Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Tempat Pembuangan Sampah Ilegal Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Efendi, Ahmad; Littaqwa, Lalu Auliya Akraboe; Azmiyati, Uzlifatul
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol 4 No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi yang tepat untuk dijadikan rekomendasi tempat penampungan sampah sementara di Desa Gerisak Semanggeleng Kecamatan Sakra Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Pada penelitian ini digunakan dua sumber data yaitu data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan survey lapangan dengan mengelilingi daerah yang menjadi objek penelitian. Sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil studi literatur, dan data konkrit dari instansi terkait seperti data shapefile. Hasil Analisis Data Uji Korelasi Spearman yang telah dilakukan menunjukkan bahwa titik lokasi 1 Lahan tersebut terletak didusun Pongkor dengan titik koordinat X: -8.735472 Y: 116.518487 berada 37 m dari pinggir jalan dan mudah diakses oleh masyarakat dari berbagai arah. Titik Lokasi 2 Lahan tersebut berada di dusun Gerisak dengan titik koordinat X: -8.738932 Y: 116.514395 kondisi jalan yang mudah diakses sekitar 33 m. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan yang telah memenuhi kriteria, pemilihan lokasi yang tepat untuk TPS sementara akan membantu dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan pengelolaan sampah yang efisien. Abstract: This research aims to determine the appropriate location for recommending temporary waste disposal sites in Gerisak Semanggeleng Village, Sakra Barat District. The method used in this study is descriptive quantitative. Two data sources were utilized: primary data obtained from interviews and field surveys by surrounding the area under study, and secondary data obtained from literature reviews, as well as concrete data from relevant agencies such as shapefile data. The results of the Spearman Correlation Test Analysis conducted indicate that the location point 1, the land is located in Pongkor hamlet with coordinates X: -8.735472, Y: 116.518487, situated 37 m from the roadside and easily accessible by the community from various directions. Location point 2, the land is situated in Gerisak hamlet with coordinates X: -8.738932, Y: 116.514395, with a road condition easily accessible around 33 m. Considering the environmental factors that meet the criteria, the selection of the appropriate location for temporary waste disposal sites will help maintain environmental cleanliness and ensure efficient waste management.
Identifikasi dan Analisis Strategi Pengelolaan Sampah Laut di Pesisir Tanjung Karang Kota Mataram Littaqwa, Lalu Auliya Akraboe; Rancak, Gendewa Tunas
Akuatika Indonesia Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v9i1.46488

Abstract

Potensi Pantai Tanjung Karang sebanding dengan tekanan akibat kerusakan. Peluang tersebut berasal dari peningkatan jumlah penduduk, pariwisata, kegiatan perikanan, dan pembangunan yang tinggi. Sampah laut merupakan salah satu permasalahan kompleks yang dihadapi oleh wilayah pesisir yang memiliki beberapa sungai yang bermuara ke laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis, kepadatan dan berat sampah serta strategi pengelolaannya di Pantai Tanjung Karang. Metode yang digunakan adalah metode survei dan alternatif strategi pengelolaan dengan analisis SWOT kemudian digunakan matriks EFAS dan IFAS. Kepadatan rata-rata sampah Tanjung Karang adalah 0,082–0,02 butir/m2 sampah makro dan rata-rata 0,04–0,01 butir/m2 sampah messo. Berat rata-rata makro debris adalah 8,4-0,01 gr/m2 dan messo debris adalah 0,06-0,0001 gr/m2. Upaya penanganan sampah laut di Tanjung Karang antara lain meningkatkan atau memanfaatkan program pemerintah Tanjung Karang dalam memanfaatkan sampah yang dikirim dari darat atau dari daerah sekitarnya menjadi barang yang bermanfaat, Zero Waste yang merupakan program utama Provinsi NTB harus disosialisasikan dengan baik, pengelolaan kawasan pesisir Tanjung Karang harus dilengkapi dengan zonasi kawasan pesisir untuk melindungi ekosistem biotik dan abiotik, serta fasilitas tempat sampah yang lengkap dan undang-undang untuk mendukung program tersebut.
Pelatihan Pembuatan Adsorben Arang Aktif dari Limbah Kulit Durian sebagai Solusi Inovatif Pengelolaan Sampah Organik bagi Masyarakat Muhsinun, Muhsinun; Littaqwa, Lalu Auliya Akraboe
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 5: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v1i5.235

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengelola limbah kulit durian melalui pelatihan pembuatan adsorben arang aktif sebagai solusi inovatif pengurangan sampah organik. Pelatihan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu edukasi teori, demonstrasi proses pembuatan arang aktif, dan praktik langsung oleh peserta. Materi pelatihan mencakup konsep dasar adsorpsi, proses karbonisasi limbah kulit durian, aktivasi fisik dan kimia, serta pengujian kemampuan adsorben. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, dan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mengenai nilai tambah limbah organik serta kemampuan teknis dalam proses pembuatan arang aktif. Produk arang aktif yang dihasilkan peserta menunjukkan karakteristik fisik dan kemampuan adsorpsi yang cukup baik, ditandai dengan perubahan warna larutan uji dan struktur pori yang terlihat secara visual. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi limbah organik yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Dengan model pelatihan berbasis praktik langsung, kegiatan ini tidak hanya memberikan peningkatan wawasan teknis, tetapi juga mendorong lahirnya gagasan usaha kecil berbasis pemanfaatan limbah. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif sebagai langkah pemberdayaan masyarakat melalui teknologi ramah lingkungan, serta berpotensi untuk dikembangkan sebagai program berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan sampah organik berbasis ekonomi sirkular.