Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Tiara Ulfa, Saskia; Hasibuan, Uli Makmun; Muslikha, Indis; Ningsih, Riyan
Komprehensif Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting di dalam kehidupan manusia untuk mencerdaskan bangsa, mengembangkan kemampuan, membentuk pribadi seseorang, dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia sesuai perkembangan zaman. Pendidikan juga akan menciptakan generasi baru yang dapat bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, nusa, bangsa, dan agama. Untuk mendukung agar pendidikan berjalan dengan baik, seorang guru harus mampu mengidentifikasi dan memahami gaya belajar siswa yang paling cocok untuk siswanya jika mereka ingin belajarnya berjalan dengan baik. Gaya belajar seseorang adalah kombinasi dari bagaimana ia menyerap dan kemudian mengatur serta mengolah informasi. Ada beberapa tipe gaya belajar diantaranya yaitu gaya belajar visual, gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik. Setiap siswa memiliki pendekatan pembelajaran yang berbeda, dan setiap siswa cenderung menggunakan pendekatan pembelajaran tertentu selama proses pembelajaran. Bimbingan dan konseling adalah istilah yang mengacu pada proses bantuan atau pertolongan yang diberikan oleh seorang pembimbing (konselor) kepada seseorang (konseli) melalui hubungan timbal balik atau pertemuan tatap muka. Tujuan dari bantuan ini adalah agar konseli dapat memahami dan menemukan masalahnya sendiri.
Kapita Selekta Bimbingan Konseling Mengatasi Perkembangan Permasalahan Pribadi Sosial Lesmana, Gusman; Muslikha, Indis; Tiara Ulfa, Saskia
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v2i1.478

Abstract

Konseling merupakan adaptasi psikologis yang memusatkan perhatian pada tingkah laku yang tampak. Dalam konseling, konseling adalah proses seorang konselor memberikan nasihat kepada klien nasehat dalam karangan adalah upaya untuk membantu orang lain dalam mencapai tujuannya sendiri. Setiap orang mempunyai permasalahan dalam kesehariannya, namun anak usia sekolah tidak terkecuali. Salah satu bimbingan di sekolah yang bertujuan untuk membantu peserta didik dalam mencari penyelesaian dari permasalahannya serta mengarahkannya ke penyelesaian yang lebih baik adalah konseling pribadi sosial. Permasalahan sosial yang akan dibahas dipengaruhi oleh berbagai faktor yang relevan dengan individu yang mengalami permasalahan tersebut. Permasalahan yang sering menimpa seorang individu atau pribadi bisa saja bermula dari kondisi fisik, psikis, serta proses sosialisasinya. Oleh karena itu, permasalahan pribadi merupakan permasalahan yang dihadapi dan ditangani oleh setiap individu. Sebagai contoh dari sejarah individu, ketika seorang wanita biasa dalam menampilkan apa pun, suatu hari dia didorong untuk tampil lebih seperti wanita berusia dua puluhan mungkin dia akan merasa terdorong untuk menebus kesalahannya dan merasa kurang bahagia. Konseling privat merupakan jenis konseling yang diberikan kepada individu untuk membantu individu memahami dan mengembangkan dirinya agar menjadi kuat, mandiri, dan mampu memaksimalkan potensi yang dimilikinya. Namun, media sosial adalah alat yang diberikan kepada individu untuk membantu mereka memahami lingkungannya dan menjadi individu yang dapat menyesuaikan diri dan penuh kasih sayang. Bimbingan pribadi sosial terkait untuk membantu individu menghadapi keadaan batinnya sendiri dan mengatasi konflik-konflik ini di bidang kerohanian perawatan jasmani pengisian waktu luang penyaluran nafsu seksual dan sebagainya serta upaya membantu individu dalam membina hubungan sosial di berbagai lingkungan atau pergaulan sosial.