslides but do not yet understand how to plan appropriate slope reinforcement. This service activity aims to review the stability of the excavation slopes around residents' houses and then plan a retaining wall that meets safe and stable technical rules. A field survey was carried out to measure the slope geometry and observe the situation around the area. Then slope stability modeling is carried out with input of slope geometry and soil property data. From the analysis results, it was obtained that the slope safety factor value was 1,518, exceeding the minimum safety factor of 1.5, so it was considered quite safe. However, this value is considered low considering that Cililin District is at high risk of landslides. Therefore, additional reinforcement of the slopes was made with earth retaining walls made of rock material. Planning for retaining walls is made of 4 types of varying dimensions. The size of the retaining wall varies, from a width of 3-4.5 m, and a height of 5.5 – 7.5 meters according to the height of each trap. From the planned dimensions, the overall safety factor against overturning, shearing and soil bearing capacity exceeds 1.5, the slope is declared safe. It is hoped that this service activity can become a reference for residents in making retaining walls to strengthen structures on similar slopes.
Aeroponic Plant House System Using Direct Seeding in the Seedling Phase to Improve the Growth and Quality of Kangkung (Ipomoea aquatica Forssk.) Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Sugandi, Wahyu Kristian; Akbar, Rafly Januar; Situmorang, Yogina Lestari Ayu
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.011.3.307-317

Abstract

The purpose of this research is to analyze a plant house based aeroponic system using direct seed planting (tabela) during the seedling phase to demonstrate uniform growth and increase the production of water spinach (Ipomoea aquatica Forssk). The study was conducted at the Soil and Water Engineering Laboratory, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Padjadjaran. The data collected included measurements of uniformity, survival rate, and production of water spinach (Ipomoea aquatica Forssk) during a 10-day observation period in February 2023. The study utilized a comparative-analytic method. The results of the study showed that the plant house method aeroponic system using direct seed planting is more efficient compared to the float system in terms of electricity usage, water usage, and energy cost. Additionally, the aeroponic system showed better growth uniformity in water spinach. Therefore, the plant house based aeroponic system using direct seed planting during the seedling phase can be an effective and efficient alternative for increasing the production of water spinach with uniform quality. The study concludes that this system is more effective and efficient in increasing the production of water spinach.
Pengaruh Sudut Kemiringan Lereng Terhadap Kejadian Longsor Takalar Situmorang, Yogina Lestari Ayu
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah menganalisis penyebab kejadian longsor berulang dengan memperhatikan kembali parameter tanah desain. Pada studi ini juga akan disampaikan besar pengaruh sudut kemiringan lereng terhadap faktor keamanan sehingga terpilih sudut kemiringan yang optimal sebagai alternatif solusi masalah longsor. Analisis kemantapan lereng dilakukan menggunakan metode elemen hingga. Data tanah yang digunakan adalah hasil penyelidikan lapangan dan laboratorium untuk uji sifat fisik, uji sifat mekanik dan kandungan mineral tanah. Kemudian dilakukan pengukuran pada geometri lereng di lapangan hingga pada pemodelan komputer. Analisis kondisi eksisting melibatkan analisis balik dengan metode elemen hingga, sehingga hasil komputasi sesuai dengan keadaan longsor di lapangan. Dari hasil analisis, lereng plinth di lokasi Bendungan Pamakkulu terindikasi stabil pada sudut kemiringan lereng 20 o, dengan faktor keamanan sebesar 1,717 dan peningkatan presentase faktor keamanan sebesar 72.7%. Hubungan antara besar sudut kemiringan lereng terhadap faktor keamanan adalah berbanding terbalik. Semakin kecil pelandaian sudut lereng maka semakin besar pula faktor keamanan yang dihasilkan.
Analisis Rantai Pasok Berkelanjutan Pada Produk Limbah Kopi dengan Pendekatan Sirkular Ekonomi di Perusahaan Lestari Kopi, Kabupaten Garut Renovan, Aslam Putra; Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Situmorang, Yogina Lestari Ayu; Sugandi, Wahyu Kristian
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi pengembangan rantai pasok berkelanjutan untuk limbah kopi dengan pendekatan sirkular ekonomi di Perusahaan Lestari Kopi, KabupatenGarut. Melalui analisis value chain, limbah kopi, termasuk kulit kopi, kulit tanduk, dan ampas kopi, dapat dimanfaatkan menjadi produk baru seperti pupuk organik cair, teh cascara, dan bio-briket. Pupuk organik cair menunjukkan margin keuntungan tertinggi di antara produk-produk tersebut. Metode penelitian deskriptif digunakan dalam pengumpulan data dari Agustus 2023 hingga Februari 2024, dengan survei pengamatan langsung di Sub DAS Cikamiri. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kopimenghasilkan sistem ekonomi yang berkelanjutan dengan tidak adanya limbah yang terbuang. Dengan menerapkan praktik sirkular ekonomi, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi sumber daya dan menciptakan nilai tambah ekonomi darilimbah kopi. Rekomendasi termasuk terus mengembangkan produk-produk berbahan dasar limbah kopi, diversifikasi produk, serta kolaborasi dengan pihak terkait untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini memberikankontribusi pada pemahaman praktis tentang potensi ekonomi limbah kopi dan pentingnya penerapan sirkular ekonomi dalam mengelola limbah.Kata kunci: Limbah Kopi, Rantai Pasok Berkelanjutan, Sirkular Ekonomi, Perusahaan Lestari Kopi, Potensi Produk Limbah Kopi
Analisis Eko-Efisiensi Pupuk Cair dari Limbah Kopi di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut Wilaya, Shalvina Salsa; Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Situmorang, Yogina Lestari Ayu; Sugandi, Wahyu Kristian
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pupuk organik cair yang diproduksi dari limbah kulit dan ampas kopi dalam menurunkan dampak lingkungan serta jumlah limbah kopi di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan melalui survei pengamatan langsung. Struktur dan pengolahan data meliputi analisis Life Cycle Assessment (LCA), eco-cost, Net ValueProduct (NVP), Eco-Efficiency Index Product (EEI), dan Eco-Efficiency Ratio Product (EER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi pupuk organik cair dari limbah kopi memiliki nilai indeks eko-efisiensi lebih dari 1, menandakan keberlanjutan danketerjangkauan produk tersebut secara lingkungan. Selain itu, mampu menurunkan jumlah limbah kopi hingga 80%, dari 1,5 ton menjadi 1,2 ton. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan teknologi produksi yang ramah lingkungan untukmengelola limbah industri kopi serta dukungan kebijakan yang lebih lanjut dalam mendorong penggunaan limbah kopi sebagai bahan baku alternatif. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi upaya menjaga keberlanjutanlingkungan dan ekonomi dalam industri kopi.Kata kunci: Limbah kopi, Pupuk organik cair, Analisis Siklus Hidup (LCA), Ekoefisiensi, Keberlanjutan lingkungan
EVALUASI INDEKS KINERJA SISTEM TANAMAN ANGGREK HITAM HIDROPONIK DFT BERBASIS RUMAH TANAMAN MENGGUNAKAN AHP Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Sugandi, Wahyu Kristian; Meilani, Diah; Situmorang, Yogina Lestari Ayu
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 34 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24961/j.tek.ind.pert.2024.34.1.11

