Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Hase Hawaka Dan Natoni Sebagai Sumber Sejarah Lisan Di Timor Yohanis Kristianus Tampani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6848

Abstract

Hase hawaka dan natoni merupakan sebuah upacara adat berupa sapaan adat yang dilakukan dengan cara bertutur oleh seorang penutur dan didampingi oleh beberapa orang sebagai penegas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode riset kepustakaan (library recearch). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upacara adat hase hawaka dan natoni terdapat tiga komponen penting di dalamnya, yakni: pertama, pembicara (penutur). Seorang penutur dalam tradisi hase hawaka dan natoni harus menguasai tradisi tersebut. Peran tersebut bukan sembarangan orang melainkan seorang tetua adat atau pemangku adat yang sudah ditunjuk atau seseorang yang sudah diwahyukan. Seorang penutur adalah seseorang yang secara spiritual sudah ditentukan oleh leluhur (ancestor). Kedua, lawan bicara. Sebagai seorang penutur, bisa menguasai situasi di mana kegiatan dilakukan. Ketiga, hal yang dibicarakan. Seorang penutur harus pandai memilih frasa yang sesuai dengan jenis kegiatan yang laksanakan. Oleh karena itu, tutur adat hase hawaka dan natoni secara implisit dapat menghadirkan perspektif historiografi baik sejarah lisan maupun tradisi lisan yang dapat memberikan sumber-sumber lisan yang akurat dan faktual.