Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUALITAS TIDUR, STRES, DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP DISMENORE PADA SISWI MADRASAH NURUL HAKIM LOMBOK BARAT Nanda Dwi Lestari; Fauzy Ma’ruf; Dewi Utary; Dasti Anditiarina
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 2 (2024): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/ghty1a89

Abstract

Dismenore adalah gangguan menstruasi berupa rasa sakit atau nyeri hebat pada  bagian  bawah perut. Kejadian dismenore di dunia menurut WHO (2020) sebesar 1.769.425 jiwa. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya dismenore yaitu kualitas tidur, stres dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor kualitas tidur, stres dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer pada siswi Madrasah Aliyah Dakwah Islamiah Putri Nurul Hakim Kediri Lombok Barat. Penelitian ini melibatkan 95 responden yang dipilih dengan teknik Cluster Random Sampling untuk diwawancarai. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menggunakan uji Rank Spearman nilai p-value kualitas tidur sebesar 0,003 (<0,05), stres sebesar 0,011 (<0,05), aktivitas fisik sebesar 0,037 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur, stres dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer pada siswi Madrasah Aliyah Dakwah Islamiah Putri Nurul Hakim Kediri Lombok Barat.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KAWASAN WISATA DESA SADE, LOMBOK TENGAH Firmansyah Akbar; Fauzy Ma’ruf; Sukandriani Utami; Ali Sukmajaya
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/c2f3xe57

Abstract

Diare merupakan penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berkontribusi besar terhadap morbiditas balita. Di Indonesia, prevalensi diare masih tinggi, termasuk di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Sade sebagai kawasan wisata dengan praktik tradisional perumahan memiliki kondisi sanitasi lingkungan yang berpotensi mempengaruhi kejadian diare pada balita. Tujuan penelitian untuk Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu, pola asuh, jenis lantai rumah, dan kepemilikan jamban dengan kejadian diare pada balita di Kawasan Wisata Desa Sade. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Juni–Juli 2024. Sampel sebanyak 109 ibu yang memiliki balita dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik dengan tingkat kepercayaan 95%. Prevalensi diare pada balita sebesar 31,2%. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu (p<0,001), pola asuh (p<0,001), jenis lantai rumah (p<0,001), dan kepemilikan jamban (p<0,001) dengan kejadian diare pada balita. Analisis multivariat menunjukkan bahwa jenis lantai rumah merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian diare (OR=30,892; CI 95%: 5,292–180,327; p<0,001). Tingkat pengetahuan ibu, pola asuh, jenis lantai rumah, dan kepemilikan jamban berhubungan secara signifikan dengan kejadian diare pada balita. Jenis lantai rumah merupakan faktor yang paling dominan. Perbaikan sanitasi lingkungan rumah dan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat diperlukan untuk menurunkan kejadian diare pada balita.