Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Potensi Karbon Aktif dari Kulit Durian dengan Aktivator HCl untuk Immobilisasi Asam Lemak Hidroksamat Muhsinun, Muhsinun; Hidayat, Syamsul
Varied Knowledge Journal Vol. 3 No. 1: Varied Knowledge Journal, August 2025
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/vkj.v3i1.128

Abstract

Durian peel waste has the potential to be converted into high-value activated carbon through carbonization and chemical activation processes. This study aims to investigate the potential of durian peel–derived activated carbon, activated using HCl, as a material for immobilizing hydroxamic fatty acids. The research process included raw material preparation, carbonization at 500–600 °C, chemical activation with varying HCl concentrations (0.5 M, 1 M, 2 M), and characterization using Fourier Transform Infrared (FTIR), Brunauer–Emmett–Teller (BET), and Scanning Electron Microscopy (SEM). The immobilization capacity test was conducted by measuring the amount of hydroxamic fatty acid bound to the activated carbon surface. Results showed that HCl activation reduced the activated carbon yield to 28–31%, but significantly improved its quality. FTIR analysis revealed the appearance of hydroxyl and carbonyl groups, while BET analysis demonstrated an increase in surface area from 350 m²/g (non-activated) to 910 m²/g at a concentration of 2 M. SEM observations confirmed the formation of a more regular pore structure, although excessively high concentrations caused surface cracking. Adsorption tests indicated that immobilization capacity increased from 25 mg/g (non-activated) to 80 mg/g at 2 M activation, with optimum conditions achieved at 1 M, providing a balance between surface area, structural stability, and adsorption capacity. This study highlights the potential of durian peel–based activated carbon as a support material for bioactive immobilization, with promising applications in catalysis, pharmaceuticals, and environmentally friendly bioprocesses.
PELATIHAN OPEN JOURNAL SYSTEM (OJS) BERBASIS WEBSITE DALAM MENINGKATKAN PUBLIKASI JURNAL ILMIAH DOSEN DI LINGKUNGAN INSTITUT PENDIDIKAN NUSANTARA GLOBAL Rosyidi, Ahmad Zuhri; Paris, Atika Salman; Rachman, Sry Anita; Muhsinun, Muhsinun; Suryadi, Hendra; Sukarto, Sukarto
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 1 No. 2 (2022): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Desember 2022
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.524 KB) | DOI: 10.55681/devote.v1i2.357

Abstract

Tridarma perguruan tinggi merupakan sebuah kewajiban bagi setiap perguruan tinggi di Indonesia. Tri darma perguruan tinggi yang dimaksud adalah pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dua dari tiga tridarma yang dapat dikatakan wajib adalah penelitian dan pengabdian kepada mayarakat dimana hasil dari tridarma ini harus menghasilkan target luaran berupa sebuah artikel. Untuk memenuhi artikel dibutuhkan pemahaman tentang Oprations Journal System (OJS) untuk menunjang publikasi karya ilmiah yang dihasilkan. Pengabdian ini berjudul pelatihan oprations journal system (ojs) dalam meningkatkan publikasi jurnal ilmiah dosen di lingkungan institut pendidikan nusantara global. kegiatan Ini ditujukan untuk meningkatkan publikasi dosen di lingkungan kampus. Hasil dari kegiatan ini dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan yang signifikan antara hasil sebelum melakukan pelatihan dan setelah pelatihan sebesar 71%. Hal ini dilihat dari pemahaman peserta tentang jurnal dan cara mengoprasikan oprasional jurnal system. Pada kegiatan ini juga peserta sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan ini sehingga dapat dikatakan bahwa pelatihan ini berhasil.
Kajian Teoritis Integrasi Teknologi dan Bioekonomi dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian Aditya, Rian; Muhsinun, Muhsinun
Journal of Science and Technology: Alpha Vol. 1 No. 4 (2025): Journal of Science and Technology: Alpha, October 2025
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/alpha.v1i4.307