Abstract

This research employed the Analytical Hierarchy Process (AHP) method to evaluate the performance of the black orchid hydroponic system using Deep Flow Technique (DFT) based on Plant House during the acclimatization phase. The objective of this study was to assess the system's performance considering parameters such as plant height, energy, water requirements, energy costs, nutrient needs, and ease of maintenance. The research methodology combines qualitative and quantitative approaches involving 50 respondents from various orchid communities in several cities in Indonesia. The data were analyzed using AHP to determine the priority weights for the tested alternatives. The results show that plant height holds the highest weight with 0.4394. Comparing the DFT black orchid system with the conventional one reveals differences in performance parameters like energy, water requirements, energy costs, nutrient needs, plant height, and ease of maintenance. The DFT hydroponic system outperforms the conventional system with a total performance index of 0.8832, interpreted as "Excellent," while the conventional system scores a total performance index of 0.5401, interpreted as "Average." The implications of this research suggest that the DFT black orchid system is more suitable for Plant House scale or producing ornamental plants supplied to orchid retailers, enhancing efficiency and productivity in commercial orchid cultivation. Keywords: Analytical Hierarchy Process (AHP); Hydroponic Deep Flow Technique (DFT); system performance index; plant house; black orchid plant
Estimasi Sebaran Genangan Banjir Menggunakan Model Hidrologi - Hidrolika di Sub DAS Cikamiri Situmorang, Yogina Lestari Ayu; Amalia, Nabilla Fauzi; Asdak, Chay
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 19, No 3 (2025): TEKNOTAN, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol19n3.12

Abstract

Dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) analisis hidrodinamika DAS merupakan bagian penting dari upaya mitigasi kebencanaan dan manajemen risiko banjir. Sub Das Cikamiri termasuk dalam DAS bagian hulu Sungai Cimanuk yang memiliki peran dalam pengendalian bencana hidrometeorologi. Namun studi terkait pemodelan Banjir menggunakan model integrasi hidrologi - hidrolika pada area DAS ini belum pernah dilakukan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah memproyeksikan potensi sebaran genangan banjir di Area Sub DAS Cikamiri meliputi luasan genangan di setiap Desa dan kedalaman genangannya. Adapun simulasi hidrologi dianalis pada debit rancangan return period 5, 10, 20, 50, dan 100 tahun. Metode pada penelitian ini terdapat dua tahapan yaitu analisis hidrologi dilakukan untuk mengetahui debit rancangan menggunakan metode SCS-CN. Selanjutnya yaitu analisis hidraulika dengan menggunakan bantuan software HEC-RAS. Permodelan terdiri dari 3 tahap yaitu pre-processing, running model HEC-RAS, dan post-processing. Dalam analisis hidrologi diperoleh hasil  simulasi model dengan data debit observasi diperoleh nilai NSE sebesar 0.856 yang artinya keakuratan model simulasi sangat memuaskan. Pada model hidraulika menunjukan potensi banjir yang berdampak pada 12 Desa. Estimasi kedalaman serta luasan wilayah terdampak paling besar terjadi pada Desa Sirnasari yang terletak pada bagian hilir Sub DAS Cikamiri dengan luas genangan rata-rata sebesar 3.52 ha dengan kedalaman yang meningkat 0.1 – 0.3 m serta luas banjir yang meningkat 0.07 – 0.40 ha seiring dengan bertambahnya periode ulang debit.