Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Central Publisher

PENYULUHAN PERATURAN BAGI TAHANAN DAN NARAPIDANA DI RUMAH TAHANAN KELAS IIB BALIKPAPAN Andre Manuella Pasaribu; Rizki Prasetio
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i2.341

Abstract

Latar Belakang : Rutan berperan dalam memberikan pelayanan terhadap tahanan serta membina warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik. Namun, di Rutan Kelas IIB Balikpapan, masih terdapat kendala dalam penyampaian keluhan dan aspirasi narapidana terhadap petugas. Hal ini menghambat evaluasi terhadap kualitas layanan dan keamanan di dalam rutan. Oleh karena itu, dibuatlah Jalur Evakuasi sebagai sarana komunikasi dan panduan bagi warga binaan dalam menghadapi situasi darurat seperti bencana alam dan keadaan darurat lainnya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pembinaan di Rutan Kelas IIB Balikpapan, meningkatkan komunikasi antara warga binaan dan petugas, serta mengoptimalkan sistem evakuasi di dalam rutan guna meningkatkan keamanan dan ketertiban. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research) dalam konteks KKN. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dan Pembahasan : Program ini membantu warga binaan memahami pentingnya menaati peraturan dan norma di dalam rutan sebagai bagian dari proses rehabilitasi. Jalur Evakuasi yang dibuat berfungsi sebagai media komunikasi dan panduan bagi warga binaan dalam menghadapi keadaan darurat. Penyuluhan yang diberikan juga berhasil meningkatkan kesadaran hukum dan disiplin warga binaan, sehingga berdampak positif terhadap keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Kesimpulan : Program ini membantu warga binaan memahami pentingnya menaati peraturan dan norma di dalam rutan sebagai bagian dari proses rehabilitasi. Jalur Evakuasi yang dibuat berfungsi sebagai media komunikasi dan panduan bagi warga binaan dalam menghadapi keadaan darurat. Penyuluhan yang diberikan juga berhasil meningkatkan kesadaran hukum dan disiplin warga binaan, sehingga berdampak positif terhadap keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
MELATIH KEPEMIMPINAN MELALUI PENYULUHAN PERATURAN BAGI TAHANAN DAN NARAPIDANA DI RUMAH TAHANAN KELAS IIA BALIKPAPAN Rizki Prasetio; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i3.396

Abstract

Latar Belakang : Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan menghadapi tantangan serius, seperti overcrowding dan kurangnya media komunikasi efektif antara warga binaan dan petugas. Hal ini dapat menghambat proses pelayanan dan keamanan di dalam rutan Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi peningkatan kualitas layanan dan keamanan melalui pendekatan sosial, termasuk inisiasi sosial, pengorganisasian, assessment, perencanaan, pelaksanaan intervensi, serta evaluasi yang dilakukan di Rutan Kelas IIA Balikpapan. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat program-program seperti pelatihan keterampilan, pembinaan sosial dan keagamaan, serta penyediaan jalur evakuasi yang menjadi upaya konkret dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kesejahteraan warga binaan. Selain itu, assessment sosial memainkan peran penting dalam merancang intervensi yang sesuai dengan kebutuhan individu narapidana. Kesimpulan : Pendekatan sosial yang menyeluruh dapat memberikan dampak positif terhadap pelayanan, rehabilitasi, dan keamanan di lingkungan Rutan. Evaluasi berkelanjutan diperlukan agar setiap program yang dijalankan tetap relevan dan berdampak nyata bagi warga binaan.