Abstract

The integration of technology and bioeconomy presents a promising theoretical framework for enhancing agricultural productivity in response to global challenges such as climate change, food insecurity, and resource depletion. This study offers a conceptual analysis of how technological innovations—including precision agriculture, digital monitoring systems, and biotechnology—can be synergized with bioeconomic principles to optimize input efficiency, reduce environmental impact, and promote sustainable agricultural practices. Drawing from interdisciplinary literature, the paper explores key theoretical models such as sustainable intensification, circular bioeconomy, and smart farming systems, emphasizing their potential to transform traditional agricultural paradigms. Furthermore, the study examines the economic implications of this integration, highlighting its role in improving farm-level profitability, strengthening rural economies, and supporting policy development for sustainable agriculture. By synthesizing scientific and economic perspectives, this theoretical inquiry contributes to a deeper understanding of how innovation-driven, bio-based strategies can reshape agricultural systems toward greater resilience and sustainability. The findings underscore the importance of continued research and policy alignment to operationalize these concepts in diverse agroecological and socioeconomic contexts.
Pembuatan Inovasi Kemasan Ramah Lingkungan untuk Produk Pangan Lokal Muhsinun, Muhsinun; Desimal, Iwan; Littaqwa, Lalu Auliya Akraboe
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 6: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v1i6.260

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk merancang dan mengimplementasikan inovasi kemasan ramah lingkungan bagi produk pangan lokal melalui rangkaian kegiatan terstruktur yang berorientasi pada peningkatan kemampuan UMKM, pemanfaatan bahan yang dapat terurai, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam proses pengemasan. Pelaksanaan program mencakup analisis kebutuhan, pemberian materi mengenai konsep dasar kemasan berkelanjutan, pelatihan pembuatan kemasan berbahan alami, pendampingan dalam perancangan desain, dan pengujian prototipe pada produk pangan lokal. Melalui tahapan ini, peserta memperoleh pemahaman aplikatif mengenai peralihan dari penggunaan plastik konvensional ke arah kemasan yang lebih aman, fungsional, dan memiliki nilai tambah. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa pelaku UMKM mampu menerapkan teknik pembuatan kemasan sederhana menggunakan bahan lokal, menghasilkan prototipe dengan performa yang memadai, dan meningkatkan aspek visual untuk memperkuat strategi pemasaran. Uji penerapan menunjukkan bahwa kemasan ramah lingkungan tidak hanya berfungsi efektif dalam menjaga mutu produk, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap persepsi konsumen terhadap kualitas dan komitmen keberlanjutan produk. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran UMKM mengenai pentingnya praktik pengemasan berkelanjutan serta membuka kemungkinan replikasi program di wilayah lain. Secara umum, program ini berhasil memperkuat kemampuan UMKM dalam menjawab tantangan pasar yang semakin menuntut produk berwawasan lingkungan dan turut mendorong terbentuknya sistem pangan lokal yang lebih berkelanjutan.
Integrasi Proses Elektrokimia dan Adsorpsi Karbon Aktif untuk Pengolahan Lindi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Muhsinun, Muhsinun; Littaqwa, Lalu Auliya Akraboe
Journal of Science and Technology: Alpha Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Science and Technology: Alpha, January 2026
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/alpha.v2i1.389

Abstract

This study evaluated the performance of an integrated electrochemical and activated carbon adsorption process for the treatment of landfill leachate. The initial leachate characteristics showed a COD of 4,850 mg/L, color intensity of 6,200 Pt Co, and ammonia concentration of 780 mg/L, with a low BOD/COD ratio indicating poor biodegradability. The electrochemical process operated at an optimum current density of 20 mA/cm² achieved 46.3 percent COD removal and 62.5 percent color reduction within 120 minutes, with an energy consumption of 18.4 kWh/kg COD removed. Standalone adsorption using 20 g/L of activated carbon reduced COD by 38.7 percent and color by 71.2 percent within 150 minutes; however, adsorption capacity declined by 35 percent after two cycles without regeneration. The integrated system operated at pH 6, current density of 20 mA/cm², and 120 minutes hydraulic retention time achieved 78.9 percent COD removal, 91.4 percent color removal, and 64.8 percent ammonia reduction. The specific energy consumption decreased to 12.6 kWh/kg COD removed, demonstrating improved energy efficiency compared to the electrochemical process alone. In situ electrochemical regeneration conducted for 30 minutes at 30 mA/cm² restored up to 87 percent of the initial adsorption capacity after three operational cycles. These results confirm a significant synergistic effect between electrochemical oxidation and activated carbon adsorption, leading to enhanced treatment efficiency and operational stability for complex landfill leachate.