Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengendalian Kualitas Bagian Cetak Menggunakan Metode Statistical Proces Control (SPC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada Percetakan Bima Saputra, Dzaki Wira; Tauhida, Dina
Journal of Engineering Environtmental Energy and Science Vol. 3 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : LPPMP Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/p7bkj742

Abstract

Percetakan Bima adalah industri produksi cetak kemasan makanan tradisional dan bungkus rokok di Kabupaten Kudus dengan proses produksi dilakukan secara make to order. Perusahaan memiliki ekspektasi rata-rata kecacatan di bawah 2% (<2%) dengan 3 jenis cacat pada proses cetak dan proses lipat lem. Proses cetak memiliki persentase rata–rata kecacatan sebesar 2,4%, lebih besar dibandingkan rata-rata kecacatan proses lipat lem (0,51%). Sehingga diperlukan analisis pengendalian kualitas dengan bantuan Statistical Process Control (SPC) yang memiliki 7 (tujuh) alat bantu (seven tools) metode statistik untuk mendapatkan penyebab cacat. Kemudian memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan prioritas menggunakan Failure mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil dari SPC didapatkan persentase cacat warna yang tidak sesuai (70,1%), cacat blobor (15,24%) dan format tidak presisi (14,66%), faktor penyebab cacat dari aspek manusia, mesin, dan bahan baku. RPN tertinggi dari analisis FMEA pada cacat warna tidak sesuai (60), diikuti cacat blobor dengan (20), dan format tidak sesuai (6).
Hubungan Beban Kerja Mental Terhadap Stres Kerja Dosen Teknik Industri Universitas ABC dengan Metode NASA-TLX Sokhibi, Akh; Saputra, Dzaki Wira; Indira Asri, Vikha
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol. 6 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja mental yang tinggi dapat menjadi faktor utama penyebab stres kerja pada dosen, terutama karena tanggung jawab akademik dan administratif yang kompleks. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat berdampak pada kinerja dosen serta keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Ergonomi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang optimal guna mengurangi risiko gangguan fisik dan mental akibat beban kerja yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode NASA-TLX dan ISMA dengan pendekatan Cross-sectional. Pengambilan data dengan cara observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Tujuan dari penelitian ini mengetahui hungungan antara beban kerja terhadap stres kerja dan memberikan usulan untuk mengurangi beban kerja yang berhubungan dengan stres kerja. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan positif antara beban kerja mental terhadap stres kerja dosen. Faktor tuntutan pekerjaan dengan tambahan administrasi dan kepanitiaan mempengaruhi kinerja Tri Dharma dosen yang menyebabkan kesulitan membagi waktu, masalah kesehatan fisik, kecemasan, dan tidak optimalnya pelaksanaan Tri Dharma. Maka dari itu usulan untuk dosen yaitu dengan dosen mengutamakan manajemen waktu dan skala prioritas, fokus pada Tri Dharma sebelum tanggung jawab lain. Dalam hal ini, perlu dukungan dari Institusi meringankan beban kerja dosen dengan tidak membebankan administrasi dan kepanitiaan sepenuhnya ke dosen.