Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prediksi Risiko Keberadaan Jentik di Desa Asam-Asam Menggunakan Aplikasi Smart Larvae Risk Predictor Ramadhan, Ahmad Rasyid Ridha; Hidayah, Nurul; Hidayat, Ahmad
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 11, No 1 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v11i1.13191

Abstract

Desa Asam-Asam merupakan salah satu desa di wilayah Puskesmas Asam-Asam dengan angka kejadian demam dengue yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis prediksi keberadaan jentik berdasarkan data aplikasi Smart Larvae Risk Predictor. Metode yang digunakan adalah survey dan observasi terhadap 100 sampel tempat penampungan air (TPA) yang diambil secara stratified random sampling. Pengambilan data menggunakan aplikasi berbasis web yaitu Smart Larva Risk Predictor. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat. Hasil karakteristik TPA di Desa Asam-Asam sebagian besar menggunakan air non PDAM (75%), berwarna terang (82%), terletak di luar rumah (60%), dan dibersihkan ≤7 hari sekali (55%). Sebagian besar kategori karakteristik TPA pada kode R06 (sumber air non-PDAM, warna terang, letak di luar rumah, dan dibersihkan > 7 hari sekali) yaitu sebanyak 20% dengan besar risiko keberadaan jentik 46,26%. Rata-rata nilai risiko keberadaan jentik Desa Asam-Asam adalah 50,74%. Disimpulkan bahwa Desa Asam-Asam diprediksi memiliki risiko keberadaan jentik kategori sedang.
REVITALISASI TRADISI BAPANDUNG SEBAGAI MEDIA EDUKASI UNTUK MENGHINDARI DAMPAK BURUK BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN MELALUI CERITA CARAMIN Indrayadi, Indrayadi; Yuhansyah, Yuhansyah; Ramadhan, Ahmad Rasyid Ridha; Natasya, Nazwa
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5663

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat edukasi sanitasi pada siswa sekolah dasar melalui revitalisasi tradisi bapandung dengan cerita Caramin sebagai media pembelajaran. Edukasi sanitasi menjadi penting karena perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) masih berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak buruk BABS melalui pendekatan budaya yang kontekstual dan mudah dipahami. Metode yang digunakan meliputi storytelling berbasis budaya banjar yaitu Bapandung, penyampaian materi edukasi, serta diskusi interaktif. Mitra dalam kegiatan ini adalah 32 siswa kelas 4 SD Negeri Pemurus Baru 3. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berdasarkan tiga kategori tingkat pengetahuan, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan, di mana kategori pengetahuan tinggi awalnya 12,50% menjadi 9,38%, kategori sedang meningkat dari 59,38% menjadi 84,38%, dan kategori rendah menurun dari 28,13% menjadi 6,25%. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan bapandung melalui cerita Caramin efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya BABS dan berpotensi dikembangkan sebagai media edukasi sanitasi berbasis budaya di sekolah dasar.